Nasihat dari Syaikh Yusuf Ismail An-Nabhani رحمه الله, seorang ulama besar dari Ahlus Sunnah wal Jama’ah, seorang faqih, sufi, dan penyair yang dikenal dengan kecintaan dan pembelaannya terhadap Rasulullah ﷺ. Nasihat-nasihat beliau sangat berharga dalam menjalani bulan Ramadhan dengan penuh keberkahan dan meraih kemenangan abadi.
1️⃣ "Ramadhan adalah bulan keberkahan yang dibuka dengan rahmat, di tengahnya ada maghfirah, dan di akhirnya pembebasan dari neraka."
"Sungguh merugi orang yang melewati Ramadhan tanpa memperoleh ampunan dari Allah. Sebab, Ramadhan adalah bulan kasih sayang dan kesempatan emas untuk kembali kepada-Nya."
📖 Sumber: Sa‘adat al-Darayn fi al-Shalah ‘ala Sayyid al-Kaunayn – Syaikh Yusuf An-Nabhani
✨ Pesan: Jangan biarkan Ramadhan berlalu tanpa taubat dan istighfar. Gunakan waktu ini untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan hati yang penuh harapan dan penyesalan atas dosa-dosa.
2️⃣ "Orang yang paling beruntung di bulan Ramadhan adalah yang mendapatkan syafaat dari Rasulullah ﷺ."
"Bersholawatlah dengan ikhlas dan banyak di bulan Ramadhan, karena Rasulullah ﷺ telah menjanjikan syafaat bagi mereka yang memperbanyak sholawat."
📖 Sumber: Wasail al-Wusul ila Shifat al-Rasul – Syaikh Yusuf An-Nabhani
✨ Pesan: Jadikan bulan Ramadhan sebagai waktu untuk memperbanyak sholawat kepada Rasulullah ﷺ. Karena dengan sholawat, kita tidak hanya mendapatkan pahala, tetapi juga syafaat dari Rasulullah ﷺ pada hari kiamat.
3️⃣ "Ketahuilah bahwa keistimewaan terbesar di bulan Ramadhan adalah diturunkannya Al-Qur’an."
"Seseorang yang menyia-nyiakan Ramadhan tanpa memperbanyak membaca dan mentadabburi Al-Qur’an, sungguh ia telah kehilangan kesempatan terbaik dalam hidupnya."
📖 Sumber: Jami’ Karamaat al-Awliya’ – Syaikh Yusuf An-Nabhani
✨ Pesan: Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Bacalah Al-Qur’an setiap hari, bukan hanya untuk memperoleh pahala, tetapi juga untuk menjadikannya sebagai petunjuk hidup yang nyata.
4️⃣ "Janganlah engkau hanya menahan lapar dan haus, tetapi tahanlah juga lidahmu, matamu, dan hatimu dari dosa."
"Puasa yang sempurna adalah puasa yang bukan hanya fisik, tetapi juga menahan seluruh anggota tubuh dari segala sesuatu yang dibenci oleh Allah."
📖 Sumber: Sa‘adat al-Darayn – Syaikh Yusuf An-Nabhani
✨ Pesan: Puasa sejati bukan hanya menahan makan dan minum, tetapi juga menahan diri dari ghibah, pandangan haram, dan bisikan hati yang buruk.
5️⃣ "Jangan sia-siakan malam-malam Ramadhan dengan tidur berlebihan, karena di dalamnya ada malam yang lebih baik dari seribu bulan."
"Jika engkau tahu keutamaan malam Lailatul Qadar, niscaya engkau akan berjuang untuk menghidupkan seluruh malam di bulan Ramadhan."
📖 Sumber: Maqalat al-Islamiyyin – Syaikh Yusuf An-Nabhani
✨ Pesan: Jangan jadikan malam-malam Ramadhan hanya untuk tidur. Gunakan untuk shalat malam, dzikir, dan munajat kepada Allah, terutama di sepuluh malam terakhir.
6️⃣ "Sedekah di bulan Ramadhan adalah tanda cinta kepada Allah dan Rasul-Nya."
"Tidak ada amalan yang lebih cepat mendatangkan keberkahan selain bersedekah, terutama di bulan yang penuh rahmat ini."
📖 Sumber: Jami’ Karamaat al-Awliya’ – Syaikh Yusuf An-Nabhani
✨ Pesan: Gunakan bulan Ramadhan untuk memperbanyak sedekah. Baik dalam bentuk harta, makanan berbuka, atau sekadar senyum kepada sesama Muslim.
7️⃣ "Jangan menjadikan Ramadhan hanya sebagai ritual tahunan, tetapi jadikan ia sebagai pintu menuju perubahan sejati."
"Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah sementara, tetapi ia adalah madrasah kehidupan yang harus mengubah diri kita menjadi lebih baik sepanjang tahun."
📖 Sumber: Wasail al-Wusul ila Shifat al-Rasul – Syaikh Yusuf An-Nabhani
✨ Pesan: Jangan biarkan semangat ibadah hanya ada di bulan Ramadhan. Gunakan momentum ini untuk memperbaiki akhlak, meningkatkan keimanan, dan istiqamah dalam kebaikan sepanjang hidup.
KESIMPULAN: RAMADHAN ADALAH MOMENTUM PERUBAHAN MENUJU KEMENANGAN
Dari nasihat Syaikh Yusuf Ismail An-Nabhani رحمه الله, kita bisa mengambil pelajaran bahwa:
✅ Ramadhan adalah bulan rahmat, maghfirah, dan pembebasan dari neraka.
✅ Bersholawatlah sebanyak-banyaknya, karena sholawat adalah kunci mendapatkan syafaat Rasulullah ﷺ.
✅ Jangan sia-siakan Ramadhan tanpa Al-Qur’an. Perbanyak membaca dan mentadabburi ayat-ayat-Nya.
✅ Puasa sejati bukan hanya menahan lapar, tetapi juga menjaga anggota tubuh dari maksiat.
✅ Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan. Jangan sampai terlewatkan.
✅ Perbanyak sedekah, karena sedekah adalah tanda cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.
✅ Jadikan Ramadhan sebagai awal perubahan menuju istiqamah dalam kebaikan sepanjang hidup.
Syaikh Yusuf Ismail An-Nabhani (1849-1932 M): Ulama Besar Pecinta Rasulullah ﷺ
1. Pendahuluan: Siapakah Syaikh Yusuf Ismail An-Nabhani?
Syaikh Yusuf bin Ismail An-Nabhani adalah seorang ulama besar dari Palestina yang hidup pada abad ke-19 dan awal abad ke-20.
- Beliau dikenal sebagai pecinta Rasulullah ﷺ yang sangat mendalam.
- Seorang ahli hadis, tasawuf, tafsir, dan fiqh yang produktif menulis banyak kitab.
- Memiliki peran besar dalam membela akidah Ahlussunnah wal Jama'ah.
- Menjadi qadhi (hakim) di berbagai wilayah sebelum akhirnya menghabiskan hidup dalam ibadah dan menulis.
Beliau berasal dari keluarga yang saleh dan memiliki keturunan dari Bani Nabhan, salah satu suku di Palestina.
2. Latar Belakang dan Pendidikan
Syaikh Yusuf Ismail An-Nabhani lahir pada tahun 1265 H / 1849 M di desa Ijzim, dekat kota Haifa, Palestina.
- Beliau tumbuh dalam lingkungan yang penuh dengan ilmu agama.
- Sejak kecil telah menghafal Al-Qur'an dan mempelajari berbagai cabang ilmu Islam.
- Belajar dari ayahnya, seorang ulama besar, serta para ulama di Palestina dan Lebanon.
Menuntut Ilmu di Al-Azhar
Beliau kemudian melanjutkan studinya di Al-Azhar, Mesir, tempat beliau belajar dari banyak ulama besar pada masanya.
- Menguasai ilmu tafsir, hadis, fiqh, tasawuf, dan sastra Arab.
- Bersahabat dengan banyak ulama dan mengambil ilmu dari para masyaikh Al-Azhar.
3. Karier dan Perjuangan Islam
Setelah menyelesaikan pendidikannya, beliau diangkat sebagai qadhi (hakim syar’i) di berbagai daerah, termasuk di Beirut, Palestina, dan Istanbul.
- Beliau menjalankan tugasnya dengan penuh keadilan dan ketakwaan.
- Sering membela ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah dari berbagai penyimpangan.
- Aktif menulis kitab untuk membela kemuliaan Rasulullah ﷺ.
Namun, karena kecintaan beliau kepada Rasulullah ﷺ, beliau lebih memilih menghabiskan hidupnya dalam ibadah dan menulis, sehingga akhirnya beliau mengundurkan diri dari jabatan hakim.
4. Karya-Karya Syaikh Yusuf An-Nabhani
Beliau adalah ulama yang sangat produktif, menulis lebih dari 50 kitab dalam berbagai disiplin ilmu.
A. Kitab-Kitab dalam Pujian kepada Rasulullah ﷺ
- Jawahirul Bihar fi Fadha’ilin Nabiyyil Mukhtar – Kumpulan keutamaan dan mukjizat Rasulullah ﷺ.
- Wasa’ilul Wusul ila Syama’ilir Rasul – Kitab tentang syamail (sifat-sifat) Rasulullah ﷺ.
- Sa’adatud Darain fi Shalati ‘ala Sayyidil Kaunain – Kitab tentang keutamaan shalawat kepada Nabi ﷺ.
- Anwarul Muhammadiyyah – Kumpulan kisah-kisah keistimewaan Rasulullah ﷺ.
B. Kitab-Kitab Aqidah dan Tasawuf
- Hujjatullah ‘alal ‘Alamin fi Mu’jizat Sayyidil Mursalin – Pembelaan terhadap mukjizat Rasulullah ﷺ.
- Asy-Syaraful Mu’abbad li Aali Muhammad – Keutamaan Ahlul Bait Rasulullah ﷺ.
- Al-Fathu Ar-Rabbani – Kitab tasawuf dan keutamaan ibadah.
- Al-Atsmarul Yani’ah – Tentang akhlak dan kehidupan sufi.
C. Kitab-Kitab Fiqh dan Hadis
- Al-Fadhail An-Nabawiyyah – Kitab hadis tentang keutamaan Nabi ﷺ.
- Al-Hujaj Al-Qawiyyah – Kumpulan dalil fiqh Ahlussunnah wal Jama’ah.
- Al-Futuhatul Ilahiyyah – Kitab tentang fiqh dan hukum Islam.
D. Kitab-Kitab Sastra dan Adab
- Diwanul An-Nabhani – Kumpulan syair pujian kepada Nabi ﷺ.
- Al-Kawakibud Durriyyah – Puisi-puisi tasawuf dan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.
5. Kecintaan kepada Rasulullah ﷺ
Syaikh Yusuf An-Nabhani adalah salah satu ulama yang paling mencintai Rasulullah ﷺ.
- Selalu membela kehormatan Nabi ﷺ dari orang-orang yang meragukan atau merendahkan beliau.
- Menulis kitab-kitab yang mengagungkan Rasulullah ﷺ.
- Mengajarkan pentingnya shalawat dan cinta kepada Nabi ﷺ dalam kehidupan sehari-hari.
Beliau berkata:
"Barang siapa yang tidak mencintai Rasulullah ﷺ lebih dari dirinya sendiri, maka ia belum sempurna imannya."
6. Karamah dan Keistimewaan Syaikh Yusuf An-Nabhani
A. Penglihatan Spiritual yang Kuat
Dikisahkan bahwa beliau memiliki bashirah (penglihatan batin) yang tajam, sehingga dapat mengetahui hal-hal ghaib yang tidak terlihat oleh orang biasa.
B. Mimpi Bertemu Rasulullah ﷺ
Beliau sering bermimpi bertemu dengan Rasulullah ﷺ dan mendapatkan ilham dalam menulis kitab-kitabnya.
C. Doa-Doanya Mustajab
Banyak orang yang meminta doa kepada beliau, dan doa-doanya sering dikabulkan oleh Allah.
7. Wafat dan Warisan Ilmiah
Setelah menghabiskan hidupnya dalam ilmu dan ibadah, Syaikh Yusuf Ismail An-Nabhani wafat pada tahun 1350 H / 1932 M.
- Beliau dimakamkan dengan penuh penghormatan di Palestina.
- Banyak muridnya yang meneruskan ajaran dan dakwahnya.
- Kitab-kitabnya masih menjadi rujukan hingga hari ini.
8. Kesimpulan: Warisan Syaikh Yusuf An-Nabhani
Syaikh Yusuf Ismail An-Nabhani adalah ulama besar yang sangat mencintai Rasulullah ﷺ.
- Mengajarkan akidah Ahlussunnah wal Jama’ah dan membela kemuliaan Nabi ﷺ.
- Menulis banyak kitab tentang keutamaan Rasulullah ﷺ, tasawuf, dan fiqh.
- Menjadi hakim yang adil sebelum memilih hidup dalam ibadah dan menulis.
- Meninggalkan warisan ilmu yang masih diteruskan oleh kaum Muslimin hingga kini.
Semoga Allah merahmati beliau dan menjadikan kita semua termasuk dalam golongan pecinta Rasulullah ﷺ.







0 komentar:
Posting Komentar