Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2025

PUISI CINTA HIDUPKU

Menapaki Kehidupan Menapaki tajamnya kehidupan Terjalnya hawa nafsu Liciknya iblis dengan para setan setan durjananya Hendak meluluh lantakkan jiwa Metafora adalah gaya bahasa yang menggambarkan sesuatu dengan membandingkannya secara implisit dengan sesuatu yang lain, tanpa menggunakan kata “seperti” atau “bagai.” Pada puisi ini, sudah terdapat metafora kuat, misalnya: “Menapaki tajamnya kehidupan” → kehidupan digambarkan seperti jalan penuh benda tajam. “Terjalnya hawa nafsu” → nafsu digambarkan seperti tanjakan terjal yang sulit didaki. “Liciknya iblis dengan para setan setan durjananya” → iblis dan setan disimbolkan sebagai tokoh licik yang menggoda manusia. “Meluluh lantakkan jiwa” → menggambarkan serangan batin atau kehancuran mental secara dramatis. Menapaki Tajamnya Kehidupan Kehidupan, sebilah pedang tanpa gagang Menusuk telapak iman tanpa ampun Setiap langkah, pertarungan sunyi Antara langit yang memanggil Dan jurang yang menggoda bisu Hawa nafsu — gunung es dalam ...

BAB 1. DAFTAR ISI & PENDAHULUAN TARJAMAH KITAB AR-RŪḤ

Kitab Ar-Rūḥ karya Ibnu Qayyim al-Jawziyyah (bukan “Syaikh Al Jawji”) adalah salah satu karya klasik yang sangat terkenal dalam khazanah Islam, khususnya dalam pembahasan tentang ruh , kematian , alam barzakh , dan kembali ruh kepada jasad . Kitab ini juga menyentuh tema-tema ruhaniyah dan jawaban atas berbagai pertanyaan seputar kehidupan setelah mati. Berikut adalah daftar isi (tarjamah) Kitab Ar-Rūḥ yang umumnya ditemukan dalam versi cetak berbahasa Indonesia. Judul bab bisa sedikit berbeda tergantung penerbit dan penterjemah, tapi isi pokoknya serupa. 📘 DAFTAR ISI TARJAMAH KITAB AR-RŪḤ – Ibnu Qayyim al-Jawziyyah Pendahuluan Penulis Apakah Ruh Itu Satu atau Banyak dan Jenis Ruh Apakah Ruh itu Mati? Apakah Ruh Kembali ke Kubur dan Mengetahui Ziarah? Apakah Ruh Dapat Bertemu dengan Ruh Lain? Apakah Ruh Orang Mati Mengetahui Keadaan Orang Hidup? Tentang Mimpi Bertemu dengan Orang Mati Perbedaan Antara Ruh Orang Mukmin dan Ruh Orang Kafir Tempat Ruh Setelah Mati Adzab...

BAB 2. Apakah Ruh Itu Satu atau Banyak dan Jenis Ruh

Berikut ini adalah  ringkasan isi bab "Apakah Ruh Itu Satu atau Beragam?"  dari  Kitab Ar-Rūḥ  karya  Ibnu Qayyim al-Jawziyyah : 📌  Pertanyaan: Apakah Ruh Itu Satu atau Banyak? Ibnu Qayyim membahas  perbedaan pandangan  ulama tentang apakah ruh itu: Satu hakikat universal  yang beragam dalam manifestasinya, atau Banyak dan beragam , setiap orang memiliki ruhnya sendiri yang khas. 🧠 Pendapat yang Lemah: Ruh Itu Satu Sebagian kalangan, khususnya dari kalangan  filosof atau ahli kalam , berpendapat bahwa: Ruh itu satu hakikat yang menyebar ke dalam semua tubuh. Ruh yang satu ini tampak berbeda hanya karena dipengaruhi oleh kondisi jasad. 📌  Ibnu Qayyim menolak pandangan ini. Ia menegaskan bahwa pendapat ini  bertentangan dengan dalil syar'i dan kenyataan . Jika ruh itu satu, maka: Tidak ada beda antara ruh orang mukmin dan kafir. Tidak ada beda antara ruh Nabi dan ruh pendosa. Maka tidak mungkin ada perbedaan dalam kebahagiaan ...

BAB 3. Apakah Ruh Itu Mati?

Berikut ini adalah ringkasan dan penjabaran lebih mendalam, lengkap dengan kutipan teks Arab asli dari bab "Apakah Ruh Itu Mati?" dalam Kitab Ar-Rūḥ karya Ibnu Qayyim al-Jawziyyah : 📚 باب: هل الروح تموت؟ ( Bab: Apakah Ruh Itu Mati? ) Kitab: Ar-Rūḥ karya Ibnu Qayyim al-Jawziyyah 🌟 Pertanyaan Pokok Apakah ruh itu mati seperti jasad, ataukah ruh itu makhluk hidup yang tidak mati? 🧠 Penjelasan Ibnu Qayyim Ibnu Qayyim menegaskan bahwa ruh tidak mungkin mati . Ruh adalah makhluk halus yang diciptakan oleh Allah sebagai penggerak kehidupan dan yang menyebabkan jasad menjadi hidup. Ruh itu bersifat hidup karena ia adalah sebab terjadinya hidup. Jika ruh mati, maka tidak ada kehidupan. 📜 Dalil-dalil dari Al-Qur’an dan Hadits Dalam Al-Qur’an Allah berfirman: ﴿وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّي﴾ (الإسراء: 85) "Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh, katakanlah: Ruh itu dari perintah Tuhanku." (QS. Al-Isra: 85) Ibn...

BAB 4. Apakah Ruh Kembali ke Kubur dan Mengetahui Ziarah?

Berikut adalah ringkasan dan penjabaran mendalam lengkap dengan kutipan Arab dari bab  "Apakah Ruh Kembali ke Kubur dan Mengetahui Ziarah?"  dalam  Kitab Ar-Rūḥ  karya Ibnu Qayyim al-Jawziyyah: 📚  باب: هل تعود الروح إلى القبر وهل تعلم زيارة القبور؟ ( Bab: Apakah Ruh Kembali ke Kubur dan Mengetahui Ziarah? ) Kitab:  Ar-Rūḥ  karya Ibnu Qayyim al-Jawziyyah 🌟  Pertanyaan Utama Apakah ruh kembali ke kubur setelah kematian? Apakah ruh mengetahui ziarah yang dilakukan oleh orang yang hidup ke kuburnya? 🧠  Penjelasan Ibnu Qayyim Ibnu Qayyim menegaskan bahwa setelah ruh keluar dari jasad saat kematian, ruh tidak lagi tinggal di dalam jasad tersebut. Namun,  ruh tetap berada dekat dengan kubur  dan dalam keadaan sadar. Ruh  mengetahui dan merasakan keadaan di sekitarnya, termasuk ziarah orang hidup ke kubur . 📜  Dalil dan Keterangan Ruh tetap dekat dengan kubur: Ibnu Qayyim menjelaskan bahwa ruh kembali dan tetap berada di sekit...