๐ฅ Lelucon Baru: Aturan Aneh ala Salafi Wahabi ๐ฅ
1️⃣ Sehabis Sholat Gak Boleh Jabat Tangan, Tapi Boleh Pegang HP?
๐ Salafi Wahabi: “Setelah sholat gak boleh salaman, itu bid’ah! Nabi gak pernah lakukan.”
๐ Ahlussunnah: “Oke, terus sehabis sholat kamu langsung pegang HP?”
๐ Salafi Wahabi: “Ya, kan ada pesan masuk.”
๐ Ahlussunnah: “Lho, Nabi juga gak pernah pegang HP, kok boleh?”
๐ Kok salaman bid’ah, tapi scrolling HP setelah sholat gak bid’ah?
2️⃣ Pakai Tasbih Bid’ah, Tapi Pakai Kalkulator Gak?
๐ Salafi Wahabi: “Dzikir pakai tasbih itu bid’ah! Nabi gak pakai tasbih, cukup pakai jari!”
๐ Ahlussunnah: “Kalau ngitung duit pakai kalkulator boleh?”
๐ Salafi Wahabi: “Ya bolehlah, biar gak salah hitung.”
๐ Ahlussunnah: “Lha, kok kalkulator boleh, tapi tasbih buat dzikir gak boleh?”
๐ Hitung duit boleh pakai alat, tapi hitung dzikir gak boleh?
3️⃣ Ziarah Kubur Dilarang, Tapi Liburan ke Dubai Boleh?
๐ Salafi Wahabi: “Jangan ziarah kubur ke makam ulama, itu bisa syirik!”
๐ Ahlussunnah: “Terus, kalau liburan ke Dubai boleh?”
๐ Salafi Wahabi: “Boleh dong, kan buat refreshing.”
๐ Ahlussunnah: “Lho, ziarah kubur buat ingat mati gak boleh, tapi jalan-jalan buat hiburan malah dianjurkan?”
๐ Giliran ingat mati dilarang, giliran wisata mewah malah semangat!
4️⃣ Maulid Nabi Bid’ah, Tapi Ngerayain Ulang Tahun Raja Boleh?
๐ Salafi Wahabi: “Maulid Nabi itu bid’ah! Nabi gak pernah rayakan ulang tahunnya!”
๐ Ahlussunnah: “Tapi di negara kamu ulang tahun raja dirayakan?”
๐ Salafi Wahabi: “Itu beda, kan menghormati pemimpin.”
๐ Ahlussunnah: “Lho, kok pemimpin boleh dihormati, tapi Rasulullah ๏ทบ gak boleh dihormati dengan Maulid?”
๐ Hormati manusia biasa boleh, tapi menghormati Nabi gak boleh?
5️⃣ Tawassul Gak Boleh, Tapi Minta Ustadz Doain Boleh?
๐ Salafi Wahabi: “Jangan bertawassul, berdoa harus langsung ke Allah!”
๐ Ahlussunnah: “Tapi kalau sakit, kamu minta ustadz doain?”
๐ Salafi Wahabi: “Ya, biar lebih berkah.”
๐ Ahlussunnah: “Lha, kalau minta doa ke ustadz boleh, kenapa minta doa lewat orang soleh yang sudah wafat gak boleh?”
๐ Logikanya: Minta doa ke orang hidup boleh, tapi ke wali yang sudah dekat dengan Allah malah gak boleh?
๐ฅ Kesimpulan: Jangan Asal Percaya, Pakai Akal Sehat! ๐ฅ
๐ Salafi Wahabi sering melarang ini-itu, tapi mereka sendiri melanggar logika yang mereka buat.
๐ Kalau bid’ah dilarang total, berarti semua teknologi juga bid’ah dong?
๐ Islam itu mudah dan penuh hikmah, jangan dibuat sulit dengan aturan yang bertentangan sendiri.
Ada banyak pendapat Salafi Wahabi yang lucu karena kontradiksi logikanya sendiri. Tapi kalau disuruh pilih yang paling lucu, ini beberapa yang benar-benar absurd!
1️⃣ "Jangan Bid’ah, Tapi Pakai Mikrofon di Masjid?"
๐ Salafi Wahabi: “Setiap bid’ah itu sesat! Gak boleh buat ibadah sesuatu yang baru!”
๐ Ahlussunnah: “Jadi mikrofon di masjid buat adzan itu bid’ah gak?”
๐ Salafi Wahabi: “Ehm… itu kan alat bantu, bukan ibadah.”
๐ Ahlussunnah: “Lho, Maulid Nabi juga cuma alat bantu buat ekspresi cinta ke Rasulullah ๏ทบ, kok dibilang bid’ah?”
๐ Mikrofon boleh, tapi Maulid gak boleh? Kontradiksi level dewa!
2️⃣ "Jangan Hormati Ulama, Tapi Hormati Raja?"
๐ Salafi Wahabi: “Jangan terlalu hormat ke ulama, itu bisa ghuluw (berlebihan)!”
๐ Ahlussunnah: “Terus kalau raja atau pangeran datang, kamu berdiri dan hormat?”
๐ Salafi Wahabi: “Ya harus, itu pemimpin negara.”
๐ Ahlussunnah: “Lho, kok pemimpin dunia boleh dihormati, tapi ulama yang warisannya Nabi gak boleh dihormati?”
๐ Kalau ulama dihormati dibilang bid’ah, tapi kalau raja dihormati gak masalah? Aneh banget!
3️⃣ "Jangan Taklid ke Ulama, Tapi Taklid ke Ulama Wahabi?"
๐ Salafi Wahabi: “Jangan ikut ulama madzhab! Harus langsung ke Qur’an dan Hadits!”
๐ Ahlussunnah: “Jadi kamu kalau ada masalah fiqih, pakai pendapat siapa?”
๐ Salafi Wahabi: “Pakai pendapat Syaikh Bin Baz, Albani, Utsaimin.”
๐ Ahlussunnah: “Lha, itu kan taklid juga! Bedanya apa?”
๐ Salafi Wahabi: “….”
๐ Anti taklid tapi malah taklid sama ulama mereka sendiri? Lucu gak tuh?
4️⃣ "Jangan Bertawassul, Tapi Minta Doa ke Ustadz?"
๐ Salafi Wahabi: “Berdoa harus langsung ke Allah! Gak boleh minta perantara!”
๐ Ahlussunnah: “Kalau gitu, kamu kalau sakit, minta ustadz doain gak?”
๐ Salafi Wahabi: “Ya, biar lebih berkah.”
๐ Ahlussunnah: “Lha, kalau ustadz yang masih hidup bisa diminta doanya, kenapa wali yang sudah dekat dengan Allah gak boleh?”
๐ Minta doa ke ustadz boleh, tapi tawassul ke wali dibilang syirik? Logikanya di mana?!
5️⃣ "Ziarah Kubur Gak Boleh, Tapi Wisata ke Dubai Boleh?"
๐ Salafi Wahabi: “Jangan ziarah ke makam ulama, itu bisa syirik!”
๐ Ahlussunnah: “Tapi kalau liburan ke Dubai boleh?”
๐ Salafi Wahabi: “Boleh dong, kan buat refreshing.”
๐ Ahlussunnah: “Lho, ziarah buat ingat mati gak boleh, tapi jalan-jalan buat hiburan malah dianjurkan?”
๐ Giliran ingat mati dilarang, giliran wisata mewah malah semangat!
๐ฅ Kesimpulan: Jangan Sampai Ketipu! ๐ฅ
๐ Salafi Wahabi bikin aturan sendiri yang sering bertentangan dengan logikanya sendiri.
๐ Kalau kita kritis, banyak hal yang kontradiktif dalam ajaran mereka.
๐ Islam itu agama yang luas dan penuh hikmah, jangan dibuat sempit dengan pemikiran kaku mereka.
๐ฅ Lelucon Baru: Logika Absurd ala Salafi Wahabi ๐ฅ
1️⃣ "Jangan Pakai Jampi-Jampi, Tapi Pakai Obat Kimia Boleh?"
๐ Salafi Wahabi: “Jangan pakai ruqyah dengan bacaan yang gak ada di sunnah, itu syirik! Gak boleh pakai jampi-jampi!”
๐ Ahlussunnah: “Terus kalau sakit, kamu minum obat dari dokter?”
๐ Salafi Wahabi: “Ya, harus! Itu kan ilmu medis.”
๐ Ahlussunnah: “Lho, Nabi juga gak pernah minum paracetamol, kok kamu boleh?”
๐ Jampi-jampi dari ayat Al-Qur’an gak boleh, tapi obat buatan orang kafir malah wajib?
2️⃣ "Jangan Cium Tangan Ulama, Tapi Cium Batu Hajar Aswad Boleh?"
๐ Salafi Wahabi: “Jangan cium tangan ulama, itu berlebihan dalam penghormatan!”
๐ Ahlussunnah: “Tapi kalau Hajar Aswad boleh dicium?”
๐ Salafi Wahabi: “Boleh dong, itu sunnah!”
๐ Ahlussunnah: “Lha, kok batu boleh dicium, tapi tangan ulama gak boleh? Batu lebih mulia dari ulama?”
๐ Cium tangan orang soleh haram, tapi cium batu malah sunnah?
3️⃣ "Jangan Mengada-ada dalam Ibadah, Tapi Punya Madzhab Sendiri?"
๐ Salafi Wahabi: “Jangan buat-buat amalan baru, ibadah itu harus sesuai sunnah!”
๐ Ahlussunnah: “Terus kamu ikut madzhab fiqih yang mana?”
๐ Salafi Wahabi: “Kami gak ikut madzhab, langsung ke Al-Qur’an dan Hadits.”
๐ Ahlussunnah: “Lha, itu artinya kamu buat madzhab sendiri, yang baru, yang gak pernah ada sebelumnya! Bukannya itu bid’ah?”
๐ Bilang anti madzhab, tapi malah buat madzhab baru?
4️⃣ "Jangan Tabarruk ke Ulama, Tapi Minum Air Zamzam Boleh?"
๐ Salafi Wahabi: “Jangan cari berkah dari ulama atau orang saleh, itu gak ada dalilnya!”
๐ Ahlussunnah: “Tapi kalau minum air Zamzam, kamu yakin itu berkah?”
๐ Salafi Wahabi: “Ya jelas, kan dari Mekkah!”
๐ Ahlussunnah: “Lho, kok percaya air bisa membawa berkah, tapi gak percaya berkah dari doa ulama?”
๐ Air bisa berkah, tapi ulama yang hafal ribuan hadits gak bisa berkah?
5️⃣ "Jangan Peringati Maulid, Tapi Ngerayain Hari Nasional Boleh?"
๐ Salafi Wahabi: “Jangan peringati Maulid Nabi, itu bid’ah! Nabi gak pernah rayakan!”
๐ Ahlussunnah: “Tapi di negara kamu ada Hari Nasional, Hari Kemerdekaan, Hari Raja, boleh?”
๐ Salafi Wahabi: “Ya, itu kan perayaan duniawi.”
๐ Ahlussunnah: “Lha, Rasulullah ๏ทบ gak boleh diperingati, tapi hari kemerdekaan boleh?”
๐ Negara boleh dirayakan, tapi Nabi gak boleh dirayakan?
๐ฅ KESIMPULAN:
๐ Salafi Wahabi sering kali bikin aturan sendiri yang justru bertentangan dengan logika.
๐ Kalau kita kritis, banyak kejanggalan dalam cara berpikir mereka.
๐ Islam itu agama yang luas dan penuh hikmah, jangan dibuat sempit dengan pemikiran kaku mereka.
.jpeg)






0 komentar:
Posting Komentar