Berikut ringkasan perbandingan paling jelas, sistematis, dan ringkas antara konsep tauhid & manhaj Imam Abu Hamid al-Ghazali (Ahlussunnah Asy‘ariyyah) dan pemikiran Wahhabiyyah (pengikut ajaran Muhammad bin Abdul Wahhab).
Ini versi padat dan akademik tetapi sangat mudah dipahami.
🟦 1. DASAR AQIDAH
| Aspek | Imam al-Ghazali (Asy‘ari) | Wahhabiyyah |
|---|---|---|
| Mazhab aqidah | Ahlussunnah (Asy‘ariyyah) | Salafi-Wahhabi |
| Metode penetapan sifat Allah | Tafwidh & Ta’wil bila perlu | Tathbīt ḥarfī, anti-ta’wil |
| Tiga pembagian tauhid | Tidak ada dan ditolak tegas | Wajib: rububiyyah, uluhiyyah, asma wa shifat |
| Konsep ketuhanan | Tauhid = ma'rifah, i'tiqad, penyaksian | Tauhid = penafian syirik dalam ibadah |
| Ahlussunnah | 3 kelompok: Asy‘ari, Maturidi, Ahlul Hadits | Hanya “salafi” yang benar |
🟦 2. TAUHID
Ghazali
Tauhid ada 4 tingkat (Iḥyā’)
- Tauhid lisan
- Tauhid ilmiyah (dalil)
- Tauhid hakikat (penyaksian)
- Tauhid khusus al-khawaṣṣ (tiada yang dilihat selain Allah)
→ Tauhid = ma'rifah + dzauq + penyaksian keesaan dalam wujud & perbuatan.
Wahhabi
Tauhid = 3 kategori teknis:
- Rububiyyah
- Uluhiyyah
- Asma wa Shifat
→ Tauhid = meniadakan ibadah dari kubur, tabarruk, tawassul.
Perbedaan Hutang Asas:
- Ghazali: tauhid = ma’rifatullah
- Wahhabi: tauhid = menafikan syirik zahir
🟦 3. SYIRIK
| Aspek | Al-Ghazali | Wahhabiyyah |
|---|---|---|
| Definisi syirik | Keyakinan adanya pencipta lain, atau meyakini makhluk berkuasa mandiri | Melakukan sesuatu yg menyerupai ibadah pada selain Allah |
| Tawassul | Boleh dan sunnah | Diharamkan → dianggap syirik |
| Tabarruk | Sunnah | Bisa syirik |
| Ziarah kubur | Sunnah besar | Jika ada doa & tabarruk → syirik |
| Hukum orang awam | Takfir sangat hati-hati | Mudah jatuh ke "syirik akad" |
🟦 4. MAKNA SYIRIK MENURUT KEDUANYA
🌿 Imam Ghazali
- Syirik adalah i‘tiqad, bukan gerakan tubuh.
- Tidak ada syirik tanpa keyakinan ubudiyyah.
Kutipan (Iḥyā’):
“Tidaklah syirik kecuali jika menetapkan bagi selain Allah apa yang menjadi hak Allah.”
🔥 Wahhabi
- Syirik bisa terjadi dengan tindakan zahir, meski tanpa keyakinan.
- Menyebut nama Nabi/Kyai/Aulia saat doa → syirik akbar.
Inilah perbedaan fundamental.
🟦 5. SIKAP TERHADAP TAWASSUL & TABARRUK
| Praktik | Ghazali | Wahhabi |
|---|---|---|
| Tawassul Nabi | Dianjurkan keras | Syirik akbar |
| Tabarruk rambut Nabi | Sunnah | Syirik |
| Mengusap makam | Diperbolehkan (selama adab) | Syirik |
| Bertawassul dengan wali | Mubah/boleh | Syirik |
| Menziarahi kubur ulama | Sunnah | Makruh/haram |
🟦 6. MANHAJ FIKIH
Ghazali
- Mengikuti mazhab Syafi‘i.
- Taqlid = boleh bagi awam.
- Usul fiqh mendalam.
Wahhabi
- Mengaku kembali ke nash langsung.
- Meninggalkan mazhab empat.
- Menolak taqlid.
🟦 7. MANHAJ TASAWUF
Ghazali
- Imam besar Sufi.
- Menjadikan tasawuf sebagai inti penyucian jiwa.
- Wilayah ma‘rifah adalah puncak agama.
Wahhabi
- Anti-tasawuf.
- Mayoritas tarekat dianggap bid‘ah.
🟦 8. SIKAP TERHADAP UMAT MUSLIM
Ghazali
- Sangat melarang takfir.
- Mengkafirkan Muslim → dosa terbesar.
Wahhabi
- Sering menuduh:
syirik → bid‘ah → kafir → halal darah.
Imam Zaini Dahlan menyebut mereka Khawarij karena ini.
🟦 9. SIKAP POLITIK
Ghazali
- Menjaga kesatuan umat.
- Pemerintah zalim tetap harus ditaati untuk hindari fitnah.
Wahhabi
- Memerangi Muslim lain & menghalalkan kekuasaan dengan senjata.
- Menyerang Hijaz, Irak, Syam (abad 18–19).
🟦 10. PANDANGAN PARA ULAMA
Ulama Haramain menyebut ajaran Wahhabi:
“Khārijiyyah muḥdathah” (Khawarij baru)
— Ahmad Zaini Dahlan
“Aliran menyimpang dari Ahlussunnah.”
— Ulama Syafiiyyah, Hanafiyyah, Malikiyyah
Sementara Imam al-Ghazali:
“Hujjatul Islam, pelindung Ahlussunnah, pembela aqidah Asy‘ariyyah.”
🟩 RINGKASAN
| Tema | Ghazali (Asy‘ari) | Wahhabiyyah |
|---|---|---|
| Hakikat tauhid | Ma’rifah dan kesaksian batin | Pembagian teknis 3 tauhid |
| Syirik | I‘tiqad | Gerakan zahir |
| Tawassul | Sunnah | Syirik |
| Tabarruk | Sunnah | Syirik |
| Ziarah | Sunnah besar | Makruh/haram |
| Tasawuf | Inti agama | Bid‘ah |
| Takfir | Sangat dihindari | Mudah terjadi |
| Manhaj | Mazhab empat | Anti-mazhab |
| Posisi | Imam Ahlussunnah | Khawarij Najd (menurut ulama Hijaz) |






0 komentar:
Posting Komentar