Selasa, 02 Desember 2025

Bantahan Para Ulama' Terhadap Wahhabi lama

 

Ada banyak ulama Sunni yang dengan tegas membantah ajaran Salafi/Wahabi dan menunjukkan kesalahan logika serta penyimpangan mereka dari ajaran Islam yang benar. Beberapa bahkan bisa dikategorikan sebagai bantahan skak mat, karena tidak bisa dibantah dengan mudah oleh pihak Wahabi.


1. Syekh Ahmad bin Zaini Dahlan (Mufti Makkah, W. 1886 M)

📌 Bantahan keras terhadap Wahabi dalam bukunya "Ad-Durar as-Saniyyah fi ar-Radd 'ala al-Wahhabiyyah"

💬 "Mereka (Wahabi) menganggap umat Islam musyrik hanya karena berdoa di dekat makam Nabi atau wali. Padahal para sahabat sendiri bertabaruk dengan Rasulullah ﷺ. Ini adalah pemahaman yang rusak!"

✅ Skak Mat:

  • Para sahabat sendiri melakukan tawassul dan tabarruk, sehingga klaim Wahabi bahwa ini syirik bertentangan dengan praktik Salafus Shalih.
  • Jika tawassul itu syirik, maka para sahabat juga harus dianggap musyrik, yang jelas bertentangan dengan Islam!

📜 Dalil:

  • Umar bin Khattab bertawassul dengan Abbas bin Abdul Muthalib saat meminta hujan (Sahih Bukhari).
  • Makam Nabi pernah dijadikan tempat bertabaruk oleh banyak ulama Islam terdahulu.

⏩ Wahabi tidak bisa menjawab ini kecuali dengan mengabaikan sejarah!


2. Syekh Muhammad Amin al-Kurdi (Ulama Hanbali, W. 1914 M)

📌 Dalam bukunya "Tanwir al-Qulub"

💬 "Wahabi mengaku sebagai pengikut Imam Ahmad bin Hanbal, tetapi justru menentang keyakinan Hanbali yang asli!"

✅ Skak Mat:

  • Imam Ahmad bin Hanbal berakidah Asy’ariyah dalam beberapa hal, sedangkan Wahabi justru menolak Asy’ariyah.
  • Imam Ahmad tidak pernah mengajarkan takfir (mengkafirkan Muslim lain), sementara Wahabi mudah sekali menuduh Muslim lain sebagai musyrik atau ahli bid’ah.

⏩ Jadi, Wahabi justru berkhianat terhadap mazhab Hanbali yang mereka klaim ikuti!


3. Syekh Muhammad al-Buthi (Ulama Besar Suriah, W. 2013 M)

📌 Dalam bukunya "As-Salafiyyah: Marhalah Zamaniyyah La Madzhab Islamiyyah"

💬 "Mengaku Salafi tetapi tidak memiliki sanad keilmuan dari ulama Salaf. Ini hanyalah gerakan baru yang dibuat oleh Muhammad bin Abdul Wahhab!"

✅ Skak Mat:

  • Salafi/Wahabi mengaku mengikuti Salafus Shalih, tapi tidak memiliki sanad keilmuan yang menghubungkan mereka ke ulama Salaf.
  • Madzhab Asy’ariyah dan Maturidiyah memiliki sanad keilmuan langsung ke generasi Salaf, sedangkan Wahabi hanya mengikuti Ibnu Taymiyyah dan Muhammad bin Abdul Wahhab yang datang belakangan.

⏩ Jadi, mereka mengaku Salafi, tetapi justru tidak memiliki keterkaitan langsung dengan Salafus Shalih!


4. Syekh Ahmad al-Khatib al-Minangkabawi (Ulama Besar Indonesia, W. 1916 M)

📌 Dalam kitabnya "Ar-Risalah al-Wahhabiyyah"

💬 "Wahabi muncul dengan pemahaman yang kasar, tidak sopan kepada ulama, dan lebih gemar membid’ahkan daripada mencari ilmu!"

✅ Skak Mat:

  • Mayoritas ulama sejak zaman klasik menerima tasawuf dan ilmu kalam, tetapi Wahabi justru menolak tanpa dasar yang kuat.
  • Mereka lebih suka menghukumi Muslim lain sesat daripada mendalami ilmu Islam dengan benar.

⏩ Jadi, Wahabi sebenarnya bukan gerakan ilmu, tetapi gerakan penghancuran ilmu Islam!


5. Syekh Sayyid Muhammad Alawi al-Maliki (Ulama Makkah, W. 2004 M)

📌 Dalam bukunya "Mafahim Yajibu an Tushahhah"

💬 "Orang yang mengikuti Muhammad bin Abdul Wahhab tidak bisa disebut Salafi, karena mereka justru tidak mengikuti ajaran ulama Salaf!"

✅ Skak Mat:

  • Salafi/Wahabi tidak bisa membuktikan bahwa akidah mereka sesuai dengan akidah Salafus Shalih yang asli.
  • Mereka menolak ziarah kubur, tawassul, dan tabarruk, padahal ini semua dilakukan oleh para sahabat dan ulama Salaf!

⏩ Jadi, mereka hanya mencatut nama Salaf, tetapi hakikatnya justru menyimpang dari ajaran Salaf yang sesungguhnya!


Kesimpulan: Wahabi Kalah Telak dalam Debat dengan Ulama Sunni

✔ Mayoritas ulama Sunni telah membantah Wahabi dengan dalil yang kuat.
✔ Klaim Wahabi sebagai pengikut Salafus Shalih adalah dusta, karena mereka tidak memiliki sanad keilmuan yang jelas.
✔ Banyak pendapat Wahabi justru bertentangan dengan praktik sahabat dan ulama Salaf yang mereka klaim ikuti.
✔ Ulama Sunni Asy’ariyah dan Maturidiyah memiliki sanad ilmu yang jelas ke zaman Salaf, sedangkan Wahabi hanya mengikuti Muhammad bin Abdul Wahhab dan Ibnu Taymiyyah.

⏩ Maka, secara ilmiah dan logika, ajaran Wahabi runtuh total di hadapan ulama Sunni!


0 komentar:

Posting Komentar