CARA BERSIKAP
-
Bertamulah dengan cara yang baik, dan sambutlah tamu dengan penuh kehormatan.
Adab dalam berinteraksi menjadi cerminan nilai diri dan budaya yang luhur. -
"Dimana bumi dipijak, disitulah langit dijunjung."
Pepatah ini mengajarkan kita untuk menyesuaikan diri dengan aturan, tata krama, dan adat setempat, sebagai bentuk penghargaan terhadap lingkungan yang kita masuki. -
Terimalah kritik dengan lapang dada.
Barangkali di balik kritik itu terdapat kebaikan yang dapat memperbaiki dan menguntungkan diri kita. -
Berkatalah yang baik.
Jika tak mampu, diam adalah pilihan yang lebih mulia. -
Hadapilah perkataan atau perbuatan bodoh dengan senyuman bijak atau menjauhlah secara elegan.
Jangan terjebak dalam hal yang hanya membuang waktu dan energi. -
Berbuatlah kebaikan kepada sesama, meski hanya lewat doa.
Bila belum mampu memberi, cukuplah dengan tidak menyakiti dan ucapkanlah maaf dengan tulus. -
Selalu bersangka baik, terutama saat kita tidak tahu secara pasti kejadiannya.
Jika ingin tahu kebenarannya, maka tempuhlah jalan yang bijak dan berakhlak: yakni bertabayyun (klarifikasi secara baik). -
Pertengkaran adalah jalan yang dibentangkan oleh setan untuk memecah manusia.
Maka jauhilah adu domba, karena itu awal dari kehancuran hubungan. -
Iri dan benci adalah penyakit hati yang berat.
Kerugiannya bukan pada orang lain, tapi pada diri sendiri yang memeliharanya. -
Tuduhan tanpa bukti adalah perbuatan tidak bertanggung jawab.
Kebenaran menuntut kejujuran, bukan prasangka. -
Penghasut adalah orang yang paling dungu, dan yang terhasut adalah yang paling celaka.
Karena keduanya sedang menjerumuskan diri dalam kezaliman. -
Provokasi adalah kerja syetan dari kalangan manusia durjana.
Yang mudah terprovokasi adalah mereka yang lalai — karena sesungguhnya mereka sedang mencelakai diri sendiri.
Salam Kerukunan dan Kesejahteraan untuk Semua.






0 komentar:
Posting Komentar