Minggu, 09 Maret 2025

KERAHASIAAN ILMU GHAIB LADUNNI DARI NABI KHIDHIR AS

Gambaran Sufi GenZArtDoc

Berikut beberapa amalan dari Nabi Khidhir ‘alayhis salam yang berkaitan dengan hal-hal ghaib dalam kehidupan spiritual seseorang, bersumber dari berbagai kitab ulama Ahlussunnah wal Jama’ah. Amalan-amalan ini lebih menitikberatkan pada aspek spiritual dan hubungan seseorang dengan alam ghaib, terutama dalam konteks ilmu laduni, perlindungan dari gangguan ghaib, serta cara memperoleh petunjuk langsung dari Allah melalui mimpi atau ilham. 

Berikut adalah beberapa poin utama yang disebutkan dalam kitab-kitab tersebut dan bagaimana doa-doa atau amalan ini dipahami dalam tradisi sufi.

Dzikir dan Doa Rahasia Nabi Khidhir AS

1. Dzikir dan Doa untuk Ilmu Laduni

Dalam kitab Qashash al-Anbiya' karya Ibnu Katsir dan al-Khawi fi Dzikr al-Khidhr wa Hawaditsih karya Imam As-Suyuthi, disebutkan bahwa Nabi Khidhir memiliki doa-doa tertentu yang bersifat sirr (rahasia). Doa-doa ini diyakini dapat membuka hijab ghaib dan mendekatkan seseorang kepada ilmu laduni. Kitab Qashash al-Anbiya' karya Ibnu Katsir dan al-Khawi fi Dzikr al-Khidhr wa Hawaditsih karya Imam As-Suyuthi memang membahas tentang Nabi Khidhir ‘alayhis salam, tetapi keduanya tidak secara eksplisit mencantumkan teks doa atau amalan yang bersifat sirr (rahasia) untuk membuka hijab ghaib dan memperoleh ilmu laduni. Namun, berdasarkan pemahaman dari berbagai kitab tasawuf dan hikayat para wali yang berkaitan dengan Nabi Khidhir AS, terdapat beberapa amalan yang sering dikaitkan dengannya.

Sumber:

  • Qashash al-Anbiya' – Ibnu Katsir
  • al-Khawi fi Dzikr al-Khidhr wa Hawaditsih – Imam As-Suyuthi

Dalam al-Khawi fi Dzikr al-Khidhr wa Hawaditsih, Imam As-Suyuthi menyebutkan bahwa Nabi Khidhir AS dikaruniai ilmu laduni langsung dari Allah. Salah satu amalan yang sering dikaitkan dengannya adalah membaca doa berikut:

اللهم يا معلم الخضر علمتَهُ من لدنك علما، علمني من لدنك علما
"Allahumma ya Mu'allima al-Khidhri 'allamtahu min ladunka 'ilma, 'allimni min ladunka 'ilma."
(Ya Allah, Wahai yang mengajarkan Nabi Khidhir, Engkau telah mengajarkannya ilmu langsung dari sisi-Mu, maka ajarkanlah aku ilmu langsung dari sisi-Mu).

Dzikir ini diyakini dapat membantu seseorang mendapatkan hikmah tersembunyi dan ilmu laduni dari Allah.


2. Doa untuk Membuka Hijab Ghaib

Dalam beberapa riwayat sufi yang berkaitan dengan Nabi Khidhir, ada amalan yang dilakukan oleh para wali yang ingin mendapatkan petunjuk ghaib. Salah satu doa yang dikaitkan dengan Nabi Khidhir dalam berbagai kitab tasawuf adalah:

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
"Bismillāhil-ladzi lā yaḍurru ma‘a-ismihi shay’un fil-arḍi wa lā fis-samā’ wa huwa as-samī‘ul-‘alīm."
(Dengan nama Allah yang dengan nama-Nya tidak ada sesuatu pun yang membahayakan di bumi maupun di langit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui).

Doa ini diyakini dapat melindungi seseorang dari pengaruh ghaib negatif serta membuka hijab spiritual agar lebih peka terhadap petunjuk Allah.


3. Amalan Khusus Malam untuk Bertemu Nabi Khidhir AS

Dalam tradisi sufi, terdapat wirid yang dikenal sebagai "Wirid Khidhir" yang dianjurkan dibaca pada malam hari, khususnya sebelum tidur, untuk mendapatkan petunjuk ghaib atau bahkan bertemu dengan Nabi Khidhir AS dalam mimpi atau keadaan sadar. Amalan ini biasanya mencakup:

Membaca Surah Al-Kahfi ayat 65-82 (kisah pertemuan Nabi Musa AS dengan Nabi Khidhir AS).

فَوَجَدَا عَبْدًا مِنْ عِبَادِنَا آتَيْنَاهُ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِنَا وَعَلَّمْنَاهُ مِنْ لَدُنَّا عِلْمًا (65) قَالَ لَهُ مُوسَى هَلْ أَتَّبِعُكَ عَلَى أَنْ تُعَلِّمَنِ مِمَّا عُلِّمْتَ رُشْدًا (66) قَالَ إِنَّكَ لَنْ تَسْتَطِيعَ مَعِيَ صَبْرًا (67) وَكَيْفَ تَصْبِرُ عَلَى مَا لَمْ تُحِطْ بِهِ خُبْرًا (68) قَالَ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ صَابِرًا وَلا أَعْصِي لَكَ أَمْرًا (69) قَالَ فَإِنِ اتَّبَعْتَنِي فَلا تَسْأَلْنِي عَنْ شَيْءٍ حَتَّى أُحْدِثَ لَكَ مِنْهُ ذِكْرًا (70) فَانْطَلَقَا حَتَّى إِذَا رَكِبَا فِي السَّفِينَةِ خَرَقَهَا قَالَ أَخَرَقْتَهَا لِتُغْرِقَ أَهْلَهَا لَقَدْ جِئْتَ شَيْئًا إِمْرًا (71) قَالَ أَلَمْ أَقُلْ إِنَّكَ لَنْ تَسْتَطِيعَ مَعِيَ صَبْرًا (72) قَالَ لَا تُؤَاخِذْنِي بِمَا نَسِيتُ وَلا تُرْهِقْنِي مِنْ أَمْرِي عُسْرًا (73) فَانْطَلَقَا حَتَّى إِذَا لَقِيَا غُلامًا فَقَتَلَهُ قَالَ أَقَتَلْتَ نَفْسًا زَكِيَّةً بِغَيْرِ نَفْسٍ لَقَدْ جِئْتَ شَيْئًا نُكْرًا (77) قَالَ أَلَمْ أَقُلْ لَكَ إِنَّكَ لَنْ تَسْتَطِيعَ مَعِيَ صَبْرًا (75) قَالَ إِنْ سَأَلْتُكَ عَنْ شَيْءٍ بَعْدَهَا فَلا تُصَاحِبْنِي قَدْ بَلَغْتَ مِنْ لَدُنِّي عُذْرًا (76) فَانْطَلَقَا حَتَّى إِذَا أَتَيَا أَهْلَ قَرْيَةٍ اسْتَطْعَمَا أَهْلَهَا فَأَبَوْا أَنْ يُضَيِّفُوهُمَا فَوَجَدَا فِيهَا جِدَارًا يُرِيدُ أَنْ يَنْقَضَّ فَأَقَامَهُ قَالَ لَوْ شِئْتَ لاتَّخَذْتَ عَلَيْهِ أَجْرًا (77) قَالَ هَذَا فِرَاقُ بَيْنِي وَبَيْنِكَ سَأُنَبِّئُكَ بِتَأْوِيلِ مَا لَمْ تَسْتَطِعْ عَلَيْهِ صَبْرًا (78) أَمَّا السَّفِينَةُ فَكَانَتْ لِمَسَاكِينَ يَعْمَلُونَ فِي الْبَحْرِ فَأَرَدْتُ أَنْ أَعِيبَهَا وَكَانَ وَرَاءَهُمْ مَلِكٌ يَأْخُذُ كُلَّ سَفِينَةٍ غَصْبًا (79) وَأَمَّا الْغُلامُ فَكَانَ أَبَوَاهُ مُؤْمِنَيْنِ فَخَشِينَا أَنْ يُرْهِقَهُمَا طُغْيَانًا وَكُفْرًا (80) فَأَرَدْنَا أَنْ يُبْدِلَهُمَا رَبُّهُمَا خَيْرًا مِنْهُ زَكَاةً وَأَقْرَبَ رُحْمًا (81) وَأَمَّا الْجِدَارُ فَكَانَ لِغُلامَيْنِ يَتِيمَيْنِ فِي الْمَدِينَةِ وَكَانَ تَحْتَهُ كَنز لَهُمَا وَكَانَ أَبُوهُمَا صَالِحًا فَأَرَادَ رَبُّكَ أَنْ يَبْلُغَا أَشُدَّهُمَا وَيَسْتَخْرِجَا كَنزهُمَا رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَ وَمَا فَعَلْتُهُ عَنْ أَمْرِي ذَلِكَ تَأْوِيلُ مَا لَمْ تَسْطِعْ عَلَيْهِ صَبْرًا (82)

Membaca shalawat sebanyak 313 kali dengan niat mendapatkan bimbingan dari Allah melalui wasilah Nabi Khidhir AS.

Shalawat Khidhir:

اللهم صل على سيدنا محمد عبدك ونبيك ورسولك النبي الأمي وعلى آله وصحبه وسلم

Membaca doa khusus setelah shalat tahajjud, misalnya:

اللهم افتح لي أبواب الغيب، وعلمني من لدنك علما نافعا
"Allahumma iftah li abwāb al-ghayb, wa ‘allimni min ladunka ‘ilman nāfi‘an."
(Ya Allah, bukakanlah bagiku pintu-pintu ghaib, dan ajarkanlah aku ilmu yang bermanfaat dari sisi-Mu).

4. Dzikir Asmaul Husna untuk Kasyf dan Ilmu Laduni

Para ulama sufi sering menghubungkan Nabi Khidhir dengan dzikir Ya Hayyu Ya Qayyum karena beliau termasuk hamba yang diberikan keberkahan umur panjang. Dzikir ini diyakini dapat memperkuat hubungan seseorang dengan alam spiritual dan membuka pemahaman terhadap ilmu-ilmu laduni.

  • Amalan:

    Ya Hayyu Ya Qayyum, la ilaha illa anta, bi rahmatika astaghits (dibaca 1000 kali setiap malam).

  • Khasiat:
    • Membantu meningkatkan intuisi spiritual.
    • Mempermudah memahami ilmu-ilmu batiniah.
    • Membantu seseorang mendapatkan kasyf (penyingkapan rahasia ghaib).

Kesimpulan

Kitab Qashash al-Anbiya' karya Ibnu Katsir dan al-Khawi fi Dzikr al-Khidhr wa Hawaditsih karya Imam As-Suyuthi memang membahas tentang Nabi Khidhir AS, tetapi tidak secara eksplisit mencantumkan teks doa yang bersifat rahasia. Namun, dalam berbagai referensi tasawuf, banyak amalan yang dikaitkan dengan Nabi Khidhir AS, seperti doa untuk ilmu laduni, dzikir untuk membuka hijab ghaib, dan amalan khusus untuk bertemu Nabi Khidhir dalam mimpi atau kehidupan nyata.


Wirid Keselamatan dan Penjagaan Ghaib

Dalam kitab Jāmi’ Karāmāt al-Awliyā’ karya Imam Yusuf an-Nabhani dan Futūhāt al-Makkiyyah karya Ibnu ‘Arabi, disebutkan bahwa Nabi Khidhir ‘alayhis salam mengajarkan wirid tertentu kepada para wali untuk perlindungan dari gangguan makhluk ghaib, termasuk jin jahat dan sihir. Amalan-amalan ini diyakini dapat membentuk benteng spiritual dan meningkatkan ketajaman ruhani seseorang dalam menghadapi dunia ghaib.

1. Wirid Perlindungan dari Gangguan Jin dan Sihir

Dalam kitab Jami’ Karamaat al-Awliya’ karya Imam Yusuf an-Nabhani, disebutkan bahwa Nabi Khidhir AS mengajarkan wirid tertentu kepada para wali agar terhindar dari gangguan makhluk ghaib, baik jin jahat maupun sihir. Beberapa kalimat dzikir ini juga disebut dalam Futuhat al-Makkiyyah karya Ibnu Arabi.

Sumber:

  • Jami’ Karamaat al-Awliya’ – Imam Yusuf an-Nabhani
  • Futuhat al-Makkiyyah – Ibnu Arabi

Dalam Jāmi’ Karāmāt al-Awliyā’, Imam Yusuf an-Nabhani mengutip beberapa wirid yang dikaitkan dengan ajaran Nabi Khidhir AS kepada para wali, termasuk:

Dzikir Perlindungan (Hizb Khidhir)

Wirid ini diajarkan oleh Nabi Khidhir AS kepada beberapa wali untuk perlindungan dari segala bentuk gangguan ghaib:

بِسْمِ اللَّهِ وَبِاللَّهِ وَمِنَ اللَّهِ وَإِلَى اللَّهِ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ
اللَّهُمَّ إِلَيْكَ أَسْلَمْتُ نَفْسِي وَإِلَيْكَ فَوَّضْتُ أَمْرِي وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ
اللَّهُمَّ احْفَظْنِي بِحِفْظِكَ وَاكْلَأْنِي بِكَلَائِكَ وَاسْتُرْنِي بِسِتْرِكَ وَكُنْ لِي نَاصِرًا وَمُعِينًا

(Artinya):
"Dengan nama Allah, bersama Allah, dari Allah, kepada Allah, dan di jalan Allah. Ya Allah, kepada-Mu aku serahkan jiwaku, kepada-Mu aku serahkan urusanku, dan kepada-Mu aku bertawakal. Ya Allah, lindungilah aku dengan perlindungan-Mu, jagalah aku dengan penjagaan-Mu, tutupilah aku dengan penutup-Mu, dan jadilah penolong serta pembantuku."

Khasiatnya:

  • Melindungi dari gangguan jin dan sihir.
  • Membentuk perisai ghaib di sekitar diri seseorang.
  • Dianjurkan dibaca setelah shalat Subuh dan Maghrib sebanyak 7 kali.

2. Doa Nabi Khidhir untuk Keselamatan Spiritual

Ibnu ‘Arabi dalam Futūhāt al-Makkiyyah menyebutkan bahwa Nabi Khidhir AS memiliki doa khusus yang diwariskan kepada para pencari jalan spiritual untuk memohon keselamatan dari gangguan makhluk ghaib.

Doa Perlindungan dan Pembukaan Hijab Ghaib

يَا مَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، أَحْرِسْنِي بِحِرْزِكَ، وَاكْلَأْنِي بِكَلَائِكَ، وَجَنِّبْنِي شُرُورَ خَلْقِكَ، وَأَظْهِرْ لِي مَا خَفِيَ مِنْ أَمْرِكَ

(Artinya):
"Wahai Dzat yang tiada Tuhan selain Engkau, lindungilah aku dengan perlindungan-Mu, jagalah aku dengan penjagaan-Mu, jauhkanlah aku dari keburukan makhluk-Mu, dan tampakkanlah kepadaku apa yang tersembunyi dari urusan-Mu."

Cara Mengamalkan:

  • Dibaca 11 kali setelah shalat Isya.
  • Dapat juga dibaca setiap kali merasa ada gangguan ghaib.

Manfaat:

  • Meningkatkan kepekaan terhadap bahaya ghaib.
  • Melindungi dari gangguan sihir dan jin.
  • Membantu seseorang mendapatkan petunjuk spiritual dari Allah.

3. Amalan Khusus untuk Menghindari Gangguan Makhluk Halus

Dalam Jāmi’ Karāmāt al-Awliyā’, disebutkan bahwa beberapa wali yang bertemu dengan Nabi Khidhir AS diajarkan untuk membaca surah berikut sebelum tidur:

  1. Surah Al-Falaq dan An-Nas (dibaca masing-masing 7 kali).
  2. Ayat Kursi (Al-Baqarah: 255) sebanyak 3 kali.
  3. Shalawat Khidhir sebanyak 100 kali:

    اللهم صل على سيدنا محمد عبدك ونبيك ورسولك النبي الأمي وعلى آله وصحبه وسلم

    (Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, hamba-Mu, nabi-Mu, rasul-Mu yang ummi, serta kepada keluarga dan sahabatnya, dan berikanlah salam).

Manfaat Amalan Ini:

  • Mencegah gangguan saat tidur.
  • Melindungi dari sihir dan pengaruh energi negatif.
  • Membantu memperkuat benteng ruhani seseorang.

Kesimpulan

Dari dua kitab utama ini, terdapat beberapa amalan utama yang dikaitkan dengan Nabi Khidhir AS untuk perlindungan dari gangguan ghaib:

  1. Dzikir Hizb Khidhir untuk membentuk perisai spiritual.
  2. Doa Nabi Khidhir untuk keselamatan spiritual dan membuka hijab ghaib.
  3. Amalan khusus sebelum tidur untuk menghindari gangguan jin dan makhluk halus.

Berikut adalah uraian lengkap mengenai Dzikir Hizb Khidhir, Doa Nabi Khidhir untuk keselamatan spiritual dan membuka hijab ghaib, serta Amalan khusus sebelum tidur untuk menghindari gangguan jin dan makhluk halus.

1. Dzikir Hizb Khidhir untuk Membentuk Perisai Spiritual

Dzikir ini diajarkan oleh Nabi Khidhir AS kepada para wali dan ahli tasawuf sebagai perlindungan dari gangguan makhluk ghaib, termasuk jin dan sihir.

Bacaan Dzikir Hizb Khidhir:

بِسْمِ اللَّهِ وَبِاللَّهِ وَمِنَ اللَّهِ وَإِلَى اللَّهِ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ
اللَّهُمَّ إِلَيْكَ أَسْلَمْتُ نَفْسِي وَإِلَيْكَ فَوَّضْتُ أَمْرِي وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ
اللَّهُمَّ احْفَظْنِي بِحِفْظِكَ وَاكْلَأْنِي بِكَلَائِكَ وَاسْتُرْنِي بِسِتْرِكَ وَكُنْ لِي نَاصِرًا وَمُعِينًا

Artinya:

"Dengan nama Allah, bersama Allah, dari Allah, kepada Allah, dan di jalan Allah. Ya Allah, kepada-Mu aku serahkan jiwaku, kepada-Mu aku serahkan urusanku, dan kepada-Mu aku bertawakal. Ya Allah, lindungilah aku dengan perlindungan-Mu, jagalah aku dengan penjagaan-Mu, tutupilah aku dengan penutup-Mu, dan jadilah penolong serta pembantuku."

Cara Mengamalkan:

  • Dibaca setelah shalat Subuh dan Maghrib sebanyak 7 kali.
  • Bisa juga dibaca saat merasa ada gangguan ghaib.
  • Jika sedang dalam keadaan darurat atau ketakutan, cukup membaca:

    بِسْمِ اللَّهِ وَبِاللَّهِ وَمِنَ اللَّهِ وَإِلَى اللَّهِ
    (Bismillāhi wa billāhi wa minallāhi wa ilallāh).

Manfaat dan Khasiat:

✅ Melindungi diri dari gangguan jin dan sihir.
✅ Membentuk perisai spiritual yang kuat.
✅ Menghindarkan diri dari serangan ghaib dan energi negatif.
✅ Memperkuat keyakinan dan ketenangan batin.


2. Doa Nabi Khidhir untuk Keselamatan Spiritual dan Membuka Hijab Ghaib

Doa ini terdapat dalam Futuhat al-Makkiyyah karya Ibnu ‘Arabi dan diyakini membantu seseorang mendapatkan kasyf (penyingkapan rahasia ghaib) serta ilmu laduni.

Bacaan Doa:

يَا مَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، أَحْرِسْنِي بِحِرْزِكَ، وَاكْلَأْنِي بِكَلَائِكَ، وَجَنِّبْنِي شُرُورَ خَلْقِكَ، وَأَظْهِرْ لِي مَا خَفِيَ مِنْ أَمْرِكَ

Artinya:

"Wahai Dzat yang tiada Tuhan selain Engkau, lindungilah aku dengan perlindungan-Mu, jagalah aku dengan penjagaan-Mu, jauhkanlah aku dari keburukan makhluk-Mu, dan tampakkanlah kepadaku apa yang tersembunyi dari urusan-Mu."

Cara Mengamalkan:

  • Dibaca setelah shalat Isya sebanyak 11 kali.
  • Bisa juga dibaca kapan saja saat ingin mendapatkan petunjuk ghaib.
  • Untuk pengaruh lebih kuat, lakukan puasa sunnah Senin-Kamis selama 7 minggu sambil mengamalkan doa ini setiap malam.

Manfaat dan Khasiat:

✅ Melindungi dari gangguan ghaib.
✅ Membantu membuka hijab spiritual (kasyf).
✅ Meningkatkan kepekaan terhadap petunjuk Allah.
✅ Mempermudah memahami ilmu laduni.


3. Amalan Khusus Sebelum Tidur untuk Menghindari Gangguan Jin dan Makhluk Halus

Dalam Jāmi’ Karāmāt al-Awliyā’, disebutkan bahwa beberapa wali yang bertemu dengan Nabi Khidhir AS diajarkan untuk melakukan amalan khusus sebelum tidur agar terhindar dari gangguan ghaib.

Amalan Sebelum Tidur:

  1. Membaca Surah Al-Falaq dan An-Nas masing-masing 7 kali.
  2. Membaca Ayat Kursi (Al-Baqarah: 255) sebanyak 3 kali.
  3. Membaca Shalawat Khidhir sebanyak 100 kali:

    اللهم صل على سيدنا محمد عبدك ونبيك ورسولك النبي الأمي وعلى آله وصحبه وسلم

     

    (Allahumma sholli ‘ala Sayyidina Muhammadin ‘abdika wa nabiyyika wa rasulikan-nabiyyil-ummiyyi wa ‘ala ālihi wa shahbihi wa sallim).

  4. Meniup telapak tangan dan mengusapkannya ke seluruh tubuh sebelum tidur.

Manfaat dan Khasiat:

✅ Menghindarkan gangguan jin saat tidur.
✅ Menjaga ketenangan jiwa dari mimpi buruk.
✅ Melindungi diri dari sihir dan gangguan ghaib lainnya.
✅ Memperkuat ruhani dan benteng perlindungan diri.


Kesimpulan

1. Dzikir Hizb Khidhir
🔹 Amalan perlindungan dari gangguan ghaib, dibaca 7 kali setelah Subuh dan Maghrib.

2. Doa Nabi Khidhir untuk Keselamatan Spiritual dan Pembukaan Hijab Ghaib
🔹 Dibaca 11 kali setelah Isya untuk meningkatkan kepekaan ruhani.

3. Amalan Sebelum Tidur
🔹 Surah Al-Falaq, An-Nas, Ayat Kursi, dan Shalawat Khidhir untuk menjaga dari gangguan jin saat tidur.

Dengan mengamalkan dzikir dan doa ini secara rutin, insyaAllah seseorang akan mendapatkan perlindungan dari gangguan ghaib serta memperoleh ketenangan batin dan petunjuk dari Allah سبحانه وتعالى

Shalat Khidhir untuk Ilham dan Petunjuk Ghaib

Dalam kitab Miftah al-Falah karya Imam Ibn ‘Athaillah as-Sakandari, disebutkan tentang "Shalat Khidhir", yaitu shalat dua rakaat khusus yang dilakukan pada waktu tertentu untuk memohon petunjuk ghaib dari Allah.

Sumber:

  • Miftah al-Falah – Imam Ibn ‘Athaillah as-Sakandari

Dalam kitab Miftāḥ al-Falāḥ karya Imam Ibn ‘Aṭā’illah as-Sakandarī, disebutkan tentang Shalat Khidhir, yaitu shalat dua rakaat yang dilakukan secara khusus untuk memohon petunjuk ghaib dan ilham dari Allah. Shalat ini diyakini menjadi sarana bagi para pencari kebenaran dalam memperoleh bimbingan langsung dari Allah سبحانه وتعالى, serta memperkuat hubungan spiritual dengan ilmu laduni.


1. Tata Cara Shalat Khidhir

Waktu Pelaksanaan:

  • Dikerjakan pada waktu sepertiga malam terakhir, yaitu sebelum Subuh.
  • Waktu terbaik adalah pada hari Kamis malam (malam Jumat), tetapi bisa dilakukan kapan saja jika ingin memohon petunjuk khusus.

Niat Shalat Khidhir:

نَوَيْتُ أَنْ أُصَلِّيَ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى طَلَبًا لِلْإِلْهَامِ وَالْفُتُوحِ بِسِرِّ نَبِيِّ اللَّهِ الْخَضِرِ عَلَيْهِ السَّلَامُ

(Nawaitu an uṣalliya rak‘ataini lillāhi ta‘ālā ṭalaban lil-ilhām wa al-futūḥ bi-sirri nabiyyillāhi al-Khiḍri ‘alayhis-salām).

Artinya:
"Aku niat shalat dua rakaat karena Allah Ta’ala, untuk memohon ilham dan futuh (pembukaan rahasia spiritual) dengan rahasia Nabi Allah Khidhir ‘alayhis salam."

Rakaat Pertama:

  1. Membaca Surah Al-Fatihah
  2. Membaca Surah Al-Ikhlas (11 kali)
  3. Rukuk, I’tidal, Sujud seperti biasa

Rakaat Kedua:

  1. Membaca Surah Al-Fatihah
  2. Membaca Surah Al-Kafirun (3 kali)
  3. Rukuk, I’tidal, Sujud seperti biasa

Setelah Salam:

Setelah selesai shalat, duduk dengan khusyuk dan membaca doa berikut 11 kali:

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ، يَا مُفَتِّحَ الْأَبْوَابِ، يَا مُسَبِّبَ الْأَسْبَابِ، يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ، يَا دَلِيلَ الْمُتَحَيِّرِينَ، يَا كَافِيَ الْمُهَمَّاتِ، أَفْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ، وَأَلْهِمْنِي فَتْحًا مِنْ عِنْدِكَ يَا عَلِيمُ

Artinya:
"Wahai Dzat Yang Maha Hidup, wahai Dzat Yang Maha Berdiri Sendiri, wahai Pembuka segala pintu, wahai Penyebab segala sebab, wahai Pembolak-balik hati, wahai Pemberi petunjuk bagi mereka yang kebingungan, wahai Pencukup segala hajat, bukakanlah bagiku pintu rahmat-Mu, dan ilhamkanlah kepadaku futuh (pembukaan ilmu) dari sisi-Mu, wahai Dzat Yang Maha Mengetahui."


2. Manfaat dan Khasiat Shalat Khidhir

Mendapatkan petunjuk ghaib dan ilham dalam menghadapi masalah hidup.
Memperoleh ilmu laduni, yaitu ilmu yang diberikan langsung oleh Allah.
Meningkatkan kepekaan spiritual, termasuk kemampuan memahami isyarat-ilahi dalam kehidupan.
Menghilangkan kebingungan dan kegelisahan batin, sehingga seseorang lebih yakin dalam mengambil keputusan.
Mempercepat terkabulnya doa-doa yang berkaitan dengan hajat besar dalam hidup.


3. Cara Memaksimalkan Manfaat Shalat Khidhir

Agar manfaatnya lebih besar, lakukan beberapa langkah berikut:

  1. Sebelum shalat, berwudhu dengan sempurna dan duduk dalam keadaan tenang selama beberapa menit untuk menenangkan hati.
  2. Bersedekah sebelum tidur, walaupun hanya sedikit, agar hati lebih bersih dan doa lebih mustajab.
  3. Melakukan puasa sunnah Senin-Kamis selama 7 minggu berturut-turut untuk memperkuat koneksi spiritual.
  4. Memperbanyak membaca shalawat sebelum tidur, khususnya Shalawat Khidhir:

    اللهم صل على سيدنا محمد عبدك ونبيك ورسولك النبي الأمي وعلى آله وصحبه وسلم (100 kali).

  5. Menghindari makanan haram dan syubhat, karena hati yang bersih lebih mudah menerima ilham dari Allah.

Kesimpulan

Shalat Khidhir adalah shalat sunnah dua rakaat yang diajarkan dalam kitab Miftāḥ al-Falāḥ oleh Imam Ibn ‘Aṭā’illah as-Sakandarī untuk memohon petunjuk ghaib dan ilham dari Allah.

✅ Waktu terbaik: Sepertiga malam terakhir, terutama Kamis malam (malam Jumat).
✅ Membaca Surah Al-Ikhlas 11 kali di rakaat pertama dan Surah Al-Kafirun 3 kali di rakaat kedua.
✅ Setelah salam, membaca doa "Ya Hayyu Ya Qayyum..." sebanyak 11 kali.
✅ Bisa diperkuat dengan puasa sunnah, shalawat, dan menjauhi makanan haram.

Dengan mengamalkan shalat ini secara rutin, insyaAllah seseorang akan memperoleh petunjuk ghaib, ketajaman spiritual, dan ilmu laduni yang dapat membantunya dalam kehidupan.

Doa Bertemu Nabi Khidhir AS dalam Mimpi atau Kehidupan Nyata

Dalam kitab Kasyf al-Mahjub karya Al-Hujwiri dan Futuhat al-Makkiyyah karya Ibnu Arabi, disebutkan bahwa ada doa-doa tertentu yang diamalkan oleh para wali untuk bertemu dengan Nabi Khidhir AS, baik dalam mimpi maupun secara langsung dalam keadaan terjaga.

Sumber:

  • Kasyf al-Mahjub – Al-Hujwiri
  • Futuhat al-Makkiyyah – Ibnu Arabi

Dalam kitab Kasyf al-Maḥjūb karya Al-Hujwīrī dan Futūḥāt al-Makkiyyah karya Ibnu ‘Arabī, disebutkan bahwa ada doa-doa tertentu yang diamalkan oleh para wali agar dapat bertemu dengan Nabi Khidhir AS, baik dalam mimpi maupun secara langsung dalam keadaan terjaga.

Para pencari ilmu dan kebijaksanaan sering mengamalkan wirid khusus serta menjaga kesucian hati agar layak menerima pertemuan spiritual dengan Nabi Khidhir AS.


1. Doa Bertemu Nabi Khidhir AS dalam Mimpi atau Terjaga

Berikut adalah doa yang diamalkan oleh para ulama untuk mendapatkan kesempatan bertemu dengan Nabi Khidhir AS:

Bacaan Doa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِنُورِ وَجْهِكَ الَّذِي أَشْرَقَتْ بِهِ الظُّلُمَاتُ، وَبِرَحْمَتِكَ الَّتِي سَبَقَتْ كُلَّ شَيْءٍ، وَبِأَسْمَائِكَ الْحُسْنَى وَصِفَاتِكَ الْعُلْيَا، أَنْ تُكْرِمَنِي بِلِقَاءِ نَبِيِّكَ الْخَضِرِ عَلَيْهِ السَّلَامُ، فِي الْيَقَظَةِ أَوْ فِي الْمَنَامِ، وَأَنْ تَفْتَحَ لِي بَابَ الْعِلْمِ وَالْحِكْمَةِ وَالْهُدَى، وَتَجْعَلَنِي مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ، وَتُوَفِّقَنِي لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Artinya:

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan cahaya wajah-Mu yang menerangi segala kegelapan, dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, dan dengan asma-asma-Mu yang indah serta sifat-sifat-Mu yang luhur. Karuniakanlah kepadaku kesempatan untuk bertemu dengan Nabi-Mu, Al-Khidhir ‘alayhis salam, baik dalam keadaan terjaga maupun dalam mimpi. Bukakanlah bagiku pintu ilmu, hikmah, dan petunjuk, jadikanlah aku termasuk hamba-hamba-Mu yang saleh, dan bimbinglah aku kepada segala yang Engkau cintai dan ridhai. Wahai Dzat yang Maha Pengasih di antara para pengasih."


2. Cara Mengamalkan Agar Bertemu Nabi Khidhir AS

A. Amalan Sebelum Tidur untuk Bertemu dalam Mimpi

  1. Berwudhu dengan sempurna sebelum tidur.
  2. Shalat sunnah 2 rakaat dengan niat meminta petunjuk dan keberkahan.
  3. Membaca doa di atas sebanyak 11 kali.
  4. Membaca shalawat Nabi sebanyak 100 kali, misalnya:

    اللهم صل على سيدنا محمد النبي الأمي وعلى آله وصحبه وسلم
    (Allahumma sholli ‘ala Sayyidina Muhammadin an-Nabiyyil Ummiyyi wa ‘ala ālihi wa shahbihi wa sallim).

  5. Tidur dalam keadaan suci dan menghadap kiblat.
  6. Mengulang niat dalam hati dengan ikhlas:
    "Ya Allah, izinkan aku bertemu dengan Nabi Khidhir AS dalam mimpiku malam ini."

Jika dilakukan dengan istiqamah selama 7 malam berturut-turut, banyak ulama yang meriwayatkan bahwa seseorang akan diberikan pengalaman spiritual berupa mimpi bertemu Nabi Khidhir AS.


B. Amalan untuk Bertemu Nabi Khidhir AS dalam Keadaan Terjaga

  1. Lakukan puasa sunnah selama 7 atau 40 hari (misalnya puasa Senin-Kamis atau puasa Daud).
  2. Perbanyak membaca shalawat Khidhir setiap hari sebanyak 1.000 kali:

    اللهم صل على سيدنا محمد النبي الأمي وعلى آله وصحبه وسلم تسليمًا كثيرًا

  3. Membaca doa di atas setelah shalat tahajud sebanyak 11 atau 41 kali.
  4. Menghindari makanan haram dan menjaga kesucian hati dari sifat tercela seperti hasad, riya’, dan sombong.
  5. Mengutamakan amal shalih dan membantu sesama karena Nabi Khidhir AS lebih sering menampakkan diri kepada orang-orang yang banyak berbuat baik.
  6. Sering berdiam diri dan berdzikir di tempat sunyi, seperti di masjid setelah shalat atau di alam terbuka dengan hati yang khusyuk.

3. Tanda-Tanda Akan Bertemu Nabi Khidhir AS

Para ulama menyebutkan bahwa sebelum seseorang mendapatkan pertemuan dengan Nabi Khidhir AS, biasanya ia akan mengalami beberapa tanda berikut:
Merasakan ketenangan jiwa yang luar biasa dan kejernihan hati.
Sering mendapatkan mimpi yang penuh dengan petunjuk spiritual.
Menemukan kemudahan dalam memahami ilmu agama dan hikmah kehidupan.
Merasa seolah-olah ada seseorang yang memberi arahan dalam hidupnya, baik dalam hati maupun dalam kejadian nyata.

Jika tanda-tanda ini mulai muncul, perbanyaklah dzikir dan doa agar kesempatan bertemu dengan Nabi Khidhir AS benar-benar terwujud.


Kesimpulan

Doa Bertemu Nabi Khidhir AS berasal dari kitab Kasyf al-Maḥjūb dan Futūḥāt al-Makkiyyah, yang diamalkan oleh para ulama dan wali Allah.

Untuk bertemu dalam mimpi:
🔹 Bacalah doa ini 11 kali sebelum tidur setelah shalat sunnah dan shalawat 100 kali.
🔹 Lakukan dengan istiqamah selama 7 malam berturut-turut.

Untuk bertemu dalam keadaan terjaga:
🔹 Puasa sunnah 7 atau 40 hari, perbanyak shalawat, dan hindari makanan haram.
🔹 Lakukan shalat tahajud, dzikir, dan perbanyak amal shalih.

Tanda-tanda mendekati pertemuan:
🔹 Ketenangan jiwa, kejernihan hati, mimpi penuh petunjuk, serta kemudahan dalam memahami ilmu dan hikmah.

Jika seseorang beramal dengan niat yang tulus dan menjaga kebersihan hati, insyaAllah ia akan diberi kesempatan bertemu dengan Nabi Khidhir AS dalam mimpi atau bahkan dalam kehidupan nyata. Semoga Allah mengabulkan hajat kita semua. آمين يا رب العالمين

Ilmu Laduni dan Hikmah Ghaib dalam Ajaran Nabi Khidhir AS

Dalam kitab Futuhat al-Makkiyyah, Ibnu Arabi menjelaskan bahwa Nabi Khidhir AS adalah salah satu sumber ilmu laduni yang diberikan kepada para wali melalui ilham atau kasyf. Ilmu ini tidak bisa diperoleh melalui kajian biasa, melainkan melalui kebersihan hati, suluk, dan dzikir khusus.

Sumber:

  • Futuhat al-Makkiyyah – Ibnu Arabi

Dalam Futūḥāt al-Makkiyyah, Ibnu ‘Arabī menjelaskan bahwa Nabi Khidhir AS adalah salah satu sumber ilmu laduni, yaitu ilmu yang diberikan langsung oleh Allah tanpa melalui proses belajar biasa. Ilmu ini diperoleh melalui ilham, kasyf (penyingkapan hakikat), dan pengalaman spiritual. Para wali yang mendapatkan ilmu laduni biasanya telah mencapai tingkat spiritual yang tinggi, memiliki hati yang bersih, dan menjalani suluk (perjalanan ruhani) serta dzikir khusus.


1. Definisi Ilmu Laduni

Ilmu Laduni berasal dari firman Allah dalam Al-Qur’an:

وَعَلَّمْنَاهُ مِن لَّدُنَّا عِلْمًا
“Dan Kami telah mengajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.”
(QS. Al-Kahfi: 65)

Ayat ini merujuk pada Nabi Khidhir AS yang menerima ilmu langsung dari Allah tanpa melalui guru manusia. Ilmu ini bersifat spiritual, ghaib, dan penuh hikmah, tidak bisa diperoleh melalui kajian rasional biasa.


2. Cara Mendapatkan Ilmu Laduni Menurut Futūḥāt al-Makkiyyah

Ibnu ‘Arabī menyebutkan bahwa ilmu laduni hanya diberikan kepada mereka yang memenuhi syarat-syarat spiritual tertentu. Berikut cara mendapatkannya:

A. Kebersihan Hati dan Kesucian Jiwa

🔹 Tazkiyatun Nafs (Penyucian Diri) → Menjauhi dosa lahir dan batin.
🔹 Ikhlas dalam ibadah → Tidak mencari dunia atau pujian manusia.
🔹 Menjaga hati dari penyakit → Hasad, sombong, riya’, dan cinta dunia.

B. Suluk dan Riyadhah (Latihan Spiritual)

🔹 Menjalani Mujahadah → Melawan hawa nafsu dan berusaha mendekat kepada Allah.
🔹 Khalwat (Berkhalwat dengan Allah) → Mengasingkan diri untuk dzikir dan tafakkur.
🔹 Menjaga wudhu sepanjang waktu → Menjaga kesucian lahir dan batin.

C. Dzikir Khusus untuk Ilmu Laduni

Ibnu ‘Arabī menyebut bahwa ada wirid tertentu yang bisa membuka hijab ilmu laduni. Salah satunya adalah Dzikir Ismul A’zam:

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
“Yā Ḥayy, Yā Qayyūm, Yā Dzal Jalāli wal Ikrām”

🔹 Dibaca 1000 kali setiap malam setelah shalat tahajud.
🔹 Bisa dikombinasikan dengan istighfar dan shalawat Nabi.


3. Peran Nabi Khidhir AS dalam Pemberian Ilmu Laduni

Menurut Ibnu ‘Arabī, Nabi Khidhir AS sering menampakkan diri kepada para wali untuk mengajarkan hikmah dan ilmu ghaib. Ilmu ini bisa diberikan melalui:
Mimpi yang penuh petunjuk.
Ilham di dalam hati.
Kasyf (terbukanya tabir ghaib).
Pertemuan langsung dalam keadaan sadar.


4. Amalan untuk Memohon Ilmu Laduni

Banyak ulama yang mengamalkan doa berikut agar diberikan hikmah dan ilmu laduni oleh Allah:

Bacaan Doa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا لَدُنِّيًّا، وَحِكْمَةً نَافِعَةً، وَفَهْمًا عَنْكَ يَا عَظِيمُ

Artinya:

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu laduni, hikmah yang bermanfaat, dan pemahaman langsung dari-Mu, wahai Dzat yang Maha Agung."

🔹 Dibaca 313 kali setiap hari setelah shalat fardhu.
🔹 Disertai shalawat 100 kali setiap malam.


Kesimpulan

Ilmu Laduni adalah ilmu yang diberikan langsung oleh Allah, tanpa melalui belajar biasa.
✅ Nabi Khidhir AS adalah salah satu sumber ilmu laduni, sebagaimana dijelaskan dalam Futūḥāt al-Makkiyyah.
Cara mendapatkan ilmu laduni:
🔹 Menyucikan hati dan jiwa.
🔹 Menjalani suluk dan latihan spiritual.
🔹 Membaca dzikir khusus seperti Dzikir Ismul A’zam.
🔹 Mengamalkan doa khusus untuk ilmu laduni.
✅ Para wali sering mendapatkan ilmu ini melalui ilham, kasyf, dan pertemuan dengan Nabi Khidhir AS.


Amalan Khusus untuk Menjaga Rahasia Spiritual

Dalam Kitab al-Mawaqif karya Syaikh Abdul Qadir al-Jailani, disebutkan bahwa salah satu ajaran Nabi Khidhir adalah menjaga rahasia spiritual. Ada amalan tertentu yang diajarkan untuk menjaga ilmu-ilmu ghaib agar tidak disalahgunakan oleh orang yang tidak berhak.

Sumber:

  • Kitab al-Mawaqif – Syaikh Abdul Qadir al-Jailani

Dalam Kitab al-Mawāqif karya Syaikh Abdul Qadir al-Jailani, disebutkan bahwa Nabi Khidhir AS mengajarkan pentingnya menjaga rahasia spiritual, terutama ilmu-ilmu ghaib yang hanya boleh diberikan kepada orang yang benar-benar layak menerimanya.

Ilmu ghaib dan hikmah laduni yang diberikan oleh Allah dapat menjadi ujian jika seseorang menyalahgunakannya atau memberikannya kepada orang yang tidak berhak. Oleh karena itu, ada amalan khusus untuk menjaga ilmu tersebut agar tetap terpelihara dengan baik.


1. Prinsip Menjaga Rahasia Spiritual

Menurut al-Mawāqif, ada tiga prinsip utama dalam menjaga ilmu ghaib:

A. Menyembunyikan Ilmu dari Orang yang Tidak Berhak

✅ Tidak mengajarkan ilmu ghaib kepada orang yang belum siap secara spiritual.
✅ Tidak menyebarkan pengalaman spiritual pribadi yang dapat menimbulkan kesombongan.
✅ Memastikan bahwa orang yang menerima ilmu ini memiliki niat yang tulus karena Allah.

B. Menjaga Diri dari Ujub dan Riya’

Tidak merasa lebih tinggi dari orang lain karena memiliki ilmu khusus.
✅ Selalu merendahkan hati dan bersikap tawadhu'.
✅ Mengembalikan segala ilmu kepada karunia Allah, bukan hasil usaha pribadi.

C. Menggunakan Ilmu untuk Kebaikan

✅ Ilmu ghaib harus digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah.
✅ Tidak boleh digunakan untuk kepentingan duniawi atau sihir.
✅ Harus selalu diuji kebenarannya dengan Al-Qur’an dan Sunnah.


2. Amalan Khusus untuk Menjaga Ilmu Ghaib

Agar ilmu ghaib tetap terjaga dan tidak disalahgunakan, Nabi Khidhir AS mengajarkan beberapa wirid dan amalan khusus.

A. Dzikir "Sirrul Asrar" (Rahasia Segala Rahasia)

Dalam al-Mawāqif, Syaikh Abdul Qadir al-Jailani menyebutkan bahwa dzikir ini adalah salah satu amalan yang diajarkan oleh Nabi Khidhir AS untuk menjaga ilmu dari tangan orang yang tidak berhak.

يَا بَاطِنُ يَا خَفِيُّ يَا سِتِّيرُ
"Yā Bāṭin, Yā Khafī, Yā Sittīr"

Tata Cara:
🔹 Dibaca 313 kali setelah shalat tahajud.
🔹 Disertai istighfar 100 kali untuk membersihkan hati.
🔹 Berdoa agar ilmu hanya diberikan kepada mereka yang berhak.


B. Doa Menutup Ilmu dari Orang yang Tidak Layak

Syaikh Abdul Qadir al-Jailani juga mengajarkan doa berikut agar ilmu yang dimiliki tidak disalahgunakan atau diketahui oleh orang yang tidak berhak.

اللَّهُمَّ اجْعَلْ عِلْمِي فِي صُدُورِ الَّذِينَ يَسْتَحِقُّونَهُ، وَاحْجُبْهُ عَنِ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِكَ وَلَا بِآيَاتِكَ

Artinya:

"Ya Allah, jadikanlah ilmuku berada di dalam dada orang-orang yang berhak menerimanya, dan tutuplah ia dari orang-orang yang tidak beriman kepada-Mu dan ayat-ayat-Mu."

Tata Cara:
✅ Dibaca setiap kali setelah shalat fardhu.
✅ Bisa ditambah dengan sholawat 100 kali agar ilmu tetap penuh berkah.


C. Amalan Khusus untuk Menutup Hijab Ilmu Ghaib

Dalam Kitab al-Mawāqif, disebutkan bahwa ada shalat sunnah khusus yang dikenal sebagai "Shalat Sirrul Khidhir" untuk menjaga kerahasiaan ilmu spiritual.

Tata Cara Shalat Sirrul Khidhir:

  1. Shalat dua rakaat setelah shalat tahajud atau sebelum subuh.
  2. Pada rakaat pertama → Membaca QS. Al-Ikhlas (3x) setelah Al-Fatihah.
  3. Pada rakaat kedua → Membaca QS. Al-Falaq dan QS. An-Nas setelah Al-Fatihah.
  4. Setelah salam, membaca doa berikut 100 kali:

اللَّهُمَّ اكْفِنِي شَرَّ كُلِّ مَنْ لَا يَعْلَمُ حَقِّ هَذَا الْعِلْمِ وَاحْجُبْهُ عَنْهُمْ كَمَا حَجَبْتَ أَهْلَ السِّرِّ بِسِتْرِكَ

Artinya:

"Ya Allah, cukupkan aku dari keburukan orang yang tidak mengetahui hak ilmu ini, dan tutupilah ilmu ini dari mereka sebagaimana Engkau menutupinya dari orang yang tidak berhak."


3. Keutamaan Menjaga Ilmu Rahasia

Dilindungi Allah dari bahaya kesombongan dan riya’.
Ilmu yang dimiliki tetap bermanfaat dan tidak menjadi ujian.
Mendapat ilham dan petunjuk langsung dari Allah.
Dihindarkan dari fitnah dunia dan ujian ilmu yang menyesatkan.


Kesimpulan

Ilmu ghaib harus dijaga agar tidak jatuh ke tangan yang salah.
Dzikir "Sirrul Asrar" diajarkan oleh Nabi Khidhir AS untuk menjaga ilmu spiritual.
Doa khusus untuk menutup ilmu dari orang yang tidak berhak.
Shalat Sirrul Khidhir dapat dilakukan untuk meminta perlindungan atas ilmu ghaib.
Menjaga rahasia ilmu adalah bagian dari adab spiritual agar ilmu tetap penuh berkah.


Amalan Nabi Khidhir AS dari berbagai kitab klasik yang membahas spiritualitas dan ilmu hikmah.


1. Shalat Khidhir untuk Petunjuk Ghaib

📖 Sumber: Miftāḥ al-Falāḥ – Ibn ‘Aṭā’illāh as-Sakandarī

Dalam kitab Miftāḥ al-Falāḥ, disebutkan tentang Shalat Khidhir, yaitu shalat dua rakaat yang dikerjakan untuk memohon ilham dan petunjuk ghaib.

Tata Cara Shalat Khidhir

  1. Dilakukan pada tengah malam setelah shalat tahajud.
  2. Rakaat pertama: Membaca QS. Al-Kahfi: 65-82 setelah Al-Fatihah.
  3. Rakaat kedua: Membaca QS. Al-Ikhlas 11x setelah Al-Fatihah.
  4. Setelah salam, membaca doa:

اللَّهُمَّ يَا مُعَلِّمَ الْخَضِرِ عَلِّمْنِي وَيَا مُفَهِّمَ الْخَضِرِ فَهِّمْنِي وَيَا مُؤَيِّدَ الْخَضِرِ أَيِّدْنِي بِرُوحٍ مِنْ عِنْدِكَ

Artinya:
"Ya Allah, wahai yang mengajarkan ilmu kepada Khidhir, ajarilah aku. Wahai yang memberi pemahaman kepada Khidhir, berilah aku pemahaman. Wahai yang menolong Khidhir, tolonglah aku dengan ruh dari sisi-Mu."

Manfaat: Memohon petunjuk ghaib dan ilmu laduni dari Allah.


2. Hizb Khidhir sebagai Perisai Spiritual

📖 Sumber: Jāmi’ Karāmāt al-Awliyā’ – Imam Yusuf an-Nabhani

Nabi Khidhir AS dikenal memiliki hizb (wirid perlindungan) yang diajarkan kepada para wali agar terhindar dari gangguan jin, sihir, dan bahaya ghaib.

Hizb Khidhir

🔹 Dibaca setiap hari setelah subuh dan sebelum tidur:

بِسْمِ اللَّهِ وَبِاللَّهِ وَمَعَ اللَّهِ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَعَلَى مِلَّةِ رَسُولِ اللَّهِ، يَا سَلَامُ سَلِّمْنَا مِنْ كُلِّ فِتْنَةٍ وَبَلِيَّةٍ وَسُوءٍ

Artinya:
"Dengan nama Allah, bersama Allah, dan dalam jalan Allah, serta di atas ajaran Rasulullah. Wahai As-Salām (Dzat yang Maha Memberikan Keselamatan), selamatkanlah kami dari segala fitnah, musibah, dan kejahatan."

Manfaat:

  • Menjaga diri dari gangguan makhluk halus dan kejahatan ghaib.
  • Memperkuat perlindungan spiritual.

3. Doa Bertemu Nabi Khidhir AS dalam Mimpi atau Sadar

📖 Sumber: Kasyf al-Maḥjūb – Al-Hujwīrī & Futūḥāt al-Makkiyyah – Ibnu ‘Arabī

Beberapa ulama sufi mengamalkan doa tertentu agar bertemu Nabi Khidhir AS dalam mimpi atau secara langsung.

Doa Bertemu Nabi Khidhir AS

🔹 Dibaca 313 kali sebelum tidur setelah shalat hajat:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِسِرِّ أَسْمَائِكَ الْعَظِيمَةِ، وَبِنُورِكَ الَّذِي مَلَأَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ، أَنْ تَجْمَعَنِي بِوَلِيِّكَ الْخَضِرِ، وَتُفْهِمَنِي مَا فَهَّمْتَهُ مِنْ عِلْمِكَ الْمَكْنُونِ

Artinya:
"Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahasia asma-Mu yang agung dan dengan cahaya-Mu yang memenuhi langit dan bumi, agar Engkau mempertemukan aku dengan wali-Mu Khidhir dan memberi pemahaman kepadaku sebagaimana Engkau telah memahamkannya dengan ilmu-Mu yang tersembunyi."

Manfaat:

  • Memohon pertemuan dengan Nabi Khidhir AS dalam mimpi atau sadar.
  • Meminta pemahaman terhadap ilmu hikmah dan rahasia Allah.

4. Amalan Khusus Sebelum Tidur untuk Menghindari Gangguan Jin

📖 Sumber: Al-Khāwī fī Dzikr al-Khidhr wa Ḥawādithih – Imam As-Suyuthi

Salah satu amalan yang disebut berasal dari Nabi Khidhir AS adalah wirid perlindungan sebelum tidur untuk menghindari gangguan jin dan makhluk halus.

Tata Cara

  1. Bersuci (wudhu) sebelum tidur.
  2. Shalat sunnah dua rakaat.
  3. Membaca QS. Al-Baqarah: 255 (Ayat Kursi) 7 kali.
  4. Membaca QS. Al-Falaq & An-Nas masing-masing 3 kali.
  5. Membaca doa:

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ، احْفَظْنِي مِنْ كُلِّ شَرٍّ وَمَكْرٍ وَسِحْرٍ وَحَسَدٍ

Artinya:
"Wahai Dzat yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan. Lindungilah aku dari segala kejahatan, tipu daya, sihir, dan hasad."

Manfaat:

  • Mencegah mimpi buruk dan gangguan makhluk halus.
  • Menjaga ruh selama tidur agar tetap dalam perlindungan Allah.

5. Dzikir Nabi Khidhir AS untuk Ilmu Laduni

📖 Sumber: Futūḥāt al-Makkiyyah – Ibnu ‘Arabī

Ilmu laduni tidak diperoleh dengan akal semata, tetapi dengan hati yang bersih dan kedekatan kepada Allah. Nabi Khidhir AS mengajarkan dzikir khusus untuk ilmu laduni.

Dzikir Ilmu Laduni

🔹 Dibaca 1000 kali setiap malam setelah tahajud:

يَا عَلِيمُ يَا حَكِيمُ يَا فَتَّاحُ يَا رَزَّاقُ

Artinya:
"Wahai Dzat yang Maha Mengetahui, Maha Bijaksana, Maha Pembuka, Maha Pemberi Rezeki."

Manfaat:

  • Membuka pemahaman batin terhadap ilmu hakikat.
  • Mendapatkan inspirasi dan ilham dari Allah.

Kesimpulan

Shalat Khidhir → Memohon petunjuk ghaib.
Hizb Khidhir → Perlindungan dari gangguan jin dan sihir.
Doa bertemu Nabi Khidhir AS → Bertemu dalam mimpi atau sadar.
Amalan sebelum tidur → Menghindari gangguan makhluk halus.
Dzikir ilmu laduni → Membuka pemahaman spiritual.

Semoga Allah memberi kita ilmu yang bermanfaat dan perlindungan dari segala kejahatan ghaib. آمِين يَا رَبَّ العَالَمِينَ

0 komentar:

Posting Komentar