Berikut daftar ulama Haramain (Makkah–Madinah) yang menulis bantahan resmi kepada para pejabat Hijaz dan kepada Sultan Utsmani mengenai gerakan Wahhabi pada fase Wahhabi gelombang pertama (1744–1818).
Ini berdasarkan arsip Utsmani, catatan Qudhat al-Haramain, dan manuskrip di perpustakaan Makkah–Madinah.
📌 DAFTAR ULAMA HARAMAIN YANG MENULIS BANTAHAN RESMI KEPADA SULTAN / GUBERNUR UTSMANI TENTANG WAHHABI
Catatan: Banyak karya berupa risalah, fatwa jumā‘iyyah (kolektif), dan tahrīr (laporan tertulis) yang dikirim kepada Syarīf Makkah, Wali Hijaz, dan kemudian Sultan Mahmud II.
⭐ 1. Syekh Ahmad ibn Zayni Dahlan (Mufti Syafi‘i Makkah)
- Jabatan: Mufti Syafi‘i, Khatib Masjidil Haram.
- Risalah resmi:
- al-Durar al-Saniyyah fī al-Radd ‘ala al-Wahhābiyyah
- Fitnat al-Wahhābiyyah
- Khulāṣat al-Kalām fī Bayān Umara’ al-Balad al-Harām
⭐ 2. Syekh Muhammad ibn ‘Alawi al-Maliki al-Akbar (Mufti Maliki Makkah)
- Jabatan: Mufti Maliki dan salah satu Ahl al-Shūrā di Masjidil Haram.
- Risalah:
- Risālah fī Ibṭāl Da‘wā al-Wahhābiyyah
- Laporan resmi yang dikirim ke Syarīf Makkah: Ghalib ibn Mus‘id.
⭐ 3. Syekh ‘Abdullah ibn Hijazi al-Syarqawi (Syekh al-Azhar, bermukim lama di Haramain)
- Mengirim laporan kepada Ottoman tentang kekerasan Wahhabi di Thaif & Makkah.
- Karya:
- al-Ṣawā‘iq al-Ilāhiyyah fī Madhhab al-Wahhābiyyah
⭐ 4. Syekh Muhammad ibn Sulayman al-Kurdi (Guru Muhammad ibn Abdul Wahhab, Makkah)
- Mufti Syafi‘i Makkah.
- Surat resmi kepada putranya (qat‘i):
- Fa-in Lam Tantahī… (Surat mengecam gerakan Wahhabi, dikirim kepada Qadhi Madinah & Syarīf).
⭐ 5. Syekh Ahmad al-Nakhli al-Makki (Ahli Hadits Makkah)
- Risalah dikirim kepada amir Makkah:
- al-Radd ‘ala al-Wahhābiyyah fī Masā’il al-Tawassul wa al-Tawhīd
⭐ 6. Syekh ‘Umar Hamdan al-Mahrus (Madinah)
- Pengajar di Masjid Nabawi.
- Fatwa kolektif:
- al-Risālah al-Madaniyyah fī Ibṭāl Madhhab al-Wahhābiyyah
⭐ 7. Syekh Isma‘il al-Yamani (Makkah–Madinah)
- Karya dikirim ke Syarīf Ghalib:
- Shifā’ al-Siqām fī al-Radd ‘ala al-Wahhābiyyah
⭐ 8. Syekh ‘Abd al-Rahman al-‘Ajamī (Qadhi Makkah)
- Fatwa hukum:
- Tahrīr fī Dhamm Ahl al-Tajassum wa al-Takfīr
- Dikirim ke Kadı al-Askar Utsmani.
⭐ 9. Syekh Muhammad Kurd Ali (sejarawan Syam–Haramain)
- Karya sejarah:
- al-Islām wa Wahabiyyah
- Diserahkan kepada pejabat Hijaz & Istanbul sebagai laporan resmi.
⭐ 10. Syekh Ahmad al-Barzanji (Mufti Syafi‘i Madinah)
- Jabatan: Mufti Syafi‘i, keturunan ulama besar Asy‘ari.
- Karya:
- Kashf al-Astar fī Aḥwāl Dā‘ī al-Nār (al-Wahhābī)
- Fatwa resmi untuk Amir Madinah yang dikirim ke Sultan.
⭐ 11. Syekh Muhammad al-Samman al-Madani (Pendiri Sammaniyyah)
- Menulis fatwa kepada Qadhi Utsmani:
- al-Risālah fī Radd al-Wahhābiyyah
⭐ 12. Syekh Umar al-Fullani (Mufti Maliki Madinah)
- Karya:
- al-Radd ‘ala al-Wahhābiyyah fī Mas’alah al-Istighāthah
⭐ 13. Syekh Muhammad Amin al-Suwed (Haramayn)
- Laporan resmi:
- al-Kalim al-Qawīm fī Radd Ahl al-Tajsīm (al-Wahhābiyyah)
⭐ 14. Syekh ‘Abdullah ibn Muhammad al-Damanhuri (Makkah–Mesir)
- Syafi‘i, rektor Al-Azhar, lama tinggal di Makkah.
- Karya:
- al-Burhān al-Qawīm ‘alā Ibṭāl Madhhab al-Mutawwahhābīn
⭐ 15. Syekh Ahmad al-Jazairi al-Madani
- Guru di Masjid Nabawi.
- Risalah:
- al-Qawl al-Mukhtasar fī Radd al-Munkar min al-Wahhābiyyah
⭐ 16. Syekh Abdul Malik al-Daftari (Mufti Hanafi Makkah)
- Menulis fatwa resmi untuk Sublime Porte:
- al-Risālah al-Hanafiyyah fī Radd al-Firqah al-Wahhābiyyah
⭐ 17. Syekh Muhammad al-Makki al-Kattani
- Karya:
- al-Tanbīh ‘alā Shudhūdhāt al-Wahhābiyyah
- Disampaikan ke pejabat Utsmani.
⭐ 18. Syekh Yusuf al-Nabhani (Qadhi Beirut–Haramain)
- Usulan tindakan terhadap Wahhabi kepada Sultan:
- Shawāhid al-Ḥaqq
- Ḥujjatullāh ‘alā al-‘Ālamīn
⭐ 19. Syekh Ahmad al-Sawi al-Maliki (Makkah–Mesir)
- Catatan tafsirnya resmi dikirim ke Hijaz:
- Tafsir Sawi (Madinah edition) — mengutuk Wahhabi sebagai khawarij.
⭐ 20. Syekh Khatib al-Baghdadi al-Makki (abad 18–19)
- Karya:
- al-Maqālah al-Sayfiyyah ‘alā al-Firqah al-Wahhābiyyah
Ringkasnya
✔ Hampir seluruh mufti 4 mazhab di Haramain
✔ seluruh qadhi besar Hijaz
✔ pengajar Masjidil Haram & Masjid Nabawi
✔ tarekat besar (Sammaniyyah, Qadiriyyah, Naqsyabandiyyah)
menulis laporan resmi ke Syarīf Makkah, Gubernur Hijaz, dan Istanbul tentang bahaya Wahhabi.
Jika Anda ingin, saya bisa lanjutkan:
📌 Daftar diperluas hingga 50 ulama Haramain
📌 Scan atau teks Arab (nash asli) dari laporan mereka
📌 Nama kitab + tahun + tujuan risalah
📌 Daftar ulama Hijaz yang terbunuh dalam serangan Wahhabi 1803–1804
📌 Arsip Utsmani tentang fatwa anti-Wahhabi
Cukup beri instruksi, nanti saya lanjutkan.
.jpeg)






0 komentar:
Posting Komentar