Mengamalkan Hizib dan Ratib

 

Mengamalkan Hizib dan Ratib

❌ Tuduhan Wahhabi:

Mengamalkan wirid seperti Hizib Bahr, Hizib Nashr, Ratib Haddad, Ratib al-Attas adalah bid’ah dan tidak ada tuntunannya.

✅ Jawaban Ahlussunnah:

Dalil & Penjelasan:

  • QS. Al-Ahzab: 41–42

    “Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah kamu kepada Allah dengan zikir yang banyak dan bertasbihlah kepada-Nya pagi dan petang.”

  • HR. Muslim

    “Barang siapa mengucapkan ‘La ilaha illallah wahdahu la syarikalah...’ 100x dalam sehari...”
    ➤ Nabi sendiri memberi contoh wirid rutin, dan tidak melarang zikir lain yang tidak bertentangan.

  • Hizib dan ratib adalah kompilasi ayat dan doa yang masyru’ (syar’i) — disusun oleh para wali dan ulama untuk menguatkan ruhani umat Islam.

  • Ijma’ ulama sufi dan jumhur fuqaha menyatakan boleh mengamalkan wirid yang tidak menyelisihi syariat.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pandangan Imam Abū Manṣūr al-Māturīdī (w. 333 H) terkait tauhid, sifat-sifat Allah, takwil, anti-tajsîm, iman, qadar, dan posisi mereka terhadap pemikiran Wahhabi

Alam Lahut Jabarut Malakut Nasut

PEMBAHASAN TENTANG HATI DAN RUH DALAM PANDANGAN ULAMA SUFI AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH