Rabu, 04 Juni 2025

Penghancuran Oleh Salafi Wahabi

 


Kerusakan situs situs sejarah terutama dihancurkannya beberapa monumen keislaman terdahulu sebagai warisan agama untuk mengenang para leluhur atau pendahulu Islam terkhusus istri nabi Muhammad ﷺ dan para sahabat nabi Muhammad ﷺ yang gugur dimedan jihad. Lebih tepatnya di BAQI' dan monumen sejarah yang lain yang pernah ada.


Penghancuran Situs Sejarah Islam oleh Wahabi: Sebuah Kejahatan terhadap Warisan Umat

Salah satu tragedi terbesar dalam sejarah Islam yang dilakukan oleh Salafi Wahabi adalah penghancuran situs-situs bersejarah Islam, terutama di Jannatul Baqi' dan berbagai tempat suci lainnya di Makkah dan Madinah. Ini bukan sekadar "pembersihan" dari praktik yang mereka anggap bid’ah, tapi lebih pada penghapusan jejak sejarah Islam yang kaya.



1️⃣ Tragedi Penghancuran Jannatul Baqi’


📌 Apa itu Jannatul Baqi’?


👉 Jannatul Baqi’ adalah kompleks pemakaman utama di Madinah yang menjadi tempat peristirahatan banyak sahabat Nabi, keluarga Nabi, dan para tabi’in.


📌 Siapa saja yang dimakamkan di sana?


🔹 Istri-istri Rasulullah ﷺ, termasuk Sayyidah Aisyah.
🔹 Anak-anak Rasulullah ﷺ, termasuk Sayyidah Fatimah Zahra (menurut sebagian riwayat).
🔹 Para sahabat besar, seperti Utsman bin Affan.
🔹 Ulama dan tokoh Islam dari berbagai generasi.


📌 Bagaimana sejarah penghancurannya?


👉 Pada 8 Syawal 1344 H (1925 M), setelah dinasti Saudi-Wahabi menguasai Madinah, mereka menghancurkan seluruh bangunan makam di Baqi’, termasuk kubah dan monumen di atas makam-makam tersebut.


📌 Kenapa Wahabi menghancurkan Baqi’?


👉 Mereka menganggap bahwa membangun kubah atau monumen di atas makam adalah bid’ah dan syirik.


📌 Apa dampaknya bagi umat Islam?


🔹 Kehilangan warisan sejarah yang tak ternilai.
🔹 Menghilangkan jejak para tokoh Islam yang sangat dihormati.
🔹 Menyebabkan kesedihan bagi banyak Muslim di seluruh dunia, terutama pengikut Ahlussunnah wal Jama’ah.


📌 Ironinya?


👉 Makam para raja Saudi tetap dibangun dengan megah, tapi makam keluarga Nabi justru dihancurkan!



2️⃣ Penghancuran Situs Sejarah Islam Lainnya


📌 Bukan hanya Jannatul Baqi’, banyak tempat bersejarah lainnya juga dihancurkan oleh Wahabi!

👉 Makkah dan Madinah yang dulu penuh dengan situs sejarah Islam, kini hanya tersisa sedikit.

🔹 Rumah tempat kelahiran Rasulullah ﷺ → Dijadikan perpustakaan, tapi hampir dihancurkan.
🔹 Rumah Sayyidah Khadijah → Dihancurkan, sekarang jadi toilet umum!
🔹 Makam-makam di Makkah selain Baqi’ → Banyak yang dihancurkan.
🔹 Masjid-masjid kecil bersejarah → Banyak yang dibongkar untuk proyek komersial.


📌 Sementara itu…


👉 Mereka membiarkan hotel-hotel mewah dan pusat perbelanjaan raksasa berdiri di sekitar Masjidil Haram!

👉 Mereka juga membangun Jam Makkah Tower yang menjulang di atas Masjidil Haram, yang justru menyerupai menara-menara Babilonia dalam sejarah!



3️⃣ Apa Tujuan Sebenarnya?


📌 Apakah benar hanya untuk menghindari syirik? Atau ada agenda lain?

💡 Ada banyak teori yang menyebutkan bahwa penghancuran ini bukan sekadar alasan agama, tapi juga bagian dari proyek besar:


1️⃣ Menghilangkan jejak sejarah Islam, agar generasi mendatang tidak mengenal sejarah Islam yang sebenarnya.

2️⃣ Menghapus bukti keberadaan keluarga Nabi dan sahabat tertentu, yang mungkin bertentangan dengan kepentingan mereka.

3️⃣ Mengubah Makkah dan Madinah menjadi kota bisnis dan turisme, bukan lagi pusat spiritual yang penuh dengan peninggalan sejarah.


📌 Siapa yang diuntungkan?


👉 Kelompok yang ingin melemahkan umat Islam dengan menghapus akar sejarahnya.
👉 Pengusaha dan kerajaan yang ingin menjadikan Makkah-Madinah sebagai pusat bisnis, bukan pusat ibadah dan sejarah.



🔥 Kesimpulan: Wahabi adalah Perusak Warisan Islam

📌 Umat Islam kehilangan banyak jejak sejarah karena mereka.
📌 Mereka lebih sibuk menghancurkan makam ulama daripada menghormati mereka.
📌 Dunia Islam seharusnya bersatu untuk menjaga peninggalan sejarah kita sebelum semuanya hilang!

Pertanyaan besar:
👉 Kalau benar mereka ingin menghindari syirik, kenapa makam Nabi Muhammad ﷺ di Madinah tidak dihancurkan?
👉 Apakah mereka takut dengan reaksi dunia Islam

0 komentar:

Posting Komentar