DENDAM IBLIS
Dendam iblis terhadap manusia tak terhingga, hanya karena Allah menciptakan manusia pertama, yakni Nabi Adam ‘Alayhis Salam.
Iblis membawa tiga barang sebagai perlambang: gelas (cangkir), lonceng, dan patung.
1. IBLIS DAN LAMBANG CANGKIR
Iblis berkata:
“Di dalam lambang cangkir ini terdapat berbagai macam jebakan untuk manusia.”
Pertama: Jebakan Wanita
Syahwat terhadap wanita akan menjatuhkan manusia ke dalam kehinaan.
Kedua: Jebakan Harta Haram
Jika orang beriman tetap taat kepada Tuhannya dan aku tidak berhasil menjerumuskan mereka lewat syahwat terhadap wanita, maka aku akan mendatangi mereka dengan harta yang haram.
Ketiga: Jebakan Minuman Memabukkan
Jika mereka masih teguh memegang ketaatan kepada Allah, maka aku akan datang lagi kepada mereka dengan minuman yang memabukkan.
Iblis menegaskan:
“Meski manusia itu orang paling taat sekalipun, aku pastikan tetap bisa menyesatkannya melalui salah satu dari ketiga jebakan ini.”
2. IBLIS DAN LAMBANG LONCENG
Lambang lonceng merupakan simbol dari alat-alat musik seperti seruling, kendang, kecapi, gitar, dan lainnya yang biasa digunakan oleh manusia.
Iblis mengakui bahwa dia membunyikan lonceng itu di antara manusia-manusia yang sedang memainkan musik, agar mereka lalai dari mengingat Tuhannya.
Setiap hari, iblis mendatangi manusia dan membunyikan lonceng itu sehingga manusia semakin bergembira, berpesta, dan bernyanyi sambil memainkan alat musik.
Iblis berkata: "Aku akan membuat mereka larut dalam keasyikan musik hingga mereka meninggalkan keimanan dan kewajiban kepada Allah. Aku akan membuat mereka mengacungkan telunjuk, menggeleng-gelengkan, atau mengangguk-anggukkan kepala mereka hingga mereka puas."
3. IBLIS DAN LAMBANG PATUNG
Ketika iblis ditanya tentang patung yang dibawanya, ia menjawab:
“Patung ini aku gunakan untuk menusuk hati dan pikiran manusia, lalu aku bolak-balik sesuka hatiku. Patung ini akan mereka sembah. Patung ini ciptaanku, dan inilah agamaku!”
WAJAH BURUK IBLIS
Ketika iblis ditanya kenapa wajahnya buruk, iblis menjadi sangat marah dan berkata:
"Bangst kau! Berani-beraninya mengatakan itu kepadaku. Padahal ini semua adalah kesalahan nenek moyangmu: Nabi Adam!"*
Ia melanjutkan:
"Dulu aku adalah makhluk yang sempurna, paling taat, dan paling mulia di hadapan Tuhan. Aku telah bersujud selama 400.000 tahun tanpa pernah sedikit pun mengangkat kepalaku. Tapi karena nenek moyangmu itu, aku diperintahkan oleh Tuhan untuk bersujud kepadanya. NAJJIS! Aku tak akan pernah sudi bersujud kepadanya, bahkan hingga Hari Kiamat!"
"Sebelum Adam diciptakan, aku lebih sempurna daripada malaikat. Karena tidak mau sujud kepada Adam, Tuhan murka padaku! Dalam sekejap, bentukku berubah seperti ini — buruk rupa, seperti yang kau lihat sekarang wahai manusia bodoh — semua karena nenek moyangmu itu!"
WANITA: SENJATA IBLIS YANG PALING UTAMA
Ketika iblis ditanya apa harapannya yang paling besar dalam menyesatkan manusia, ia menjawab:
“WANITA!”
Saat ditanya lagi, “Kenapa wanita?”, iblis berkata:
"Karena wanita adalah satu-satunya yang paling kuandalkan. Wanita adalah senjataku yang paling ampuh. Dia adalah panah yang tak pernah meleset, pedang yang tak pernah tumpul. Wanita mudah dihasut dan dijerumuskan. Dengan wanita, aku menjatuhkan manusia lainnya!"
Iblis menambahkan:
"Mungkin dengan 1.000 pasukanku, aku tetap gagal menyesatkan satu orang yang benar-benar beriman. Tapi cukup dengan satu wanita, aku pastikan 1.000 orang yang taat kepada Tuhannya akan menjadi sesat!"
"Itulah harapanku satu-satunya. Kalau aku boleh menyembah sesuatu selain diriku, aku akan menyembah wanita. Luar biasa wanita itu!"
Iblis mengakhiri dengan tantangan:
"Silakan jika kamu ingin memerangiku! Aku akan nikmati peperangan itu sampai Hari Akhir. Aku akan terus melakukan penyesatan ini. Lihat saja nanti siapa yang akan menang — bangsaku atau bangsamu!"
Lalu iblis itu pergi...
(Na'udzu billaahi min dzaalik!)
INILAH DIALOG ANTARA IBLIS (RAJA JENGLOT) DENGAN SEORANG HAMBA ALLAH (GS)
Sumber:
https://youtu.be/bmDyhI8IMI8
PERKATAAN YANG SESUAI DENGAN SABDA NABI MUHAMMAD ﷺ
- Jika engkau marah, maka sadarlah dan berhati-hatilah, karena saat itu pandanganmu sama dengan pandangan syethan dan iblis. Ketika seseorang marah, iblis ikut campur.
- Jika engkau hendak berangkat ke medan perang atau menuju kebaikan, lalu terlintas bayangan anak dan istri hingga engkau mengurungkan niat, ketahuilah bahwa itu adalah tipu daya syethan dan iblis untuk menghalangimu dari kebaikan.
- Jika engkau berduaan dengan wanita yang bukan mahram, berhati-hatilah! Jangan sampai bermesraan atau berzina, karena di antara laki-laki dan perempuan itu, syethan dan iblis adalah perantaranya. Bisa jadi, wanita itu diutus oleh syethan dan iblis kepadamu, atau kamu yang dibawa oleh syethan kepada mereka.
Sumber:
https://youtu.be/yQTJom1JpEo






0 komentar:
Posting Komentar