Rabu, 16 Juli 2025

TIPU DAYA SYETHAN

 TIPU DAYA SYETHAN

Syethan memicu dan mengarahkan alam pemikiran manusia untuk melanggar aturan dengan jalan menakut-nakuti melalui sesuatu yang tidak disukai manusia. Alam pikiran manusia inilah yang menjadi target utama syethan, karena syethan memperalat manusia agar tujuan mereka tercapai.

Itulah cara jin kafir atau syethan menghasut manusia agar manusia berbuat menyalahi aturan Allah dan mengadu domba sesama manusia, serta menanamkan rasa iri dan dengki terhadap orang lain. Hal ini menjadikan manusia sebagai pengikut-pengikut syethan, sehingga kekuatan syethan semakin bertambah dan lebih tertata.

Syethan juga telah diberikan Allah kemampuan untuk memasuki organ-organ tubuh manusia, sehingga mereka dapat lebih banyak mempengaruhi manusia dalam banyak hal dan urusan. Itulah cara kerja para syethan.

Hanya iman kepada Allah yang dapat mengalahkan tipu daya tersebut. Keimanan baru akan tertata dengan kokoh jika manusia berpegang pada tali pengajaran Allah dan sering berdzikir untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Sesungguhnya, tipu daya syethan itu sangat lemah. Namun, manusia yang lemah imannya akan dengan mudah ditundukkan oleh syethan.

Para syethan seakan-akan memberikan petuah dan nasihat, tetapi sejatinya di balik itu semua hanyalah tipuan belaka.


KEJAHATAN TIPU DAYA SETAN

Syethan dengan tipu daya yang sangat licik selalu berupaya mempengaruhi manusia dalam segala urusan dan hal.

Syethan itu berjalan melalui saluran darah dan mengintai hati manusia agar lalai dari Allah, serta agar melakukan segala sesuatu yang merugikan dan mencelakakan manusia, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat. Beberapa bentuk pengaruh syethan antara lain:

  • Mempengaruhi pemikiran menjadi buruk.
  • Mempengaruhi akhlak atau budi pekerti agar buruk.
  • Mempengaruhi perilaku atau perbuatan agar menjadi jahat atau aniaya.
  • Mempengaruhi amaliah agar menjadi tak berarti atau sia-sia.
  • Mempengaruhi keyakinan agama agar melenceng dari kebenaran.
  • Mempengaruhi manusia agar menjauhi jalan Allah (kebenaran dan kebaikan).
  • Mempengaruhi manusia agar mengikuti jalan sesat dan tidak diridhai Allah, yakni jalan kemusyrikan dan kemaksiatan.

CERITA KONYOL JINN PENUTUP USAHA

Dikisahkan ada seorang manusia yang hilang dan ternyata mendatangi wilayah jin kafir, lalu disesatkan selama seminggu. Kejadian ini melibatkan jin kafir dari arah selatan (jin wanita) yang bekerja sama dengan jin kafir dari sebuah bukit. Tujuan mereka adalah memperluas kekuasaan di alam mereka. Wilayah tersebut ternyata adalah kerajaan atau tempat perkumpulan bangsa-bangsa jin Muslim yang menjaga sebuah pusaka berharga.

Dengan memperalat manusia Muslim, mereka berharap agar jin Muslim akan menolong manusia itu dan meninggalkan pusaka yang mereka jaga. Jika itu terjadi, para jin kafir akan mudah menguasai pusaka tersebut.

Para jin kafir ingin mengadu domba antara manusia Muslim dan jin Muslim, berharap terjadinya peperangan di antara mereka. Sebab, hanya manusia yang memiliki potensi untuk memporak-porandakan wilayah jin Muslim melalui kecerdasan berpikirnya. Maka, jika manusia mengusik jin Muslim, diharapkan para jin Muslim akan berpindah dan meninggalkan wilayah tersebut.

Jika jin Muslim meninggalkan tempat itu, maka jin kafir akan menempatinya. Jin kafir juga menghasut manusia agar berbuat maksiat dan licik di wilayah itu, karena jika wilayah itu dipenuhi maksiat, jin Muslim akan pergi dengan sendirinya—mereka tidak mau tinggal di tempat yang dipenuhi kemaksiatan.

Padahal, wilayah itu dihuni oleh para jin Muslim yang sedang menjaga pusaka sakti yang sangat berharga. Jika tempat tersebut dikuasai jin kafir dan pusaka itu jatuh ke tangan mereka, maka hal itu dapat menimbulkan malapetaka besar bagi manusia dan jin Muslim. Apabila jin kafir berhasil memperluas wilayahnya, mereka akan lebih mudah memperbudak banyak manusia.


SAAT SYETHAN MENUTUP USAHA SESEORANG

Ketika syethan menutup usaha seseorang atas perintah seseorang lainnya, mereka tampak sangat setia menjalankan tugas itu. Mereka menggunakan sihir untuk memposisikan diri di depan tempat usaha (seperti toko, warung, depot makanan, dan sebagainya) yang hendak ditutupi rezekinya.

Jika ada orang yang memiliki kemampuan spiritual untuk menangkap atau menghancurkan syethan penutup usaha, maka syethan itu akan pergi. Namun mereka akan kembali lagi ketika orang tersebut pergi. Oleh karena itu, sebaiknya tempat usaha dipasangi pagar gaib atau pelindung yang membuat syethan tidak betah berada di sana.

Syethan penutup usaha juga meminta tumbal, misalnya setiap tiga bulan meminta darah atau bayi yang baru lahir. Walaupun begitu, syethan pun bisa merasa capek dan kesal terhadap tugas yang diberikan kepada mereka karena terlalu lama terikat oleh pekerjaan tersebut.

Hal ini menjadi sedikit lucu, karena ada syethan yang galau hanya karena kelelahan menjaga toko. Mereka bahkan bisa diusir karena merasa capek dikerjai oleh pemilik toko. Syethan merasa kelelahan karena terus-menerus disuruh menutup toko, dan akhirnya meninggalkan tempat itu dengan sendirinya.



0 komentar:

Posting Komentar