Rabu, 16 Juli 2025

Syethan Ummu Sibyan (Ibu Penyakit Sawan)

 



Syethan Ummu Sibyan (Ibu Penyakit Sawan)

Dari sahabat Jabir radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Jika malam datang menjelang, atau kalian berada menjelang maghrib maka tahanlah anak-anak kalian (di rumah), karena ketika itu syaitan sedang bertebaran. Jika telah berlalu sesaat dari waktu malam, maka biarkan mereka (jika ingin keluar). Tutuplah pintu dan berdzikirlah kepada Allah, karena sesungguhnya syaitan tidak dapat membuka pintu yang tertutup. Tutup pula bekas minuman dan makanan kalian, walau sekadar dengan meletakkan sesuatu di atasnya, dan matikanlah lampu-lampu kalian.”
(HR. Bukhari 3280, Muslim 2012)

Tingkap dan pintu rumah perlu ditutup serta menyebut nama Allah di malam hari. Jangan dibuka jika tidak ada keperluan, sebagai langkah berjaga-jaga dari kejadian yang tidak baik. Juga jangan biarkan bekas-bekas makanan dan minuman dalam keadaan terbuka. Dianjurkan menyebut nama Allah saat menutupnya. Semua ini dilakukan untuk menghindari gangguan syaitan.

Maghrib adalah saat ketika matahari telah tenggelam, namun masih terlihat dengan sinar yang berwarna jingga atau merah menyala. Pada waktu itu, seluruh umat Islam diingatkan untuk segera menutup pintu dan jendela sambil mengucapkan bismillah, agar wanita ini tidak masuk ke dalam rumah kita.

Siapakah wanita itu? Apa yang dia lakukan di dalam rumah kita?

Ketahuilah, dia bukanlah wanita baik. Ia adalah jin perempuan yang dikenal dengan nama Ummu Sibyan, yang berbahaya bagi anak-anak dan wanita hamil.


Siapa Ummu Sibyan?

Ummu Sibyan adalah jin perempuan dari golongan syaitan yang dikenal suka mengganggu bayi yang berusia kurang dari dua tahun serta wanita hamil. Oleh karena itu, anak-anak yang baru lahir harus segera dilaungkan azan di telinganya, agar bayi tersebut tidak diikuti oleh jin ini.


Apa Kerja Jin Ummu Sibyan?

  • Mengganggu bayi yang baru lahir dan anak-anak kecil.
  • Mengganggu wanita yang sedang hamil.
  • Memiliki wajah yang mengerikan, bermata satu besar, dan berjalan di dinding seperti cicak.
  • Mampu mengikat rahim wanita dan membunuh bayi dalam kandungan.

Dikisahkan, Nabi Sulaiman ‘alaihissalam pernah bertanya kepada jin ini:

“Siapa kamu? Apakah kamu dari jenis manusia atau jin? Karena aku belum pernah melihat makhluk seaneh dan sebodoh dirimu.”

Perempuan itu menjawab:

“Akulah Ummu Sibyan (Ibu Penyakit Sawan). Aku bisa menguasai anak-anak Adam, baik laki-laki maupun perempuan. Aku bisa masuk ke dalam rumah-rumah, berkokok seperti ayam, menyalak seperti anjing, mengaum seperti lembu, bersuara seperti keledai dan kura-kura, dan bersiul seperti ular.”

Jin itu menjelaskan bahwa ia bisa berubah wajah dan bentuk sesuai keinginannya. Ia juga bisa masuk ke perut perempuan hamil. Saat janin sedang tumbuh, ia akan menendangnya hingga terjadi keguguran, dan rahim pun menjadi kosong.

Di kota-kota, jin ini juga masuk ke perut wanita hamil dan mengganggu dengan menyebabkan bayi keguguran. Bayi-bayi yang lahir pun bisa terganggu oleh jin ini, menyebabkan panas tinggi atau rasa sakit yang mengerikan.


Tanda-tanda Bayi yang Terkena Gangguan Jin Ummu Sibyan:

  1. Bayi menangis melalak tanpa henti (matanya terbeliak, menatap ke atas atau ke sudut tertentu).
  2. Anak-anak jatuh secara tiba-tiba, seakan didorong oleh sesuatu.
  3. Mengigau sambil menggemeretukkan gigi secara berulang.
  4. Demam panas setelah waktu Asar hingga sebelum Subuh.

Akibat dari gangguan ini:

  1. Sawan tangis
  2. Autisme (over-hiperaktif)
  3. Nakal dan keras kepala
  4. Malas

Tanda-tanda Wanita Hamil yang Terkena Gangguan Jin Ummu Sibyan:

  1. Sesak dada, terutama setelah waktu Asar hingga tengah malam
  2. Pikiran kusut
  3. Sakit di bagian tulang belakang
  4. Mengigau saat tidur
  5. Bermimpi buruk dan menakutkan

Cara Mengelak dari Gangguan Jin Ummu Sibyan:

  1. Tutup pintu dan jendela rumah menjelang Maghrib.
  2. Jangan angkat atau masukkan baju jemuran saat Maghrib, terutama jika belum kering.

Cara Mengatasi Gangguan pada Bayi/Anak:

  1. Meniarapkan bayi atau anak dan menghindari agar matanya tidak melihat ke arah tertentu.

    • Bacakan Ayat Kursi dan Surah 3 Qul (Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas)
    • Tiupkan ke ubun-ubunnya hingga tangis berhenti.
  2. Halau jin dengan bahasa sendiri, misalnya:

    “Wahai Ummu Sibyan, pergilah keluar dari rumahku dan jangan ganggu anak-anakku!”

InsyaAllah, dengan izin Allah, jin Ummu Sibyan akan pergi.


Hadis Penutup

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barang siapa yang menyampaikan satu (1) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan telah tiada (meninggal dunia), dia tetap akan memperoleh pahala.”
(HR. Al-Bukhari)



0 komentar:

Posting Komentar