Doa Mohon Kemudahan Hajat Tercapai

Doa Mohon Kemudahan Hajat Tercapai


رَبَّنَا يَا رَبَّنَا، سَهِّلْ أُمُورَنَا، وَحَصِّلْ مَقَاصِدَنَا، وَبَلِّغْنَا إِلَيْكَ يَا اللَّهُ، يَا رَحْمٰنُ، يَا رَحِيمُ. اللَّهُمَّ ٱجْمَعْنَا هَذَا جَمْعًا مَرْحُومًا


Wahai Tuhan kami, wahai Rabb kami, mudahkanlah segala urusan kami, wujudkanlah semua tujuan kami, dan sampaikanlah kami kepada-Mu, wahai Allah, wahai Dzat yang Maha Pengasih, wahai Dzat yang Maha Penyayang. Ya Allah, jadikanlah pertemuan kami ini sebagai pertemuan yang diberkahi dan penuh rahmat."

اللَّهُمَّ ٱقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا تَحُولُ بِهِ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعْصِيَتِكَ، وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَا بِهِ جَنَّتَكَ، وَمِنَ ٱلْيَقِينِ مَا تُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مَصَائِبَ ٱلدُّنْيَا


"Ya Allah, bagi-bagikanlah kepada kami dari rasa takut kepada-Mu sesuatu yang dapat menghalangi kami dari berbuat maksiat kepada-Mu. Anugerahkanlah kepada kami dari ketaatan kepada-Mu sesuatu yang dapat mengantarkan kami ke surga-Mu. Dan berikanlah kepada kami keyakinan yang dengannya Engkau ringankan bagi kami musibah-musibah dunia.

اللَّهُمَّ مَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّاتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا، وَٱجْعَلْهُ ٱلْوَارِثَ مِنَّا، وَٱجْعَلْ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ ظَلَمَنَا، وَٱنْصُرْنَا عَلَى مَنْ عَادَانَا، وَلَا تَجْعَلْ مُصِيبَتَنَا فِي دِينِنَا، وَلَا تَجْعَلِ ٱلدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا، وَلَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا بِذُنُوبِنَا مَنْ لَا يَخَافُكَ وَلَا يَرْحَمُنَا


Ya Allah, nikmatkanlah pendengaran, penglihatan, dan kekuatan kami selama kami masih hidup, dan jadikanlah semua itu tetap ada pada kami sampai kami wafat. Jadikanlah pembalasan kami terhadap orang yang menzalimi kami. Tolonglah kami terhadap orang yang memusuhi kami. Jangan jadikan musibah kami dalam agama kami. Jangan jadikan dunia sebagai tujuan utama kami, juga jangan sebagai puncak ilmu kami. Jangan pula Engkau kuasakan atas kami, karena dosa-dosa kami, orang yang tidak takut kepada-Mu dan tidak menyayangi kami."


** Doa ini mencerminkan totalitas penghambaan kepada Allah, mencakup permohonan perlindungan, keimanan, keselamatan, serta shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ **

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pandangan Imam Abū Manṣūr al-Māturīdī (w. 333 H) terkait tauhid, sifat-sifat Allah, takwil, anti-tajsîm, iman, qadar, dan posisi mereka terhadap pemikiran Wahhabi

Alam Lahut Jabarut Malakut Nasut

PEMBAHASAN TENTANG HATI DAN RUH DALAM PANDANGAN ULAMA SUFI AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH