Ada banyak pendapat Salafi Wahabi yang lucu karena kontradiksi logikanya sendiri. Tapi kalau disuruh pilih yang paling lucu, ini beberapa yang benar-benar absurd!
1️⃣ "Jangan Bid’ah, Tapi Pakai Mikrofon di Masjid?"
๐ Salafi Wahabi: “Setiap bid’ah itu sesat! Gak boleh buat ibadah sesuatu yang baru!”
๐ Ahlussunnah: “Jadi mikrofon di masjid buat adzan itu bid’ah gak?”
๐ Salafi Wahabi: “Ehm… itu kan alat bantu, bukan ibadah.”
๐ Ahlussunnah: “Lho, Maulid Nabi juga cuma alat bantu buat ekspresi cinta ke Rasulullah ๏ทบ, kok dibilang bid’ah?”
๐ Mikrofon boleh, tapi Maulid gak boleh? Kontradiksi level dewa!
2️⃣ "Jangan Hormati Ulama, Tapi Hormati Raja?"
๐ Salafi Wahabi: “Jangan terlalu hormat ke ulama, itu bisa ghuluw (berlebihan)!”
๐ Ahlussunnah: “Terus kalau raja atau pangeran datang, kamu berdiri dan hormat?”
๐ Salafi Wahabi: “Ya harus, itu pemimpin negara.”
๐ Ahlussunnah: “Lho, kok pemimpin dunia boleh dihormati, tapi ulama yang warisannya Nabi gak boleh dihormati?”
๐ Kalau ulama dihormati dibilang bid’ah, tapi kalau raja dihormati gak masalah? Aneh banget!
3️⃣ "Jangan Taklid ke Ulama, Tapi Taklid ke Ulama Wahabi?"
๐ Salafi Wahabi: “Jangan ikut ulama madzhab! Harus langsung ke Qur’an dan Hadits!”
๐ Ahlussunnah: “Jadi kamu kalau ada masalah fiqih, pakai pendapat siapa?”
๐ Salafi Wahabi: “Pakai pendapat Syaikh Bin Baz, Albani, Utsaimin.”
๐ Ahlussunnah: “Lha, itu kan taklid juga! Bedanya apa?”
๐ Salafi Wahabi: “….”
๐ Anti taklid tapi malah taklid sama ulama mereka sendiri? Lucu gak tuh?
4️⃣ "Jangan Bertawassul, Tapi Minta Doa ke Ustadz?"
๐ Salafi Wahabi: “Berdoa harus langsung ke Allah! Gak boleh minta perantara!”
๐ Ahlussunnah: “Kalau gitu, kamu kalau sakit, minta ustadz doain gak?”
๐ Salafi Wahabi: “Ya, biar lebih berkah.”
๐ Ahlussunnah: “Lha, kalau ustadz yang masih hidup bisa diminta doanya, kenapa wali yang sudah dekat dengan Allah gak boleh?”
๐ Minta doa ke ustadz boleh, tapi tawassul ke wali dibilang syirik? Logikanya di mana?!
5️⃣ "Ziarah Kubur Gak Boleh, Tapi Wisata ke Dubai Boleh?"
๐ Salafi Wahabi: “Jangan ziarah ke makam ulama, itu bisa syirik!”
๐ Ahlussunnah: “Tapi kalau liburan ke Dubai boleh?”
๐ Salafi Wahabi: “Boleh dong, kan buat refreshing.”
๐ Ahlussunnah: “Lho, ziarah buat ingat mati gak boleh, tapi jalan-jalan buat hiburan malah dianjurkan?”
๐ Giliran ingat mati dilarang, giliran wisata mewah malah semangat!
๐ฅ Kesimpulan: Jangan Sampai Ketipu! ๐ฅ
๐ Salafi Wahabi bikin aturan sendiri yang sering bertentangan dengan logikanya sendiri.
๐ Kalau kita kritis, banyak hal yang kontradiktif dalam ajaran mereka.
๐ Islam itu agama yang luas dan penuh hikmah, jangan dibuat sempit dengan pemikiran kaku mereka.
๐ฅ Lelucon Baru: Logika Absurd ala Salafi Wahabi ๐ฅ
1️⃣ "Jangan Pakai Jampi-Jampi, Tapi Pakai Obat Kimia Boleh?"
๐ Salafi Wahabi: “Jangan pakai ruqyah dengan bacaan yang gak ada di sunnah, itu syirik! Gak boleh pakai jampi-jampi!”
๐ Ahlussunnah: “Terus kalau sakit, kamu minum obat dari dokter?”
๐ Salafi Wahabi: “Ya, harus! Itu kan ilmu medis.”
๐ Ahlussunnah: “Lho, Nabi juga gak pernah minum paracetamol, kok kamu boleh?”
๐ Jampi-jampi dari ayat Al-Qur’an gak boleh, tapi obat buatan orang kafir malah wajib?
2️⃣ "Jangan Cium Tangan Ulama, Tapi Cium Batu Hajar Aswad Boleh?"
๐ Salafi Wahabi: “Jangan cium tangan ulama, itu berlebihan dalam penghormatan!”
๐ Ahlussunnah: “Tapi kalau Hajar Aswad boleh dicium?”
๐ Salafi Wahabi: “Boleh dong, itu sunnah!”
๐ Ahlussunnah: “Lha, kok batu boleh dicium, tapi tangan ulama gak boleh? Batu lebih mulia dari ulama?”
๐ Cium tangan orang soleh haram, tapi cium batu malah sunnah?
3️⃣ "Jangan Mengada-ada dalam Ibadah, Tapi Punya Madzhab Sendiri?"
๐ Salafi Wahabi: “Jangan buat-buat amalan baru, ibadah itu harus sesuai sunnah!”
๐ Ahlussunnah: “Terus kamu ikut madzhab fiqih yang mana?”
๐ Salafi Wahabi: “Kami gak ikut madzhab, langsung ke Al-Qur’an dan Hadits.”
๐ Ahlussunnah: “Lha, itu artinya kamu buat madzhab sendiri, yang baru, yang gak pernah ada sebelumnya! Bukannya itu bid’ah?”
๐ Bilang anti madzhab, tapi malah buat madzhab baru?
4️⃣ "Jangan Tabarruk ke Ulama, Tapi Minum Air Zamzam Boleh?"
๐ Salafi Wahabi: “Jangan cari berkah dari ulama atau orang saleh, itu gak ada dalilnya!”
๐ Ahlussunnah: “Tapi kalau minum air Zamzam, kamu yakin itu berkah?”
๐ Salafi Wahabi: “Ya jelas, kan dari Mekkah!”
๐ Ahlussunnah: “Lho, kok percaya air bisa membawa berkah, tapi gak percaya berkah dari doa ulama?”
๐ Air bisa berkah, tapi ulama yang hafal ribuan hadits gak bisa berkah?
5️⃣ "Jangan Peringati Maulid, Tapi Ngerayain Hari Nasional Boleh?"
๐ Salafi Wahabi: “Jangan peringati Maulid Nabi, itu bid’ah! Nabi gak pernah rayakan!”
๐ Ahlussunnah: “Tapi di negara kamu ada Hari Nasional, Hari Kemerdekaan, Hari Raja, boleh?”
๐ Salafi Wahabi: “Ya, itu kan perayaan duniawi.”
๐ Ahlussunnah: “Lha, Rasulullah ๏ทบ gak boleh diperingati, tapi hari kemerdekaan boleh?”
๐ Negara boleh dirayakan, tapi Nabi gak boleh dirayakan?
๐ฅ KESIMPULAN:
๐ Salafi Wahabi sering kali bikin aturan sendiri yang justru bertentangan dengan Salafush Sholich.
๐ Kalau kita kritis, banyak kejanggalan dalam cara berpikir mereka.
๐ Islam itu agama yang luas dan penuh hikmah, jangan dibuat sempit dengan pemikiran kaku mereka.






0 komentar:
Posting Komentar