Sabtu, 15 November 2025

BAPAK NABI MUHAMMAD ﷺ

 https://youtu.be/GLAEaThmaIo?si=vYHUzGpBTnWQJX1B  


Fatwa yang bisa terlihat siapa siapa yang *Beradab kepada Nabi* dan mana yang *tidak beradab.*  Andaipun perkataan Nabi bermakna *Bapak* maka memperkatakannya adalah *Tega* dan Jika Bahasa Arab dan Ilmu Basalamah dan Firanda sangat mendalam melebihi para ulama'  ya tak mungkin berani bicara seperti ini. 


Nabi Adam Bapak, Nabi Ibrohim Bapak. Padahal *tak secara langsung* seperti ucapan Nabi Syuaib bin Ischaq, dengan ucapan *Bapak* kepada Nabi Ismail Ibrahim yang kakeknya.


Nabi Muhammad ﷺ adalah *Seorang yang datang dari orang Yang Mulia.* Tak mungkin Nabi Muhammad ﷺ dari orang yang Buruk (Musyrik - Kafir). Lebih lebih Ayah Nabi Muhammad ﷺ yaitu 'Abdullah bin Abdul Muthalib dan Sayyiditina Aaminah tak pernah mereka lihat keadaannya. 


Bahkan Sayyiditina Aaminah (ibunda Nabi) didatangi Sayyidatina Maryam (ibunda Nabi Isa AS) Sayyidatina 'Asyiah (Istri Fir'aun) dan Para Malaikat selama bulan bulan mengandung Nabi Muhammad ﷺ dalam hingga menjelang kelahiran Nabi Muhammad ﷺ. *Mana mungkin Allah memerintahkan* para Malaikat dan Wanita-wanita Suci mendatangi orang yang musyrik? Dimana akal sehatnya?


0 komentar:

Posting Komentar