ADA YANG JAHAT, SIAPA MEREKA?
Siapakah yang termasuk orang-orang yang zhalim atau jahat?
Itulah orang-orang yang tidak menempatkan sesuatu pada tempatnya dan tidak menggunakan keutamaan pada keharusannya.
✓ Suami yang jahat adalah suami yang tidak memuliakan istrinya, yaitu suami yang tidak memperdulikan dosa-kesalahan istrinya dan membiarkan tetap berlangsungnya pelanggaran agama yang dilakukan istrinya.
✓ Istri yang jahat adalah istri yang tidak mau bersyukur atas kebaikan suaminya.
✓ Ibu yang jahat adalah ibu yang tidak menggunakan doanya untuk kebaikan anak-anaknya.
✓ Ayah yang jahat adalah ayah yang pandai tetapi tidak peduli dengan pendidikan istri dan anak-anaknya. Kemudian akibatnya, anak-anak dan istrinya memasuki neraka.
✓ Anak yang jahat adalah anak yang tidak menggunakan waktunya untuk berbakti kepada kedua orang tuanya.
✓ Guru yang jahat adalah guru yang hanya bisa menyuruh tetapi tidak memberi teladan kebaikan secara istiqamah kepada murid-muridnya.
✓ Murid yang jahat adalah murid yang tidak merasa perlu menjaga ilmu yang diajarkan oleh guru-gurunya dengan kesungguhan hati, yaitu mereka yang tidak mau mentaati dan menghormati guru-gurunya.
✓ Orang yang jahat adalah orang-orang yang mengambil syaitan dan iblis sebagai temannya.
✓ Orang yang jahat adalah orang-orang yang menggunakan kemampuannya untuk hal-hal yang nantinya bakal mencelakai dirinya sendiri.
✓ Orang yang jahat kepada diri sendiri adalah orang-orang yang memilih dunia (segala urusan yang tidak kekal atau tidak menghasilkan kebaikan/pahala akhirat) sebagai pilihan utamanya.
✓ Tetangga yang jahat adalah orang-orang yang memiliki jiran tetangga tetapi tidak memberikan hak-hak ketetanggaan kepada tetangganya (membuat keaniayaan).
Kesimpulan:
Itu wujud orang-orang yang zhalim atau aniaya alias jahat.
Mereka itu kufur terhadap ni'mat Allah.
Mereka tidak menggunakan kemanfaatan dari pemberian Allah dan tidak pula meletakkannya pada tempat yang seharusnya.
Itulah orang-orang yang mengubah ni'mat Allah menjadi siksa Allah, dan mereka yang menukar surga dengan neraka, menukar ridha Allah dengan murka-Nya.






0 komentar:
Posting Komentar