14 Keutamaan Beristighfar
Keutamaan istighfar – Setiap manusia tidak luput dari dosa, sebagai umat Islam maka untuk mengurangi dosa kita diharapkan untuk banyak-banyak membaca istighfar. Istighfar atau Astaghfirullah al-‘Adzim merupakan salah satu kalimat istimewa dalam Islam. Istighfar adalah kalimat yang memiliki keutamaan dan manfaat bagi yang terus melafalkannya.
Jika ingin mendapatkan keutamaan membaca istighfar maka amalkanlah setiap hari. Membaca istighfar secara harfiah dilakukan dengan mengulang-ulang perkataan dalam bahasa Arab berupa kalimat ‘astaghfirullah’ yang artinya “Saya memohon ampunan kepada Allah”.
Keutamaan Membaca Istighfar 100 Kali, Menghapus Dosa hingga Melancarkan Rezeki
Istighfar merupakan sebuah bacaan yang diperuntukkan memohon ampun kepada Allah SWT. Dengan mengucap Astaghfirullah, seorang hamba menyadari kesalahannya dan berjanji untuk tidak mengulangi lagi.
Meski termasuk amalan ringan, istighfar berguna sebagai cara untuk memohon ampun dan penyempurnaan taubat. Allah sendiri sangat menyukai orang yang meminta ampunan kepada-Nya.
"Sesungguhnya Aku (Allah Ta'ala) mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri." (QS. Al-Baqarah [2]: 222).
Imam an-Nawawi dalam Kitab Al-Adzkar menukil sebuah riwayat dalam Shahih Muslim yang menyebut bahwa Rasulullah SAW beristighfar 100 kali dalam sehari.
Dari al-Gharr al-Muzanny RA, ia mengatakan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda,
"Sesungguhnya hatiku telah lalai, aku beristighfar dalam sehari sebanyak seratus kali."
Diriwayatkan pula dalam Shahih Bukhari, dari Abu Hurairah RA dia katakan, bahwa aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Demi Allah, sungguh aku beristighfar kepada Allah SWT dan bertobat kepada-Nya dalam sehari sebanyak lebih dari tujuh puluh kali."
Untuk memahami lebih dalam lagi tentang istighfar, maka Grameds bisa simak artikel ini sampai selesai, ya.
Keutamaan Istighfar
1. Menghapuskan dosa
2. Mendapat kebaikan di dunia
3. Menurunkan hujan yang membawa berkah
4. Mengabulkan doa
5. Melimpahnya rezeki
6. Dimudahkan segala urusan
7. Mendapatkan rahmat
8. Terhindar dari musibah
9. Mendapatkan keberuntungan
10. Ditambah kekuatan
11. Dijauhkan dari setan
12. Membantu membersihkan hati
13. Mengikuti perilaku Rasulullah
14. Dekat dengan Allah
Istighfar Singkat
Bacaan Istighfar saat Fathu Makkah
Sayyidul Istighfar
Pengertian Istighfar
Beristighfar dalam filosofi Islam, bermakna sebagai seseorang yang selalu memohon ampunan atas kesalahan dan terus berusaha untuk menaati perintah Tuhan dan tidak melanggarnya. Istighfar termasuk bacaan yang sering disebut dengan dzikir dengan arti memohon ampunan kepada Allah SWT dan mengingat Allah SWT. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Qur’an Surat Al Kahfi ayat 55 yaitu :
مَا مَنَعَ النَّاسَ اَنْ يُّؤْمِنُوْٓا اِذْ جَاۤءَهُمُ الْهُدٰى وَيَسْتَغْفِرُوْا رَبَّهُمْ اِلَّآ اَنْ تَأْتِيَهُمْ سُنَّةُ الْاَوَّلِيْنَ اَوْ يَأْتِيَهُمُ الْعَذَابُ قُبُلًا
Wa mā mana’an-nāsa ay yu`minū iż jā`ahumul-hudā wa yastagfirụ rabbukum illā an ta`tiyahum sunnatul-awwalīna au ya`tiyahumul-‘ażābu qubulā
Artinya: “Dan tidak ada sesuatupun yang menghalangi manusia dari beriman,ketika petunjuk telah datang kepada mereka, dan dari memohon ampun kepada Tuhannya, kecuali (keinginan menanti) datangnya hukum (Allah yang telah berlalu pada) umat-umat yang dahulu atau datangnya azab atas mereka dengan nyata.” (QS Al-Kahfi: 55)
Manusia beristighfar tidak hanya merasa sudah melakukan dosa saja, tetapi manusia yang menyadari kesalahannya dianjurkan untuk cepat bertobat dengan memperbanyak istighfar agar mendapat ampunan Allah SWT. Menurut penelitian Jurnal Universitas Islam Indonesia terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kecemasan sebelum dan sesudah diberikan terapi Istighfar dan ada juga efek yang dihasilkan oleh terapi.
Keutamaan Istighfar
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa istighfar ini memiliki beberapa keutamaan. Berikut ini keutamaan istighfar.
1. Menghapuskan dosa
Keutamaan membaca istighfar yang pertama yaitu dapat menghapuskan dosa dan mencegah terjadinya azab karena pertaubatan seorang hamba kepada Allah SWT.
Bahkan saat seseorang sungguh-sungguh beristighfar dan bertaubat, Allah SWT akan mengampuni sebanyak apapun dosa yang dilakukan. Seperti terdapat dalam sebuah hadis, yaitu:
قَالَ اللَّهُ يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّكَ مَا دَعَوْتَنِى وَرَجَوْتَنِى غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَا كَانَ فِيكَ وَلاَ أُبَالِى يَا ابْنَ آدَمَ لَوْ بَلَغَتْ ذُنُوبُكَ عَنَانَ السَّمَاءِ ثُمَّ اسْتَغْفَرْتَنِى غَفَرْتُ لَكَ وَلاَ أُبَالِى
Artinya: “Allah berfirman: ‘Wahai anak Adam, sesungguhnya kamu memohon dan berharap kepada-Ku, niscaya Aku mengampunimu betapapun banyaknya (dosa) yang ada pada dirimu dan Aku tidak peduli.” (HR. Tirmidzi)
Manusia adalah makhluk yang tidak luput dari dosa. Oleh karena itu, Allah menjadikan istighfar sebagai penawar untuk meminta ampunan atas dosanya.
Dengan memperbanyak bacaan istighfar, Allah akan menghapus dosa-dosa yang telah dilakukan dan menutup semua keburukan dalam diri manusia. Rasulullah SAW bersabda:
"Allah Ta'ala telah berfirman: Wahai hamba-hamba-Ku, setiap kalian pasti berdosa kecuali yang Aku jaga. Maka beristighfarlah (memohon ampun) kalian kepada-Ku, niscaya kalian Aku ampuni. Dan barangsiapa yang meyakini bahwa Aku punya kemampuan untuk mengampuni dosa-dosanya, maka Aku akan mengampuninya dan Aku tidak peduli (berapa banyak dosanya)." (HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi).
Hal senada juga disebutkan Imam ash-Shiddiq dalam Ushul al-Kafi jilid ke-2 halaman 437. "Barang siapa meminta ampun kepada Allah ketika ia menuju ke tempat tidurnya sebanyak 100 kali, maka runtuhlah segala dosa-dosanya sebagaimana runtuhnya sebuah pohon, sehingga ia tidak lagi memiliki dosa."
2. Mendapat kebaikan di dunia
Kalimat astaghfirullah apabila diucapkan dengan niat yang tulus dan ikhlas bisa mendapatkan ganjaran berupa kebaikan di dunia. Seperti firman Allah SWT dalam Qur’an Surat Hud ayat 3 yaitu sebagai berikut :
Artinya: “Dan minta ampunlah kepada Rabb kalian, dan bertaubatlah. Niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik kepadamu sampai kepada waktu yang sudah ditentukan, dan Dia akan memberikan kepada hambanya yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat.” (Hud: 3)
3. Menurunkan hujan yang membawa berkah
Sesuai dengan firman Allah SWT dalam Qur’an Surat Qaaf ayat 9 yang menyatakan bahwa hujan merupakan berkah yang diturunkan Allah. Seorang muslim yang senantiasa mengucap Istighfar akan diberikan keberkahan berupa hujan. Firman Allah SWT yaitu sebagai berikut:
Artinya: “Dan (dia berkata): ‘Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu. Lalu bertaubat lah kepada-Nya, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang deras untukmu. Dia akan menambahkan kekuatan di atas kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling menjadi orang yang berdosa.” (Hud: 52)
Seorang muslim yang baik bukan mereka yang tidak pernah berbuat salah dan dosa, melainkan mereka yang segera mengintrospeksi diri dan beristighfar di setiap melakukan kesalahannya.
Sudah diketahui oleh banyak umat muslim bahwa istighfar ini memiliki banyak sekali manfaatnya. Selain itu, istighfar juga menjadi obat bagi seorang muslim yang sedang merasa kesulitan. Untuk mengetahui lebih banyak lagi tentang manfaat mengucapkan istighfar, maka kamu bisa membaca buku NIKMATNYA ISTIGHFAR : SATU OBAT UNTUK SEJUTA KESULITAN.
4. Mengabulkan doa
Doa adalah permintaan hamba kepada Allah SWT agar dikabulkan. Berdoa adalah kegiatan seorang hamba untuk memohon sesuatu kepada sang pencipta yaitu Allah SWT. Seorang muslim tentu menginginkan doanya terkabul. Salah satu keutamaan istighfar yaitu mengabulkan doa-doa.
Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Qur’an Surat Hud ayat 61 yaitu:
Wa ilaa Samuda akhohum Saalihaa; qoola yaa qawmi’ budul lahaa maa lakum min ilaahim ghairuhu Huwa ansyaakum minal ardi wasta’ marakum fiihaa fastaghfiruuhu summa tuubuuu ilaih; inna Rabbii Qariibum Mujiib.
Artinya: “Shaleh berkata: ‘Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari tanah dan menjadikan kamu pemakmurnya. Karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertaubatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku amat dekat rahmat-Nya, dan maha mengabulkan doa-doa hamba-Nya.” (Hud: 61).
5. Melimpahnya rezeki
Melimpahnya rezeki merupakan keutamaan berikutnya dari istighfar. Pada saat ini tentu uang sangat berarti. Tetapi jangan terlalu banyak mengandalkan uang sebab uang bisa menjebak anda. Beberapa ujian seorang muslim diantaranya adalah kekayaan sehingga karenanya seorang muslim bisa buta karena harta.
Agar supaya berkah kekayaan kita dengan mengucapkan banyak-banyak istighfar. Sesuai dengan firman Allah SWT Qur’an Surat Nuh ayat 10- 12 yaitu sebagai berikut:
Faqultus taghfiru Robbakum innahu kaana Ghoffaro; Yursilis sama’a ‘alaikum midroro; Wayumdidkum bi am waalinw wa baniina wa yaj’al lakum Jannaatinw wa yaj’al lakum anhaaraa.
Artinya: “Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu. Sesungguhnya Dia adalah Maha pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat dan memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (Nuh: 10-12)
Membaca istighfar 100 kali dapat melancarkan rezeki. Hal ini dijelaskan dalam salah satu hadits dari Abdullah bin Abbas ra, Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa yang senantiasa beristighfar, niscaya Allah akan menjadikan baginya kelapangan dari segala kesedihan yang menderanya, jalan keluar dari segala kesempitan yang dihadapinya dan Allah memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka." (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, al-Baihaqi dan ath-Thabarani)
Meski merupakan amalan yang ringan, Rasulullah menganjurkan untuk membaca istighfar 100 kali sehari. Ternyata dengan rutin membaca istighfar, banyak manfaat yang akan diperoleh umat muslim.
6. Dimudahkan segala urusan
Keutamaan istighfar yang berikutnya adalah dimudahkan segala urusan yang dikerjakan. Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang artinya:
“Barangsiapa yang memperbanyak istighfar, Allah akan melapangkan kesusahannya, mengeluarkannya dari kesempitan dan memberinya rizki dari jalan yang tidak disangka-sangka.” (Hadis Riwayat Muslim).
7. Mendapatkan Rahmat
Rahmat didapat jika kita selalu beristighfar. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam Qur’an Surat An Naml ayat 46 yaitu sebagai berikut:
Artinya: “Dia (Shalih) berkata: ‘Hai kaumku, mengapa kalian meminta disegerakan suatu keburukan sebelum kebaikan? Mengapakah kalian tidak memohon ampun kepada Allah supaya kalian mendapatkan rahmat.” (QS An-Naml: 46)
Hamba yang membaca istighfar karena sadar melakukan perbuatan dosa akan mendapat balasan berupa surga. Allah berfirman dalam surat Ali Imran ayat 135-136 yang artinya:
"Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun (istighfar) terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya adalah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal."
8. Terhindar dari musibah
Musibah bisa datang kepada siapa saja tetapi musibah juga bisa dihindari dengan sering membaca istighfar. Sesuai dengan firman Allah SWT dalam Qur’an Surat Al Anfal ayat 33 yaitu sebagai berikut:
“Dan Allah tidak akan menyiksa mereka sedang mereka dalam keadaan beristighfar.” [Al-Anfal: 33]
Allah SWT juga pernah menjelaskan melalui firmannya, bahwa yang menyelamatkan nabi Yunus dari dalam perut ikan paus ialah kalimat istighfar salah satunya. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Qur’an Surat Ash Shaffat ayat 143-144 sebagai berikut:
“Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk sebagai orang-orang yang banyak bertasbih, niscaya ia akan tetap tinggal di dalam perut ikan itu sampai hari kebangkitan.” [Ash-Shaffat: 143-144]
Pada ayat lain, juga menjelaskan bentuk tasbih Nabi Yunus yang merupakan salah satu makna istighfar, yaitu dalam firman-Nya Qur’an Surat Al Anbiya ayat 87 yaitu :
“Tiada sesembahan (yang hak), kecuali Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya saya termasuk ke dalam golongan orang-orang zalim.” [Al-Anbiya`: 87]
Sebagai seorang muslim, tentunya kita tak asing dengan bacaan istighfar. Bacaan istighfar, astaghfirullahal adzim, adalah bacaan istimewa. Bacaan ini mengandung arti bahwa kita memohon ampunan kepada Allah. Bacaan ini memiliki banyak keutamaan.
9. Mendapatkan keberuntungan
Orang yang banyak membaca kalimat thayyibah ini, akan mendapatkan keberuntungan terutama di akhirat. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:
طُوبَى لِمَنْ وَجَدَ فِى صَحِيفَتِهِ اسْتِغْفَارًا كَثِيرًا
Artinya: “Beruntunglah orang yang di dalam catatan amalnya terdapat istighfar yang banyak.” (HR Ibnu Majah).
10. Ditambah kekuatan
Keutamaan istighfar selanjutnya adalah ditambah kekuatan dari Allah SWT. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Qur’an Surat Hud ayat 52 yaitu sebagai berikut :
وَيَا قَوْمِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا وَيَزِدْكُمْ قُوَّةً إِلَى قُوَّتِكُمْ وَلَا تَتَوَلَّوْا مُجْرِمِينَ
Artinya: “Dan (dia berkata): ‘Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa.” (QS Hud: 52).
11. Dijauhkan dari Setan dan Neraka
Cerminan dari iblis yaitu sifat buruk dari setannya atau sifat yang tercela. Dengan mengucapkan istighfar maka akan terjauh dari godaan-godaan setan yang mengarah kepada hal-hal yang tidak dibenarkan.
Memperbanyak membaca istighfar dapat menjauhkan manusia dari api neraka. Bahkan Allah SWT berjanji akan memasukkan umat muslim ke surga bagi yang rutin membaca istighfar.
"Hudzaifah berkata: Saya adalah orang yang tajam lidah terhadap keluargaku. Wahai Rasulullah, aku takut kalau lidahku itu menyebabkan aku masuk neraka. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, bersabda: Dimana posisimu terhadap istighfar? Sesungguhnya, aku senantiasa beristighfar kepada Allah sebanyak seratus kali dalam sehari semalam." (HR. Nasa'i, Ibnu Majah dan al-Hakim).
12. Membantu membersihkan hati
Dengan membaca istighfar maka seseorang berarti tidak lupa akan Tuhannya dan seseorang sadar akan kesalahan atau kelalaian yang dibuatnya.
Jika membaca istighfar membuat hati tenang maka istighfar juga dapat membersihkan hati dari hal-hal yang buruk yang datang dari luar maupun dari dalam jiwa. Dengan membaca istighfar dapat membuat hati seorang hamba menjadi tenang. Segala kesedihan karena dosa-dosa yang diperbuat akan dihilangkan oleh Allah. Dalam surat Hud ayat 3, Allah berfirman:
"Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang berbuat baik. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat."
13. Mengikuti perilaku Rasulullah
Berdasarkan salah satu hadist Rasulullah SAW bahwa mengucap istigfar akan membawa ketenangan dan Allah SWT akan memberikan jalan keluar dari setiap kesempitan serta memberikan rezeki tanpa diduga.
Sunnah merupakan cerminan atau anjuran yang dilakukan seperti Rasulullah SAW. Maka dari itu seperti yang dikatakan oleh Rasulullah SAW bahwa mengucapkan istighfar akan membawa banyak manfaat.
14. Dekat dengan Allah
Istighfar akan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Apalagi ketika kita taat melakukan ibadah wajib dan menjalankan ibadah sunnah maka secara tidak sadar kita menjadi dekat dengan Allah. Allah bersama hambanya yang taat beribadah.
Membaca istighfar juga salah satu cara untuk beribadah kepada Allah. Melalui bacaan-bacaan istighfar, senantiasa dekat dengan Allah.
Istighfar Singkat
Membaca istighfar singkat tercantum dalam hadist shahih Muslim, Rasulullah SAW biasa membaca istighfar ini tiga kali setelah selesai shalat. Bacaannya sebagai berikut:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah.”
Ada juga yang lebih panjang sedikit tapi tetap tergolong singkat.
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung.”
Bacaan Istighfar saat Fathu Makkah
Dalam riwayat Imam Muslim, Aisyah RA menyebutkan bahwa bacaan istighfar ini sering dibaca oleh Rasulullah SAW, salah satunya pada saat Fathu Makkah.
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Artinya: “Maha Suci Allah dan dengan memuji-Nya, aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya.”
Sayyidul Istighfar
Ini adalah bacaan Istighfar yang sangat istimewa. Meski lafadznya lebih panjang daripada bacaan lainnya, tetapi sangat ringan jika dibandingkan keutamaannya yang luar biasa.
Rasulullah bersabda bahwa siapapun yang membacanya di siang hari dengan yakin kemudian meninggal di hari itu, maka ia termasuk penghuni surga.
Dan siapa yang membacanya di malam hari dengan yakin kemudian ia meninggal di malam itu, maka ia juga termasuk penghuni surga. Bacaan sayyidul Istighfar tersebut yakni:
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّى ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ ، خَلَقْتَنِى وَأَنَا عَبْدُكَ ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَىَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِى ، اغْفِرْ لِى ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ
Artinya: “Ya Allah, Engkau Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau, Engkau Yang telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berusaha semampuku untuk selalu berada dalam pemeliharaan dan janjiMu.
Aku Berlindung kepadaMu dari akibat buruk perbuatanku. Hamba mengakui nikmat-Mu atas diriku dan aku juga mengakui betapa besarnya kesalahanku. Maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.”
Dari semua pembahasan di atas dapat dikatakan bahwa, sebaiknya setiap muslim mengucapkan istighfar walaupun tidak sedang melakukan kesalahan. Demikian pembahasan tentang istighfar hingga keutamaan istighfar. Semoga semua pembahasan di atas bermanfaat untuk kamu






0 komentar:
Posting Komentar