Pentingnya Sanad dan Talqin
Sanad (rantai periwayatan) adalah metode para ulama menjaga keaslian ilmu, termasuk dalam tasawuf, tafsir, dan fiqh. Sanad memastikan ilmu sampai secara murni dan sesuai ajaran Nabi ๏ทบ.
Talqin adalah pengajaran yang berkelanjutan dan pendampingan guru kepada murid untuk memahami ilmu agama dan mengamalkannya dengan benar. Tanpa talqin, pemahaman bisa melenceng dan praktik agama menjadi keliru.
Kelompok Salafi-Wahabi sering mengabaikan pentingnya sanad dan talqin, memilih pendekatan “langsung ke teks” tanpa guru atau sanad, yang berisiko menyebabkan kekeliruan dan fanatisme sempit.
Talqin Dzikir Dan Sanad Dalam Tasawuf
Berikut adalah pemaparan panjang tentang pentingnya talqin dzikir dan sanad dalam tasawuf, disertai bantahan terhadap pandangan Salafi-Wahabi yang menolak keduanya:
๐ท Talqin Dzikir dan Sanad dalam Tasawuf: Pilar Spiritual Islam yang Diabaikan Salafi-Wahabi
๐น Apa Itu Talqin Dzikir?
Talqin (ุงูุชูููู) secara bahasa berarti:
“Mengajarkan atau menanamkan sesuatu ke dalam hati atau lisan seseorang.”
Dalam konteks tasawuf, talqin dzikir berarti:
Proses seorang guru mursyid yang membimbing muridnya secara langsung dalam mengucap dan menanamkan dzikir ilahi ke dalam hati murid.
⚠️ Talqin tidak hanya mengajari lafadz, tapi juga mengalirkan ruh spiritual (madad) yang bersambung kepada Rasulullah ๏ทบ melalui silsilah (sanad) para wali dan ulama tasawuf.
๐น Dalil Talqin dan Dzikir Bersanad
๐ QS. Al-Kahfi: 24
“Dan sebutlah (dzikirlah) Tuhanmu jika engkau lupa.”
➡️ Ulama tafsir seperti Imam Al-Qurtubi dan Al-Raghib menafsirkan bahwa dzikir perlu dibiasakan dan diajarkan secara terus-menerus agar tidak dilupakan, termasuk melalui bimbingan (talqin).
๐ Hadis Riwayat Muslim
“Sesungguhnya amal yang pertama kali akan hilang dari umatku adalah khusyu’ dan yang terakhir hilang adalah shalat.”
➡️ Para ulama menafsirkan bahwa dzikir dengan bimbingan talqin adalah sarana membangkitkan khusyu’ yang hilang.
๐น Praktik Talqin Para Sahabat dan Tabi'in
-
Talqin Dzikir kepada orang yang akan wafat:
- Hadis Sahih:
"Talqinlah orang yang akan mati di antara kalian dengan la ilaha illa Allah." (HR. Muslim)
✅ Ini menunjukkan bahwa penanaman kalimat tauhid secara langsung adalah sunnah.
- Hadis Sahih:
-
Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumiddin:
“Seorang guru spiritual membimbing muridnya dalam dzikir, sebab dzikir tanpa bimbingan hanya akan menghasilkan kebiasaan lahiriah, bukan pengaruh batin.”
๐น Pentingnya Sanad dalam Tasawuf
Sanad dalam tasawuf adalah rangkaian hubungan ruhani antara guru dan murid yang bersambung sampai Rasulullah ๏ทบ.
๐งพ Contoh Sanad:
- Mursyid ↔ Murid
- Guru: Imam Junaid al-Baghdadi
- Murid: Sari al-Saqathi
- Dan terus bersambung hingga Rasulullah ๏ทบ
๐ Imam Ibn Sirin berkata:
"Sesungguhnya sanad ini adalah bagian dari agama. Jika tidak ada sanad, maka orang bisa berkata sesukanya." (Muqaddimah Shahih Muslim)
✅ Maka sanad dalam ilmu syariah, hadis, dan tasawuf adalah penjaga keaslian ajaran Islam.
๐น Bantahan Terhadap Salafi-Wahabi
Pandangan Salafi |
Bantahan Ahlussunnah |
|---|---|
Talqin adalah bid’ah |
Talqin adalah sunnah Nabi saat sakaratul maut, dan diamalkan ulama salaf |
Sanad tidak penting, cukup Al-Qur’an dan hadis |
Tanpa sanad, ajaran bisa diselewengkan. Bahkan ilmu hadis dan fikih pun wajib bersanad |
Dzikir cukup sendiri, tak perlu bimbingan |
Tanpa bimbingan, dzikir bisa salah metode, bahkan bisa membawa ke khayalan atau waswas |
๐น Bahaya Menolak Sanad dan Talqin
- ❌ Menyangkal jalur warisan ruhani yang bersambung ke Rasulullah ๏ทบ
- ❌ Rentan mengambil “ilmu laduni” dari khayalan dan hawa nafsu
- ❌ Meremehkan adab dan akhlak dalam dzikir dan ibadah
- ❌ Membentuk pribadi kaku, merasa cukup dengan akal, dan menolak cahaya ruhani dari mursyid
๐น Kesimpulan
✅ Talqin dan sanad tasawuf adalah dua unsur penting dalam menjaga kualitas dzikir dan keselamatan ruhani.
✅ Salafi-Wahabi menolak talqin dan sanad dengan dalih "bid’ah", namun justru membuka ruang bagi kebingungan dan kesesatan spiritual.
✅ Islam bukan sekadar teks, tapi pembinaan batin melalui hubungan ruhani yang murni.
.jpeg)






0 komentar:
Posting Komentar