Nabi Yusuf ‘alayhis salam
π Nablus, Palestina
- Makam Nabi Yusuf diyakini berada di Nablus, Tepi Barat, Palestina.
- Ada juga pendapat yang menyebutkan bahwa jenazahnya dipindahkan ke Hebron, dekat makam Nabi Ibrahim.
2. Nabi Syu’aib ‘alayhis salam
π Maqam Nabi Syu’aib, dekat Lembah Yordania
- Dipercayai dimakamkan di dekat Wadi Syuaib, Yordania.
- Ada pula pendapat lain yang mengatakan bahwa makamnya berada di Syria atau Palestina.
3. Nabi Ayyub ‘alayhis salam
π Salalah, Oman / Syam (Suriah)
- Ada dua lokasi yang diyakini sebagai makamnya: di Oman (dekat Salalah) dan di Suriah (Dataran Tinggi Golan).
4. Nabi Dzulkifli ‘alayhis salam
π Kifl, Irak
- Makamnya dipercaya berada di Al-Kifl, Irak, dekat makam Nabi Hizqil.
- Sebagian ulama berpendapat bahwa Dzulkifli adalah nama lain dari Nabi Hizqil.
5. Nabi Yunus ‘alayhis salam
π Mosul, Irak (dihancurkan oleh ISIS pada 2014)
- Makamnya dulunya berada di Mosul, Irak, namun dihancurkan oleh kelompok ISIS pada tahun 2014.
- Ada pendapat lain yang menyebutkan bahwa beliau dimakamkan di Ninawa, dekat sungai Tigris.
6. Nabi Musa ‘alayhis salam
π Makam di Nebo, Yordania (lokasi tidak pasti)
- Berdasarkan tradisi Islam, Nabi Musa wafat di sekitar Bukit Nebo, Yordania sebelum Bani Israil memasuki Tanah Suci.
- Namun, Al-Qur’an menyebutkan bahwa tidak ada yang mengetahui lokasi pastinya.
π (QS. Al-Ma'idah: 26)
"Maka negeri itu diharamkan atas mereka selama empat puluh tahun, mereka akan berputar-putar kebingungan di bumi ini..."
7. Nabi Harun ‘alayhis salam
π Gunung Harun, Petra, Yordania
- Dipercaya dimakamkan di Jabal Harun (Gunung Harun), Petra, Yordania.
- Ada masjid dan makam yang dikunjungi oleh para peziarah.
8. Nabi Yusha’ bin Nun ‘alayhis salam
π Yordania atau Turki
- Makamnya diyakini berada di Salt, Yordania.
- Ada juga klaim bahwa beliau dimakamkan di Diyarbakir, Turki.
9. Nabi Ilyas ‘alayhis salam
π Lebanon atau Palestina
- Ada beberapa lokasi yang dikaitkan dengan makam Nabi Ilyas, termasuk di Lebanon dan Hebron, Palestina.
- Beberapa tradisi juga menyebut bahwa beliau diangkat ke langit seperti Nabi Idris.
10. Nabi Ilyasa’ ‘alayhis salam
π Ba’albek, Lebanon
- Dipercaya dimakamkan di Ba’albek, Lebanon, dekat makam Nabi Ilyas.
11. Nabi Dawud ‘alayhis salam
π Yerusalem, Palestina
- Makamnya diyakini berada di Gunung Zion, Yerusalem, meskipun ada perdebatan mengenai keasliannya.
- Sebagian ulama mengatakan bahwa jasadnya tidak diketahui karena kehendak Allah.
12. Nabi Sulaiman ‘alayhis salam
π Yerusalem, Palestina
- Tidak ada makam yang pasti, tetapi diyakini dimakamkan di sekitar Kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem.
- Al-Qur’an menyebut bahwa wafatnya terjadi saat beliau bersandar di tongkatnya dan baru diketahui setelah tongkatnya dimakan rayap.
π (QS. Saba: 14)
"Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian atasnya, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya kecuali rayap yang memakan tongkatnya..."
13. Nabi Zakariya ‘alayhis salam
π Damaskus, Suriah
- Makamnya dipercaya berada di Masjid Agung Umayyah, Damaskus, Suriah.
- Ada juga pendapat yang mengatakan bahwa beliau dibunuh oleh kaumnya di Yerusalem.
14. Nabi Yahya ‘alayhis salam
π Damaskus, Suriah
- Makamnya juga berada di Masjid Agung Umayyah, Damaskus, Suriah.
- Dikatakan bahwa kepalanya dipisahkan dari tubuhnya oleh Raja Herodes.
Kesimpulan
Para nabi ini dimakamkan di berbagai tempat di dunia, terutama di wilayah Palestina, Yordania, Irak, Suriah, dan Lebanon. Namun, beberapa lokasi masih diperdebatkan, dan sebagian nabi mungkin tidak memiliki makam yang pasti.
Sebagian besar lokasi menjadi tempat ziarah, tetapi dalam Islam, tidak disyariatkan mengagungkan makam mereka secara berlebihan. Yang lebih penting adalah mengikuti ajaran dan keteladanan mereka.
1. Doa Nabi Yusuf ‘alayhis salam
a. Doa agar tetap dalam Islam hingga wafat
"Ya Allah, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh."
π (QS. Yusuf: 101)
b. Doa agar terhindar dari godaan hawa nafsu
"Ya Tuhanku, aku lebih memilih penjara daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Jika Engkau tidak hindarkan tipu daya mereka dariku, niscaya aku akan cenderung kepada mereka dan aku termasuk orang yang bodoh."
π (QS. Yusuf: 33)
2. Doa Nabi Syu’aib ‘alayhis salam
Doa meminta keputusan terbaik dari Allah
"Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil), dan Engkaulah Pemberi keputusan yang terbaik."
π (QS. Al-A'raf: 89)
3. Doa Nabi Ayyub ‘alayhis salam
Doa meminta kesembuhan dari penyakit
"Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit, dan Engkau adalah Tuhan yang Maha Penyayang di antara semua penyayang."
π (QS. Al-Anbiya: 83)
4. Doa Nabi Dzulkifli ‘alayhis salam
Tidak banyak doa khusus yang diriwayatkan darinya, tetapi ia dikenal sebagai nabi yang bersabar dan menjalankan amanahnya dengan teguh.
5. Doa Nabi Yunus ‘alayhis salam
Doa dalam perut ikan paus (Tasbih Yunus)
"La ilaha illa Anta, subhanaka inni kuntu minazh-zhalimin."
"Tiada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim."
π (QS. Al-Anbiya: 87)
πΉ Fadhilah: Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca saat dalam kesulitan.
6. Doa Nabi Musa ‘alayhis salam
a. Doa mohon ketenangan dan kelancaran dakwah
"Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku."
π (QS. Taha: 25-28)
b. Doa saat membutuhkan rezeki dan perlindungan
"Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat membutuhkan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku."
π (QS. Al-Qashash: 24)
7. Doa Nabi Yusha’ bin Nun ‘alayhis salam
Doa yang terkenal adalah permohonannya agar matahari berhenti hingga Bani Israil memenangkan pertempuran, sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad ο·Ί.
8. Doa Nabi Ilyas ‘alayhis salam
Doa melawan kaum yang membangkang
"Ya Allah, sesungguhnya mereka adalah kaum yang mendustakan."
π (QS. As-Saffat: 125-129)
9. Doa Nabi Ilyasa’ ‘alayhis salam
Tidak banyak doa khusus yang diriwayatkan, tetapi beliau dikenal sebagai nabi yang meneruskan dakwah Nabi Ilyas dengan kesabaran dan ketabahan.
10. Doa Nabi Dawud ‘alayhis salam
Doa memohon keadilan dalam hukum
"Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridhai."
π (QS. An-Naml: 19)
11. Doa Nabi Sulaiman ‘alayhis salam
a. Doa meminta kerajaan yang luar biasa
"Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapa pun setelahku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi."
π (QS. Sad: 35)
b. Doa bersyukur atas nikmat Allah
"Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridhai. Dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh."
π (QS. An-Naml: 19)
12. Doa Nabi Zakariya ‘alayhis salam
Doa meminta keturunan yang saleh
"Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi-Mu seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa."
π (QS. Ali 'Imran: 38)
πΉ Fadhilah: Doa ini sangat dianjurkan bagi yang ingin memiliki keturunan.
13. Doa Nabi Yahya ‘alayhis salam
Nabi Yahya dikenal sebagai seorang nabi yang banyak berzikir dan berdoa. Salah satu doa yang diajarkan dalam Al-Qur'an:
Doa agar tetap dalam ketakwaan
"Keselamatan baginya pada hari ia dilahirkan, pada hari ia meninggal, dan pada hari ia dibangkitkan kembali."
π (QS. Maryam: 15)
Kesimpulan
Para nabi memiliki doa yang beragam dan sesuai dengan keadaan mereka. Namun, ada kesamaan utama dalam doa-doa mereka:
- Ketauhidan – Semua doa menegaskan keesaan Allah dan memohon pertolongan-Nya.
- Kesabaran dalam ujian – Banyak doa berkaitan dengan cobaan hidup yang berat.
- Memohon ampunan dan perlindungan – Doa mereka menunjukkan bahwa nabi pun selalu merasa butuh pengampunan Allah.
- Keikhlasan dalam ibadah – Mereka berdoa bukan untuk kepentingan dunia semata, tetapi untuk mendapat ridha Allah.
- Bersyukur atas nikmat – Mereka selalu menyertakan syukur dalam doa-doanya.
Semoga doa-doa ini bisa menjadi inspirasi dan amalan bagi kita semua.
Berikut adalah lokasi makam para nabi yang telah disebutkan, berdasarkan sumber sejarah dan tradisi Islam. Namun, perlu diingat bahwa beberapa lokasi masih diperdebatkan karena keterbatasan bukti sejarah yang kuat.







0 komentar:
Posting Komentar