Kamis, 17 Juli 2025

14 Keutamaan Beristighfar

 

14 Keutamaan Beristighfar

Keutamaan istighfar – Setiap manusia tidak luput dari dosa, sebagai umat Islam maka untuk mengurangi dosa kita diharapkan untuk banyak-banyak membaca istighfar. Istighfar atau Astaghfirullah al-‘Adzim merupakan salah satu kalimat istimewa dalam Islam. Istighfar adalah kalimat yang memiliki keutamaan dan manfaat bagi yang terus melafalkannya.

Jika ingin mendapatkan keutamaan membaca istighfar maka amalkanlah setiap hari. Membaca istighfar secara harfiah dilakukan dengan mengulang-ulang perkataan dalam bahasa Arab berupa kalimat ‘astaghfirullah’ yang artinya “Saya memohon ampunan kepada Allah”.

Keutamaan Membaca Istighfar 100 Kali, Menghapus Dosa hingga Melancarkan Rezeki

Istighfar merupakan sebuah bacaan yang diperuntukkan memohon ampun kepada Allah SWT. Dengan mengucap Astaghfirullah, seorang hamba menyadari kesalahannya dan berjanji untuk tidak mengulangi lagi.

Meski termasuk amalan ringan, istighfar berguna sebagai cara untuk memohon ampun dan penyempurnaan taubat. Allah sendiri sangat menyukai orang yang meminta ampunan kepada-Nya.

"Sesungguhnya Aku (Allah Ta'ala) mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri." (QS. Al-Baqarah [2]: 222).

Imam an-Nawawi dalam Kitab Al-Adzkar menukil sebuah riwayat dalam Shahih Muslim yang menyebut bahwa Rasulullah SAW beristighfar 100 kali dalam sehari.

Dari al-Gharr al-Muzanny RA, ia mengatakan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda,

"Sesungguhnya hatiku telah lalai, aku beristighfar dalam sehari sebanyak seratus kali."

Diriwayatkan pula dalam Shahih Bukhari, dari Abu Hurairah RA dia katakan, bahwa aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Demi Allah, sungguh aku beristighfar kepada Allah SWT dan bertobat kepada-Nya dalam sehari sebanyak lebih dari tujuh puluh kali."

Untuk memahami lebih dalam lagi tentang istighfar, maka Grameds bisa simak artikel ini sampai selesai, ya.

Pengertian Istighfar

Keutamaan Istighfar
1. Menghapuskan dosa
2. Mendapat kebaikan di dunia
3. Menurunkan hujan yang membawa berkah
4. Mengabulkan doa
5. Melimpahnya rezeki
6. Dimudahkan segala urusan
7. Mendapatkan rahmat
8. Terhindar dari musibah
9. Mendapatkan keberuntungan
10. Ditambah kekuatan
11. Dijauhkan dari setan
12. Membantu membersihkan hati
13. Mengikuti perilaku Rasulullah
14. Dekat dengan Allah

Istighfar Singkat
Bacaan Istighfar saat Fathu Makkah
Sayyidul Istighfar


Pengertian Istighfar

Beristighfar dalam filosofi Islam, bermakna sebagai seseorang yang selalu memohon ampunan atas kesalahan dan terus berusaha untuk menaati perintah Tuhan dan tidak melanggarnya. Istighfar termasuk bacaan yang sering disebut dengan dzikir dengan arti memohon ampunan kepada Allah SWT dan mengingat Allah SWT. Sebagaimana  firman Allah SWT dalam Qur’an Surat Al Kahfi ayat 55 yaitu :

مَا مَنَعَ النَّاسَ اَنْ يُّؤْمِنُوْٓا اِذْ جَاۤءَهُمُ الْهُدٰى وَيَسْتَغْفِرُوْا رَبَّهُمْ اِلَّآ اَنْ تَأْتِيَهُمْ سُنَّةُ الْاَوَّلِيْنَ اَوْ يَأْتِيَهُمُ الْعَذَابُ قُبُلًا

Wa mā mana’an-nāsa ay yu`minū iż jā`ahumul-hudā wa yastagfirụ rabbukum illā an ta`tiyahum sunnatul-awwalīna au ya`tiyahumul-‘ażābu qubulā

Artinya: “Dan tidak ada sesuatupun yang menghalangi manusia dari beriman,ketika petunjuk telah datang kepada mereka, dan dari memohon ampun kepada Tuhannya, kecuali (keinginan menanti) datangnya hukum (Allah yang telah berlalu pada) umat-umat yang dahulu atau datangnya azab atas mereka dengan nyata.” (QS Al-Kahfi: 55)

Manusia beristighfar tidak hanya merasa sudah melakukan dosa saja, tetapi manusia yang menyadari kesalahannya dianjurkan untuk cepat bertobat dengan memperbanyak istighfar agar mendapat ampunan Allah SWT. Menurut penelitian Jurnal Universitas Islam Indonesia terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kecemasan sebelum dan sesudah diberikan terapi Istighfar dan ada juga efek yang dihasilkan oleh terapi.


Keutamaan Istighfar

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa istighfar ini memiliki beberapa keutamaan. Berikut ini keutamaan istighfar.


1. Menghapuskan dosa

Keutamaan membaca istighfar yang pertama yaitu dapat menghapuskan dosa dan mencegah terjadinya azab karena pertaubatan seorang hamba kepada Allah SWT.

Bahkan saat seseorang sungguh-sungguh beristighfar dan bertaubat, Allah SWT akan mengampuni sebanyak apapun dosa yang dilakukan. Seperti terdapat dalam sebuah hadis, yaitu:

قَالَ اللَّهُ يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّكَ مَا دَعَوْتَنِى وَرَجَوْتَنِى غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَا كَانَ فِيكَ وَلاَ أُبَالِى يَا ابْنَ آدَمَ لَوْ بَلَغَتْ ذُنُوبُكَ عَنَانَ السَّمَاءِ ثُمَّ اسْتَغْفَرْتَنِى غَفَرْتُ لَكَ وَلاَ أُبَالِى

Artinya: “Allah berfirman: ‘Wahai anak Adam, sesungguhnya kamu memohon dan berharap kepada-Ku, niscaya Aku mengampunimu betapapun banyaknya (dosa) yang ada pada dirimu dan Aku tidak peduli.” (HR. Tirmidzi)

Manusia adalah makhluk yang tidak luput dari dosa. Oleh karena itu, Allah menjadikan istighfar sebagai penawar untuk meminta ampunan atas dosanya.

Dengan memperbanyak bacaan istighfar, Allah akan menghapus dosa-dosa yang telah dilakukan dan menutup semua keburukan dalam diri manusia. Rasulullah SAW bersabda:

"Allah Ta'ala telah berfirman: Wahai hamba-hamba-Ku, setiap kalian pasti berdosa kecuali yang Aku jaga. Maka beristighfarlah (memohon ampun) kalian kepada-Ku, niscaya kalian Aku ampuni. Dan barangsiapa yang meyakini bahwa Aku punya kemampuan untuk mengampuni dosa-dosanya, maka Aku akan mengampuninya dan Aku tidak peduli (berapa banyak dosanya)." (HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi).

Hal senada juga disebutkan Imam ash-Shiddiq dalam Ushul al-Kafi jilid ke-2 halaman 437. "Barang siapa meminta ampun kepada Allah ketika ia menuju ke tempat tidurnya sebanyak 100 kali, maka runtuhlah segala dosa-dosanya sebagaimana runtuhnya sebuah pohon, sehingga ia tidak lagi memiliki dosa."

2. Mendapat kebaikan di dunia

Kalimat astaghfirullah apabila diucapkan dengan niat yang tulus dan ikhlas bisa mendapatkan ganjaran berupa kebaikan di dunia. Seperti firman Allah SWT dalam Qur’an Surat Hud ayat 3 yaitu sebagai berikut :

Artinya: “Dan minta ampunlah kepada Rabb kalian, dan bertaubatlah. Niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik kepadamu sampai kepada waktu yang sudah ditentukan, dan Dia akan memberikan kepada hambanya yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat.” (Hud: 3)


3. Menurunkan hujan yang membawa berkah

Sesuai dengan firman Allah SWT dalam Qur’an Surat Qaaf ayat 9 yang menyatakan bahwa hujan merupakan berkah yang diturunkan Allah. Seorang muslim yang senantiasa mengucap Istighfar akan diberikan keberkahan berupa hujan. Firman Allah SWT yaitu sebagai berikut:

Artinya: “Dan (dia berkata): ‘Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu. Lalu bertaubat lah kepada-Nya, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang deras untukmu. Dia akan menambahkan kekuatan di atas kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling menjadi orang yang berdosa.” (Hud: 52)

Seorang muslim yang baik bukan mereka yang tidak pernah berbuat salah dan dosa, melainkan mereka yang segera mengintrospeksi diri dan beristighfar di setiap melakukan kesalahannya.

Sudah diketahui oleh banyak umat muslim bahwa istighfar ini memiliki banyak sekali manfaatnya. Selain itu, istighfar juga menjadi obat bagi seorang muslim yang sedang merasa kesulitan. Untuk mengetahui lebih banyak lagi tentang manfaat mengucapkan istighfar, maka kamu bisa membaca buku NIKMATNYA ISTIGHFAR : SATU OBAT UNTUK SEJUTA KESULITAN.


4. Mengabulkan doa

Doa adalah permintaan hamba kepada Allah SWT agar dikabulkan. Berdoa adalah kegiatan seorang hamba untuk memohon sesuatu kepada sang pencipta yaitu Allah SWT. Seorang muslim tentu menginginkan doanya terkabul. Salah satu keutamaan istighfar yaitu mengabulkan doa-doa.

Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Qur’an Surat Hud ayat 61 yaitu:

Wa ilaa Samuda akhohum Saalihaa; qoola yaa qawmi’ budul lahaa maa lakum min ilaahim ghairuhu Huwa ansyaakum minal ardi wasta’ marakum fiihaa fastaghfiruuhu summa tuubuuu ilaih; inna Rabbii Qariibum Mujiib.

Artinya: “Shaleh berkata: ‘Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari tanah dan menjadikan kamu pemakmurnya. Karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertaubatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku amat dekat rahmat-Nya, dan maha mengabulkan doa-doa hamba-Nya.” (Hud: 61).


5. Melimpahnya rezeki

Melimpahnya rezeki merupakan keutamaan berikutnya dari istighfar. Pada saat ini tentu uang sangat berarti. Tetapi jangan terlalu banyak mengandalkan uang sebab uang bisa menjebak anda. Beberapa ujian seorang muslim diantaranya adalah kekayaan sehingga karenanya seorang muslim bisa buta karena harta.

Agar supaya berkah kekayaan kita dengan mengucapkan banyak-banyak istighfar. Sesuai dengan firman Allah SWT Qur’an Surat Nuh ayat 10- 12 yaitu sebagai berikut:

Faqultus taghfiru Robbakum innahu kaana Ghoffaro; Yursilis sama’a ‘alaikum midroro; Wayumdidkum bi am waalinw wa baniina wa yaj’al lakum Jannaatinw wa yaj’al lakum anhaaraa.

Artinya: “Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu. Sesungguhnya Dia adalah Maha pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat dan memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (Nuh: 10-12)

Membaca istighfar 100 kali dapat melancarkan rezeki. Hal ini dijelaskan dalam salah satu hadits dari Abdullah bin Abbas ra, Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa yang senantiasa beristighfar, niscaya Allah akan menjadikan baginya kelapangan dari segala kesedihan yang menderanya, jalan keluar dari segala kesempitan yang dihadapinya dan Allah memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka." (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, al-Baihaqi dan ath-Thabarani)

Meski merupakan amalan yang ringan, Rasulullah menganjurkan untuk membaca istighfar 100 kali sehari. Ternyata dengan rutin membaca istighfar, banyak manfaat yang akan diperoleh umat muslim.


6. Dimudahkan segala urusan

Keutamaan istighfar yang berikutnya adalah dimudahkan segala urusan yang dikerjakan. Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang artinya:

“Barangsiapa yang memperbanyak istighfar, Allah akan melapangkan kesusahannya, mengeluarkannya dari kesempitan dan memberinya rizki dari jalan yang tidak disangka-sangka.” (Hadis Riwayat Muslim).


7. Mendapatkan Rahmat

Rahmat didapat jika kita selalu beristighfar.  Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam Qur’an Surat An Naml ayat 46 yaitu sebagai berikut:

Artinya: “Dia (Shalih) berkata: ‘Hai kaumku, mengapa kalian meminta disegerakan suatu keburukan sebelum kebaikan? Mengapakah kalian tidak memohon ampun kepada Allah supaya kalian mendapatkan rahmat.” (QS An-Naml: 46)

Hamba yang membaca istighfar karena sadar melakukan perbuatan dosa akan mendapat balasan berupa surga. Allah berfirman dalam surat Ali Imran ayat 135-136 yang artinya:

"Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun (istighfar) terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya adalah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal."

8. Terhindar dari musibah

Musibah bisa datang kepada siapa saja tetapi musibah juga bisa dihindari dengan sering membaca istighfar. Sesuai dengan firman Allah SWT dalam Qur’an Surat Al Anfal ayat 33 yaitu sebagai berikut:

“Dan Allah tidak akan menyiksa mereka sedang mereka dalam keadaan beristighfar.” [Al-Anfal: 33]

Allah SWT juga pernah menjelaskan melalui firmannya, bahwa yang menyelamatkan nabi Yunus dari dalam perut ikan paus ialah kalimat istighfar salah satunya. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Qur’an Surat Ash Shaffat ayat 143-144 sebagai berikut:

“Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk sebagai orang-orang yang banyak bertasbih, niscaya ia akan tetap tinggal di dalam perut ikan itu sampai hari kebangkitan.” [Ash-Shaffat: 143-144]

Pada ayat lain, juga menjelaskan bentuk tasbih Nabi Yunus yang merupakan salah satu makna istighfar, yaitu dalam firman-Nya Qur’an Surat Al Anbiya ayat 87 yaitu :

“Tiada sesembahan (yang hak), kecuali Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya saya termasuk ke dalam golongan orang-orang zalim.” [Al-Anbiya`: 87]

Sebagai seorang muslim, tentunya kita tak asing dengan bacaan istighfar. Bacaan istighfar, astaghfirullahal adzim, adalah bacaan istimewa. Bacaan ini mengandung arti bahwa kita memohon ampunan kepada Allah. Bacaan ini memiliki banyak keutamaan.


9. Mendapatkan keberuntungan

Orang yang banyak membaca kalimat thayyibah ini, akan mendapatkan keberuntungan terutama di akhirat. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:

طُوبَى لِمَنْ وَجَدَ فِى صَحِيفَتِهِ اسْتِغْفَارًا كَثِيرًا

Artinya: “Beruntunglah orang yang di dalam catatan amalnya terdapat istighfar yang banyak.” (HR Ibnu Majah).


10. Ditambah kekuatan

Keutamaan istighfar selanjutnya adalah ditambah kekuatan dari Allah SWT. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Qur’an Surat Hud ayat 52 yaitu sebagai berikut :

وَيَا قَوْمِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا وَيَزِدْكُمْ قُوَّةً إِلَى قُوَّتِكُمْ وَلَا تَتَوَلَّوْا مُجْرِمِينَ

Artinya: “Dan (dia berkata): ‘Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa.” (QS Hud: 52).


11. Dijauhkan dari Setan dan Neraka

Cerminan dari iblis yaitu sifat buruk dari setannya atau sifat yang tercela. Dengan mengucapkan istighfar maka akan terjauh dari godaan-godaan setan yang mengarah kepada hal-hal yang tidak dibenarkan.

Memperbanyak membaca istighfar dapat menjauhkan manusia dari api neraka. Bahkan Allah SWT berjanji akan memasukkan umat muslim ke surga bagi yang rutin membaca istighfar.

"Hudzaifah berkata: Saya adalah orang yang tajam lidah terhadap keluargaku. Wahai Rasulullah, aku takut kalau lidahku itu menyebabkan aku masuk neraka. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, bersabda: Dimana posisimu terhadap istighfar? Sesungguhnya, aku senantiasa beristighfar kepada Allah sebanyak seratus kali dalam sehari semalam." (HR. Nasa'i, Ibnu Majah dan al-Hakim).


12. Membantu membersihkan hati

Dengan membaca istighfar maka  seseorang berarti tidak lupa akan Tuhannya dan seseorang sadar akan kesalahan atau kelalaian yang dibuatnya.

Jika membaca istighfar membuat hati tenang maka istighfar juga dapat membersihkan hati dari hal-hal yang buruk yang datang dari luar maupun dari dalam jiwa. Dengan membaca istighfar dapat membuat hati seorang hamba menjadi tenang. Segala kesedihan karena dosa-dosa yang diperbuat akan dihilangkan oleh Allah. Dalam surat Hud ayat 3, Allah berfirman:

"Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang berbuat baik. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat."


13. Mengikuti perilaku Rasulullah

Berdasarkan salah satu hadist Rasulullah SAW bahwa mengucap istigfar akan membawa ketenangan dan Allah SWT akan memberikan jalan keluar dari setiap kesempitan serta memberikan rezeki tanpa diduga.

Sunnah merupakan cerminan atau anjuran yang dilakukan seperti Rasulullah SAW. Maka dari itu seperti yang dikatakan oleh Rasulullah SAW bahwa mengucapkan istighfar akan membawa banyak manfaat.


14. Dekat dengan Allah

Istighfar akan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Apalagi ketika kita taat melakukan ibadah wajib dan menjalankan ibadah sunnah maka secara tidak sadar kita menjadi dekat dengan Allah. Allah bersama hambanya yang taat beribadah.

Membaca istighfar juga salah satu cara untuk beribadah kepada Allah. Melalui bacaan-bacaan istighfar, senantiasa dekat dengan Allah.


Istighfar Singkat

Membaca istighfar singkat tercantum dalam hadist shahih Muslim, Rasulullah SAW biasa membaca istighfar ini tiga kali setelah selesai shalat. Bacaannya sebagai berikut:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah.”

Ada juga yang lebih panjang sedikit tapi tetap tergolong singkat.

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung.”


Bacaan Istighfar saat Fathu Makkah

Dalam riwayat Imam Muslim, Aisyah RA menyebutkan bahwa bacaan istighfar ini sering dibaca oleh Rasulullah SAW, salah satunya pada saat Fathu Makkah.

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

Artinya: “Maha Suci Allah dan dengan memuji-Nya, aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya.”


Sayyidul Istighfar

Ini adalah bacaan Istighfar yang sangat istimewa. Meski lafadznya lebih panjang daripada bacaan lainnya, tetapi sangat ringan jika dibandingkan keutamaannya yang luar biasa.

Rasulullah bersabda bahwa siapapun yang membacanya di siang hari dengan yakin kemudian meninggal di hari itu, maka ia termasuk penghuni surga.

Dan siapa yang membacanya di malam hari dengan yakin kemudian ia meninggal di malam itu, maka ia juga termasuk penghuni surga. Bacaan sayyidul Istighfar tersebut yakni:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّى ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ ، خَلَقْتَنِى وَأَنَا عَبْدُكَ ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَىَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِى ، اغْفِرْ لِى ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya: “Ya Allah, Engkau Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau, Engkau Yang telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berusaha semampuku untuk selalu berada dalam pemeliharaan dan janjiMu.

Aku Berlindung kepadaMu dari akibat buruk perbuatanku. Hamba mengakui nikmat-Mu atas diriku dan aku juga mengakui betapa besarnya kesalahanku. Maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.”

Dari semua pembahasan di atas dapat dikatakan bahwa, sebaiknya setiap muslim mengucapkan istighfar walaupun tidak sedang melakukan kesalahan. Demikian pembahasan tentang istighfar hingga keutamaan istighfar. Semoga semua pembahasan di atas bermanfaat untuk kamu

120 Kata-Kata Bijak Ali Bin Abi Thalib

 

120 Kata-Kata Bijak Ali Bin Abi Thalib yang Penuh Makna, Menyentuh dan Memotivasi

Sayyidina Ali bin Abi Thalib adalah salah seorang sahabat karib nabi Muhammad SAW. Ali bin Abi Thalib dikenal sebagai sosok yang bijak dalam memberikan petuah dan nasihat. Beliau sendiri adalah pemeluk agama Islam pertama, yang memiliki banyak sekali kata-kata bijak sebagai inspirasi manusia dalam menjalani kehidupan.

20 Kata-Kata Bijak Ali Bin Abi Thalib Penuh Makna

✓ Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup dan yang paling pahit ialah berharap kepada manusia. – Ali bin Abi Thalib

✓ Janganlah engkau mengucapkan perkataan yang engkau sendiri tak suka mendengarnya jika orang lain mengucapkannya kepadamu. – Ali bin Abi Thalib

✓ Lidah orang yang berakal berada di belakang hatinya, sedangkan hati orang bodoh berada di belakang lidahnya. – Ali bin Abi Thalib

✓ Jangan gunakan ketajaman kata-katamu pada ibumu yang mengajarimu cara berbicara. – Ali bin Abi Thalib

✓ Kemarahan dimulai dengan kegilaan dan berakhir dengan penyesalan. – Ali bin Abi Thalib

✓ Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapapun. Karena yang menyukaimu tidak membutuhkan itu, dan yang membencimu tidak mempercayai itu. – Ali bin Abi Thalib

✓ Jadilah seperti bunga yang memberikan keharuman bahkan kepada tangan yang telah merusaknya. – Ali bin Abi Thalib

✓ Jangan membenci siapapun, tak peduli seberapa banyak kesalahan yang mereka lakukan terhadapmu. Hiduplah dengan rendah hati, tak peduli seberapa banyak kekayaanmu. Berpikirlah positif, tak peduli seberapa keras kehidupan yang kamu jalani. Berikanlah banyak, meskipun menerima sedikit. Tetaplah menjalin hubungan dengan orang-orang yang telah melupakanmu, maafkanlah orang yang berbuat salah padamu, dan jangan berhenti mendoakan yang terbaik untuk orang yang kau sayangi. – Ali bin Abi Thalib

✓ Orang yang cantik tidak selamanya orang baik, tapi orang yang baik selalu cantik. – Ali bin Abi Thalib

✓ Lepaskan segala sesuatu yang membuatmu stres dan sedih. – Ali bin Abi Thalib

✓ Tubuh dibersihkan dengan air. Jiwa dibersihkan dengan air mata. Akal dibersihkan dengan pengetahuan. Dan jiwa dibersihkan dengan cinta. – Ali bin Abi Thalib

✓ Jangan menganggap diamnya seseorang sebagai sikap sombongnya, bisa jadi dia sedang sibuk bertengkar dengan dirinya sendiri. – Ali bin Abi Thalib

✓ Jangan biarkan hatimu berlarut-larut dalam kesedihan atas masa lalu, atau itu akan membuatmu tidak akan pernah siap untuk menghadapi apa yang akan terjadi. – Ali bin Abi Thalib

✓ Orang yang pesimis selalu melihat kesulitan di setiap kesempatan, tapi orang yang optimis selalu melihat kesempatan dalam setiap kesulitan. – Ali bin Abi Thalib

✓ Diberkatilah dia yang kesalahannya sendiri mampu mencegahnya dari melihat kesalahan orang lain. – Ali bin Abi Thalib

✓ Sebagian obat justru menjadi penyebab datangnya penyakit, sebagaimana sesuatu yang menyakitkan adakalanya justru menjadi obat penyembuh. – Ali bin Abi Thalib

✓ Jangan biarkan kesulitan membuatmu gelisah. Karena bagaimanapun juga hanya di malam yang paling gelap bintang-bintang tampak bersinar lebih terang. – Ali bin Abi Thalib

✓ Teman sejati adalah dia yang selalu memberi nasihat ketika melihat kesalahanmu dan dia yang mau membelamu di saat kamu tidak ada. – Ali bin Abi Thalib

✓ Aku tidak akan meninggalkan Sunah Nabi demi kepentingan siapapun. – Ali bin Abi Thalib

✓ Firman Allah adalah obat bagi hati. – Ali bin Abi Thalib

20 Kata-Kata Bijak Ali Bin Abi Thalib Menyentuh Hati

✓ Memaafkan adalah kemenangan terbaik. – Ali bin Abi Thalib

✓ Lebih mudah mengubah gunung menjadi debu daripada menanamkan cinta di hati yang dipenuhi dengan kebencian. – Ali bin Abi Thalib

✓ Jangan pernah mengambil keputusan ketika sedang marah dan jangan pernah mengumbar janji ketika sedang bergembira. – Ali bin Abi Thalib

✓ Ya Allah, saat aku kehilangan harapan dan rencana, tolong ingatkan aku bahwa cinta-Mu jauh lebih besar daripada kekecewaanku, dan rencana yang Engkau siapkan untuk hidupku jauh lebih baik daripada impianku. – Ali bin Abi Thalib

✓ Dia yang menaruh kepercayaan pada dunia, maka dunia akan mengkhianatinya. – Ali bin Abi Thalib

✓ Lebih baik mendengarkan musuh yang bijak daripada meminta nasihat dari teman yang bodoh. – Ali bin Abi Thalib
✓ Sembunyikanlah kebaikan yang kamu lakukan, dan biarkan kebaikan yang telah kamu lakukan itu hanya diketahui olehmu. – Ali bin Abi Thalib

✓ Ada dua jenis manusia:
1) mereka yang mencari tapi tidak bisa menemukan, dan
2) mereka yang menemukan tapi masih menginginkan lebih. – Ali bin Abi Thalib

✓ Jangan besarkan anakmu dengan cara orangtuamu membesarkanmu dulu, karena mereka lahir di zaman yang berbeda. – Ali bin Abi Thalib

✓ Selalu ada cahaya bagi orang yang mau melihat. – Ali bin Abi Thalib

✓ Orang yang penuh harap akan terus mencari, sementara orang yang penuh ketakutan akan melarikan diri. – Ali bin Abi Thalib

✓ Yakinlah, ada sesuatu yang menantimu setelah sekian banyak kesabaran (yang kau jalani), yang akan membuatmu terpana hingga kau lupa betapa pedihnya rasa sakit. – Ali bin Abi Thalib

✓ Kemarahan itu seperti bola api, tapi jika kamu menelannya, itu akan lebih manis daripada madu. – Ali bin Abi Thalib

✓ Ucapan itu seperti obat, dosis kecilnya bisa menyembuhkan tapi jika berlebihan bisa membunuh. – Ali bin Abi Thalib

✓ Tidak ada yang lebih menyakiti hati daripada dosa. – Ali bin Abi Thalib

✓ Jika kamu ingin menguji karakter seseorang, hormati dia. Jika dia memiliki karakter yang bagus, dia akan lebih menghormatimu, namun jika dia memiliki karakter buruk, dia akan merasa dirinya paling baik dari semuanya. – Ali bin Abi Thalib

✓ Berhentilah membahas apa yang tidak kamu ketahui dan membicarakan tentang apa yang tidak menjadi perhatianmu. – Ali bin Abi Thalib

✓ Betapa terhormatnya ilmu, karena orang yang tidak memilikinya mengatakan bahwa dia memiliki ilmu. dan betapa tidak terhormatnya kebodohan, karena orang yang memilikinya mengatakan bahwa dia tidak bodoh. – Ali bin Abi Thalib

✓ Jangan merasa kesepian berada di atas jalan kebenaran hanya karena sedikitnya orang yang berada di sana. – Ali bin Abi Thalib

✓ Banyak permasalahan pelik yang berhasil diselesaikan dengan sikap bermurah hati. – Ali bin Abi Thalib

20 Kata-Kata Bijak Ali Bin Abi Thalib Sejukkan Hati

✓ Ada dua cara untuk menjalani hidup yang menyenangkan, entah itu di dalam hati seseorang ataukah dalam doa seseorang. – Ali bin Abi Thalib

✓ Sabar sesaat saja di saat marah akan menyelamatkan kita dari ribuan penyesalan. – Ali bin Abi Thalib

✓ Kehidupan ini tidak lain hanyalah seperti bayangan awan, mimpinya seorang yang tertidur. – Ali bin Abi Thalib

✓ Berikan perhatian dan bersikap baiklah kepada istrimu. Dia adalah bunga yang lembut, bukan budak rumah tanggamu. – Ali bin Abi Thalib

✓ Jagalah dirimu dari sifat marah. Karena kemarahan itu dimulai dengan kegilaan dan berakhir dengan penyesalan. – Ali bin Abi Thalib

✓ Aku akan terus bersabar, bahkan sampai kesabaran itu sendiri merasa lelah dengan kesabaranku. – Ali bin Abi Thalib

✓ Berikan ribuan kesempatan kepada lawan untuk menjadi kawan, tapi jangan berikan satu kesempatan pun bagi kawan untuk menjadi lawan. – Ali bin Abi Thalib

Abaikan rasa sakit, atau jika tidak maka kamu tidak akan pernah merasa bahagia. – Ali bin Abi Thalib

✓ Kehidupan itu cuma dua hari saja. Satu hari untukmu, satu hari melawanmu. Maka pada saat ia untukmu, jangan bangga dan gegabah; dan pada saat ia melawanmu bersabarlah. Keduanya adalah ujian bagimu. – Ali bin Abi Thalib

✓ Seorang teman tidak bisa dianggap teman sampai ia diuji dalam tiga kesempatan: 1) di saat membutuhkan, 2) di belakangmu, dan 3) setelah kematianmu. – Ali bin Abi Thalib

✓ Tidak ada yang bisa menjaga rahasiamu lebih baik daripada dirimu sendiri, maka jangan salahkan siapa pun orang yang mengungkapkan rahasiamu karena kamu sendiri tidak bisa menyembunyikannya. Rahasiamu adalah tawananmu, yang jika dilepaskan, itu akan membuatmu menjadi tahanan. – Ali bin Abi Thalib

✓ Jangan mengikuti mayoritas, tapi ikutilah jalan kebenaran. Hiduplah di dunia ini layaknya seorang pengembara, dan tinggalkan setiap kenangan manis di belakangmu. Sesungguhnya kita hanyalah tamu di sini, dan setiap tamu harus segera pergi. – Ali bin Abi Thalib

✓ Jangan katakan pada Allah ‘aku punya masalah besar’, tetapi katakan pada masalah bahwa ‘aku punya Allah Yang Maha besar’. – Ali bin Abi Thalib

✓ Orang yang dapat menjadi tuan bagi dirinya, menjadi pemandu untuk nafsunya dan menjadi kapten untuk bahtera kehidupannya. – Ali bin Abi Thalib

✓ Balas dendam terbaik adalah dengan menjadikan dirimu lebih baik. – Ali bin Abi Thalib

✓ Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup. Dan yang paling pahit ialah berharap pada manusia. – Ali bin Abi Thalib

Tubuh dibersihkan dengan air. Jiwa dibersihkan dengan air mata. Akal dibersihkan dengan pengetahuan. Dan jiwa dibersihkan dengan cinta. – Ali bin Abi Thalib

✓ Ucapan sahabat yang jujur lebih besar harganya daripada harta benda yang diwarisi dari nenek moyang. – Ali bin Abi Thalib

✓ Jadilah manusia yang baik dalam pandangan Allah. Jadilah manusia yang buruk dalam pandangan sendiri. Jadilah manusia yang biasa dalam pandangan orang lain. – Ali bin Abi Thalib

✓ Jangan menasihati orang bodoh, karena dia akan membencimu. Nasihatilah orang yang berakal, karena dia akan mencintaimu. – Ali bin Abi Thalib

20 Kata-Kata Bijak Ali Bin Abi Thalib Penuh Inspirasi

✓ Pergunjingan adalah puncak kemampuan orang-orang yang lemah. – Ali bin Abi Thalib

✓ Selemah-lemah manusia ialah orang yang tak mau mencari sahabat. Dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yang menyia-nyiakan sahabat yang telah dicari. – Ali bin Abi Thalib

✓ Jika ada kata-kata yang melukai hati, menunduklah dan biarkan ia melewatimu. (jangan dimasukkan hati agar tidak lelah hatimu). – Ali bin Abi Thalib

✓ Tiga macam orang yang tidak diketahui kecuali dalam tiga situasi: 1) Tidak diketahui orang pemberani kecuali dalam situasi perang;
2) Tidak diketahui orang yang penyabar kecuali ketika sedang marah;
3) Tidak diketahui sebagai teman kecuali ketika temannya sedang butuh. – Ali bin Abi Thalib

✓ Tiada kekayaan yang lebih utama daripada akal. Tiada keadaan lebih menyedihkan daripada kebodohan. Tiada warisan yang lebih baik daripada pendidikan. Dan tiada pembantu yang lebih baik daripada musyawarah. – Ali bin Abi Thalib

✓ Dirimu yang sebenarnya adalah apa yang kamu lakukan di saat tiada orang yang melihatmu. – Ali bin Abi Thalib

✓ Orang yang suka berkata jujur mendapatkan tiga hal; kepercayaan, cinta dan rasa hormat. – Ali bin Abi Thalib

✓ Sungguh wanita mampu menyembunyikan cinta selama 40 tahun, namun tak sanggup menyembunyikan cemburu meski hanya sesaat. – Ali bin Abi Thalib

✓ Cintailah kekasihmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi musuhmu. Dan bencilah musuhmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi kekasihmu. – Ali bin Abi Thalib

✓ Angin tak berhembus untuk menggoyangkan pepohonan, melainkan menguji kekuatan akarnya. – Ali bin Abi Thalib
✓ Jangan pernah merasa kesepian di atas jalan kebenaran hanya karena sedikitnya orang yang berada di sana. – Ali bin Abi Thalib

✓ Diam sampai engkau diminta untuk berbicara, lebih baik daripada kau terus berbicara sampai diminta untuk diam. – Ali bin Abi Thalib

✓ Janganlah engkau mengucapkan perkataan yang engkau sendiri tak suka mendengarnya jika orang lain mengucapkannya kepadamu. – Ali bin Abi Thalib

✓ Takwa adalah takut kepada Allah, melaksanakan segala sesuatu yang datang dari-Nya, ridha dengan karunia-Nya walaupun sedikit, dan menyiapkan diri untuk menyambut kematian. – Ali bin Abi Thalib

✓ Orang yang tidak menguasai matanya, hatinya tidak ada harganya. – Ali bin Abi Thalib

✓ Bila kau cemas dan gelisah akan sesuatu masuklah ke dalamnya, sebab ketakutan menghadapinya lebih mengganggu daripada sesuatu yang kau takuti sendiri. – Ali bin Abi Thalib

✓ Telanlah amarahmu, sebab kau tidak pernah menemukan minuman yang dapat meninggalkan rasa lebih manis daripada itu. – Ali bin Abi Thalib

✓ Sesungguhnya mengikuti hawa nafsu dapat menghalanginya dari kebenaran dan panjang angan-angan dapat membuatnya lupa akhirat. – Ali bin Abi Thalib

✓ Kezaliman akan terus ada, bukan karena banyaknya orang-orang jahat, tapi karena diamnya orang baik. – Ali bin Abi Thalib

✓ Jadilah orang yang dermawan, tapi jangan menjadi pemboros. Jadilah orang yang hidup sederhana, tapi jangan menjadi orang yang kikir. – Ali bin Abi Thalib

20 Kata-Kata Bijak Ali Bin Abi Thalib yang Memotivasi

✓ Orang yang suka berkata jujur mendapatkan tiga hal: kepercayaan, cinta, dan rasa hormat. – Ali bin Abi Thalib

✓ Jangan membenci siapapun, tidak peduli berapa banyak mereka bersalah padamu. – Ali bin Abi Thalib

✓ Barangsiapa menyalakan api fitnah, maka dia sendiri yang akan menjadi bahan bakarnya. – Ali bin Abi Thalib

✓ Dua jenis manusia yang tak akan merasa kenyang selama-lamanya: pencari ilmu dan pencari harta. – Ali bin Abi Thalib

✓ Ikatlah ilmu dengan menulis. – Ali bin Abi Thalib

✓ Sifat pemarah adalah musuh utama akal. – Ali bin Abi Thalib

✓ Cintailah kekasihmu sekadarnya saja, siapa tahu ia akan menjadi musuhmu. Dan bencilah musuhmu sekadarnya saja, siapa tahu nanti ia akan menjadi kekasihmu. – Ali bin Abi Thalib

✓ Sungguh wanita mampu menyembunyikan cinta selama 40 tahun, namun tak sanggup menyembunyikan cemburu meski hanya sesaat. – Ali bin Abi Thalib

✓ Dosa yang paling berbahaya adalah dosa yang diremehkan oleh pelakunya. – Ali bin Abi Thalib

✓ Pengkhianatan yang paling besar adalah pengkhianatan umat, sedang pengkhianat yang paling keji yaitu pengkhianatan pemimpin. – Ali bin Abi Thalib

✓ Aku tidak sebaik yang kau ucapkan, tapi aku juga tidak seburuk apa yang terlintas di dalam hatimu. – Ali bin Abi Thalib

✓ Bukan kesulitan yang membuat kita takut, tapi ketakutan yang membuat kita sulit. – Ali bin Abi Thalib

✓ Apabila sesuatu yang kau senangi tidak terjadi maka senangilah apa yang terjadi. – Ali bin Abi Thalib

✓ Berpikirlah positif, tidak peduli seberapa keras kehidupanmu. – Ali bin Abi Thalib

✓ Saat aku kehilangan harapan dan rencana, tolong ingatkan aku bahwa cinta-Mu jauh lebih besar daripada kekecewaanku, dan rencana yang Engkau siapkan untuk hidupku jauh lebih baik daripada impianku. – Ali bin Abi Thalib

✓ Yakinlah, ada sesuatu yang menantimu setelah sekian banyak kesabaran yang kau jalani, yang akan membuatmu terpana hingga kau lupa betapa pedihnya rasa sakit. – Ali bin Abi Thalib

✓ Jangan katakan pada Allah ‘aku punya masalah besar’, tetapi katakan pada masalah bahwa ‘aku punya Allah Yang Maha Besar. – Ali bin Abi Thalib

✓ Seseorang yang putus asa melihat kesulitan dalam setiap kesempatan, tetapi orang yang optimis melihat peluang dalam setiap kesulitan.– Ali bin Abi Thalib

✓ Manusia yang paling lemah adalah orang yang tidak mampu mencari teman. Namun yang lebih lemah dari itu adalah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyia-nyiakannya. – Ali bin Abi Thalib

✓ Apabila kau jatuh miskin, berdaganglah dengan Allah, yaitu dengan cara memperbanyak sedekah. – Ali bin Abi Thalib

Selesai

AWAS DOSA BERANTAI TAK TERAMPUNI (

 

AWAS DOSA BERANTAI TAK TERAMPUNI (DOSA BERANTAI)

Apakah itu yang dimaksud dengan dosa berantai ?

Dosa berantai adalah dosa yang diakibatkan oleh perbuatan buruk seseorang yang mengakibatkan perbuatan tersebut ditiru oleh orang lain. kemudian orang lain berbuat yang sama dengan yang dia perbuat.

SIAPA SAJA YANG BERPOTENSI  DAPAT DOSA BERANTAI ?

✓ Orang orang yang mempertontonkan suatu tontonan yang buruk dan diharamkan oleh agama, maka mereka akan selalu berdosa selama ada orang yang menontonnya yang dipertontonkannya.

✓ Orang orang yang menyebarkan berita bohong atau fitnah dan mereka yang membenarkannya sebelum terbukti maka kedua golongan tersebut berdosa. Dan yang paling Besar dosanya adalah mempunyai andil terbesar dalam penyebaran berita bohong tersebut.

✓ Orang orang yang menampilkan tontonan baik secara nyata ataupun didunia maya, jika menjadi sebab  terganggu ketenangan hati, fikiran dan hak hak penonton, maka penampil tontonan akan mendapatkan dosa.

✓ Orang yang dengan sengaja mempengaruhi orang banyak baik secara nyata ataupun didunia maya untuk berbuat keburukan atau kejahatan.

✓ Pemimpin kelompok atau golongan yang biasanya memerintahkan dan mencontohkan perbuatan yang buruk dan jahat.

✓ Pemerintah yang tidak amanah dimana kesalahannya kepada orang banyak dan sulit meminta maaf. Dan yang membuat peraturan yang menganiaya hak rakyat. Dan pemerintah yang dengan kekuasaannnya memerintahkan perbuatan buruk dan jahat.

✓ Orang orang yang menampilkan keburukan dan kejahatan kemudian ada yang menirunya.

✓ Orang yang menceritakan perbuatan buruknya pada suatu malam, lalu dia mengabarkannya atau menceritakannya pada pagi hari kepada orang lain lalu orang lain menirunya.

✓ Orang memerintahkan perbuatan buruk kepada seseorang. Maka orang yang diperintah dan yang memerintah mendapatkan dosa yang sama.

✓ Bila orang enggan melakukan perbuatan buruk dan jahat, tapi kemudian dipaksanya untuk melakukannya, maka yang berdosa hanya orang yang memaksa. (Seperti orang yang dipaksa membunuh berzina pencuri dan Berbagai Macam Perbuatan yang dilarang oleh agama, maka jika melakukannya di bawah paksaan maka dia tidak terkena dosa)

✓ Setiap orang yang memerintahkan kejahatan maka dia akan selalu mendapatkan dosa.

✓ Bilamana orang-orang yang diperintahkan untuk berbuat buruk dan jahat tersebut melakukannya, maka selama itu pula orang yang memerintahkan mendapatkan dosanya.

✓ Bilamana orang-orang yang meniru perbuatan buruk dan jahatnya tersebut selalu melakukannya, maka selama itu pula orang yang mencontohkan keburukan dan kejahatan itu mendapatkan dosanya.

Keadaan ini adalah penyebab tidak dirmterimanya Taubat karena mereka yang melakukan dan mencontoh perbuatan dosa itu tidak berhenti memperbuatnya.

Dan sebagai ummat Islam, yang beriman kepada Allah Bacalah Kalamullah ini :

✓ Pembawa berita bohong tidak membawa akibat buruk bagi yang ia tuduhkan bahkan itu adalah membaikkan. Namun bagi penyebar berita bohong akan dapat hukuman Allah atas dosa yang dibuatnya. Dan yang paling berperan akan mengambil bagian siksaan yang terbesar. ( Serapan dari Q.S An-Nur [24] : 11).

✓ Semestinya setelah beredar berita-berita bohong itu orang-orang yang beriman harusnya meletakkan sangka yang baik dan mengatakan bahwa berita ini adalah bohong belaka? (Serapan dari Q.S An-Nur [24] : 12)

✓ Jangan langsung menyambut berita bohong itu dari pernyataan ke pernyataan, dan mengatakan perkara yang sama sekali tidak diketahui, itu dosa besar pada Pandangan Allah. (Serapan dari Q.S An-Nur [24] : 15).

AWAS DOSA BERANTAI TAK TERAMPUNI

Apakah itu yang dimaksud dengan dosa berantai ?

Dosa berantai adalah dosa yang diakibatkan oleh perbuatan buruk seseorang yang mengakibatkan perbuatan tersebut ditiru oleh orang lain. kemudian orang lain berbuat yang sama dengan yang dia perbuat.


SIAPA SAJA YANG BERPOTENSI  DAPAT DOSA BERANTAI ?

✓ Orang orang yang mempertontonkan suatu tontonan yang buruk dan diharamkan oleh agama, maka mereka akan selalu berdosa selama ada orang yang menontonnya yang dipertontonkannya.

✓ Orang orang yang menyebarkan berita bohong atau fitnah dan mereka yang membenarkannya sebelum terbukti maka kedua golongan tersebut berdosa. Dan yang paling Besar dosanya adalah mempunyai andil terbesar dalam penyebaran berita bohong tersebut.

✓ Orang orang yang menampilkan tontonan baik secara nyata ataupun didunia maya, jika menjadi sebab  terganggu ketenangan hati, fikiran dan hak hak penonton, maka penampil tontonan akan mendapatkan dosa.

✓ Orang yang dengan sengaja mempengaruhi orang banyak baik secara nyata ataupun didunia maya untuk berbuat keburukan atau kejahatan.

✓ Pemimpin kelompok atau golongan yang biasanya memerintahkan dan mencontohkan perbuatan yang buruk dan jahat.

✓ Pemerintah yang tidak amanah dimana kesalahannya kepada orang banyak dan sulit meminta maaf. Dan yang membuat peraturan yang menganiaya hak rakyat. Dan pemerintah yang dengan kekuasaannnya memerintahkan perbuatan buruk dan jahat.

✓ Orang orang yang menampilkan keburukan dan kejahatan kemudian ada yang menirunya.

✓ Orang yang menceritakan perbuatan buruknya pada suatu malam, lalu dia mengabarkannya atau menceritakannya pada pagi hari kepada orang lain lalu orang lain menirunya.

✓ Orang memerintahkan perbuatan buruk kepada seseorang. Maka orang yang diperintah dan yang memerintah mendapatkan dosa yang sama.

✓ Bila orang enggan melakukan perbuatan buruk dan jahat, tapi kemudian dipaksanya untuk melakukannya, maka yang berdosa hanya orang yang memaksa. (Seperti orang yang dipaksa membunuh berzina pencuri dan Berbagai Macam Perbuatan yang dilarang oleh agama, maka jika melakukannya di bawah paksaan maka dia tidak terkena dosa)

✓ Setiap orang yang memerintahkan kejahatan maka dia akan selalu mendapatkan dosa.

✓ Bilamana orang-orang yang diperintahkan untuk berbuat buruk dan jahat tersebut melakukannya, maka selama itu pula orang yang memerintahkan mendapatkan dosanya.

✓ Bilamana orang-orang yang meniru perbuatan buruk dan jahatnya tersebut selalu melakukannya, maka selama itu pula orang yang mencontohkan keburukan dan kejahatan itu mendapatkan dosanya.

Keadaan ini adalah penyebab tidak diterimanya Taubat karena mereka yang melakukan dan mencontoh perbuatan dosa itu tidak berhenti memperbuatnya.

Dan sebagai ummat Islam, yang beriman kepada Allah Bacalah Kalamullah ini :

✓ Pembawa berita bohong tidak membawa akibat buruk bagi yang ia tuduhkan bahkan itu adalah membaikkan. Namun bagi penyebar berita bohong akan dapat hukuman Allah atas dosa yang dibuatnya. Dan yang paling berperan akan mengambil bagian siksaan yang terbesar. ( Serapan dari Q.S An-Nur [24] : 11).

✓ Semestinya setelah beredar berita-berita bohong itu orang-orang yang beriman harusnya meletakkan sangka yang baik dan mengatakan bahwa berita ini adalah bohong belaka? (Serapan dari Q.S An-Nur [24] : 12)

✓ Jangan langsung menyambut berita bohong itu dari pernyataan ke pernyataan, dan mengatakan perkara yang sama sekali tidak diketahui, itu dosa besar pada Pandangan Allah. (Serapan dari Q.S An-Nur [24] : 15).

TAK ADA MANUSIA YANG SEMPURNA

 

TAK ADA MANUSIA YANG SEMPURNA 

(NO BODY PERFECT)

Manusia memang tempatnya salah dan lupa. Siapa saja dapat melakukan kesalahan sekalipun dia sedang berbuat kebaikan. Tidak terkecuali dari orang-orang yang mempunyai kedudukan tinggi atau ilmu yang tinggi apalagi orang-orang biasa dan berilmu terbatas. Sengaja ataupun tidak sengaja kesalahan itu bisa saja terjadi.

Namun kebanyakannya manusia sering mengalami kesulitan melihat kekurangan, keburukan dan kesalahannya sendiri. Dan itu baru akan terlihat saat ada orang lain mengkritiknya. Dan sudah semestinya bila ia mau memperbaiki diri, ia harus menerima kritik orang lain dengan hati yang lapang. Dan sesegeranya introspeksi diri dan mawas diri agar tidak mengulangi kesalahan yang serupa.

KEKURANGAN kita akan selalu bersama kita dan sewaktu waktu akan terlihat atau dilihat orang lain. Hanya Allah selalu menutupi kekurangan kita sehingga kita selalu nampak tak berkekurangan.

KESALAHAN kita dimasa yang lalu, kemungkinan akan berdampak kepada apa-apa yang terjadi hari ini dan yang akan datang. Dan manakala telah terlihat keburukannya, itulah akibat ulah diri sendiri.

KEBURUKAN itu tak akan pernah mampu kita sembunyikan. Hanya Allah yang mampu menutupi keburukan itu.

KEJAHATAN itu seperti bangkai yang tak akan bisa ditutup tutupi. Mau disimpan dimanapun juga,  bangkai akan tetap tercium juga.

Jika Allah hendak menampakkan kekurangan, kesalahan, keburukan dan kejahatan maka siapa yang mampu menutupinya ? Maka akan tampaklah semua aibya.

Saat seseorang terlihat baik itu karena sedang Allah sedang menutupi aib atau kekurangan atau keburukannya.

Dan jika Allah hendak membukakan  aib atau kekurangan atau keburukannya maka pasti akan terlihat semua aibnya.

Tidak akan ada yang dapat menutupi aib seseorang selain Allah.

Sikap Kita Terhadap Orang Yang Melakukan Kesalahan Atau Melihat Kekurangan Orang lain

Jikalau kita memang benar benar dalam niatan yang baik untuk memperbaiki kekurangan, kesalahan dan kekhilafan orang lain, hendaklah melakukan perbaikan dengan jalan yang baik pula. Tidak dibenarkan oleh agama orang yang melihat kekurangan dan kesalahan orang lain untuk dijadikan bahan olok olokan dengan maksud mempermalukan kekurangan dan kesalahan orang lain. Hal itu melanggar aturan agama Islam.

Bersangka baiklah kepada orang lain, bahwa seketika terlihat kesalahan orang lain, bahwa ia tak sengaja atau khilaf. Jangan sampai bersangka yang buruk, demikian itu dilarang oleh agama. Agar kita TAK INGIN BERDOSA sebab keteledoran diri sendiri dalam hal menilai orang lain, maka sebaiknya Bertabayyunlah.

---- Ingatlah oleh kita semuanya, Tiada Diri Yang Sempurna ! ----

Tegakkan selalu nilai nilai akhlaq Al-Karimah dalam wujud Berkasih Sayang dan Kemaafan dalam hal apapun, karena kita ini manusia.

Indonesia, Inilah rumah kita. Kita menjaga negeri ini dengan saling asih saling isi dan saling tolong. Jangan sampai kita isi dengan sikap saling benci, saling marah memarahi, saling mendengki, saling bertentangan akhirnya menciptakan permusuhan di dalam rumah tercinta ini.

Memelihara rumah kita Indonesia  itu adalah " *_TUGAS MULIA_* ". Agar *_PENGADU DOMBA_* tak pernah mampu menipu dan mencerai-beraikan kita.

Sehingga *HIDAYAH  RAHMAT DAN BERKAH* dari Allah akan selalu dekat mendatangi dan meliputi kita di rumah kita. 

Sukses dunia akhirat modalnya mau segera *KOREKSI DIRI* dan selalu berupaya *MENYENANGKAN HATI* seluruh rakyat Indonesia yang harus kita bersungguh-sungguh mencintainya.

Berpegang kepada petunjuk Allah alam dalam menghadapi segala persoalan kita hadapi di negeri tercinta ini. Jagalah sikap dan berbicara agar selalu dalam keadaan baik. Dan pasrahkanlah segala apa yang telah kita upayakan dalam rangkain berbenah di negeri ini hanya kepada Allah.

Jangan lagi ada permusuhan di antara kita, karena itu dilarang agama dan merugikan kita sendiri.

CIRI-CIRI KHAS BICARA JAHILIYYAH

 

CIRI-CIRI KHAS BICARA JAHILIYYAH

Bicaranya nggak ilmiah
→ Tidak menggunakan dasar ilmu, logika, atau data. Hanya berdasarkan perasaan, asumsi, atau ikut-ikutan tanpa dalil atau kajian mendalam.

Bicaranya nggak pakai akhlak
→ Ucapannya kasar, menyakitkan, tidak santun, dan tidak mencerminkan adab Islami seperti kelembutan, kesabaran, dan tata krama.

Berkata tak berdasar
→ Ngomong sembarangan tanpa sumber, dalil, atau fakta yang valid. Tidak jelas rujukannya.

Debat Kusir dan Asal bacot
→ Berdebat hanya untuk menang, bukan mencari kebenaran. Banyak bicara tapi kosong makna dan tidak ada solusi.

Mulut Nyinyir (Mengata-ngatai)
→ Suka mengomentari orang lain dengan nada sinis, negatif, menyindir atau menghina.

Suka Mencela dan Menghina
→ Menyampaikan ucapan merendahkan atau mengejek orang lain secara terang-terangan atau tersirat.

Suka Mencaci dan Memaki
→ Menggunakan kata-kata kotor, kasar, penuh kebencian dan tidak pantas dalam komunikasi.

Suka Mengolok-olok (ghibah)
→ Membicarakan keburukan orang lain (ghibah) dengan cara mengejek, mempermalukan, atau melecehkan.

Suka Menyalahkan tanpa ilmu
→ Mudah menyalahkan orang lain tanpa paham duduk perkaranya, tanpa dalil atau fakta.

Suka Menuduh Tanpa Bukti
→ Mengklaim sesuatu terhadap seseorang (misalnya kafir, sesat, pelaku dosa, dll.) tanpa bukti dan kehati-hatian.

Suka Mengajak Bertengkar
→ Sering memancing emosi, menciptakan konflik, atau memperkeruh suasana dengan provokasi.

Suka Marah-Marah dan Mengancam
→ Gampang tersulut emosi, menggunakan ancaman dan intimidasi dalam berbicara.

Suka mengamati kekurangan orang lain (Tajassus)
→ Suka mengintip, mengorek-ngorek, atau mencari-cari kesalahan orang lain, padahal dilarang dalam Islam.

Suka menyebarkan sesuatu yang dianggapnya aib
→ Menyebarluaskan hal-hal buruk (aib) orang lain ke publik, walaupun belum tentu benar.

SIAPA SEBENARNYA JAHILIYYAH INI?

Uraian ini menjelaskan siapa saja yang masuk kategori pembawa sikap “jahiliyyah” modern:

Atheis Pembenci Muslim
→ Orang yang tidak beriman kepada Tuhan dan secara aktif menyebarkan kebencian terhadap umat Islam.

Non Muslim Pembenci Islam
→ Non-muslim yang bukan hanya tidak percaya, tapi secara terang-terangan menyerang ajaran Islam dan Nabi Muhammad ﷺ.

Kontra Sunni
→ Pihak yang menolak ajaran Islam Ahlus Sunnah wal Jamaah, terutama:

Anti Awliya’: Membenci para wali Allah.

Anti Shufi: Menolak tasawuf dan kedalaman spiritual dalam Islam.

Anti kejadian bathiniyyah dari Allah:
Menolak hal-hal ghaib yang diimani dalam Islam seperti karomah (kelebihan para wali), fadhilah (keutamaan ibadah), barokah (keberkahan), dan ma’uunah (pertolongan dari Allah).
→ Contoh yang disebut: Wahhabi Salafi, yang dikenal menolak aspek batiniah ini.

Para Pengikut Mereka
→ Orang-orang yang tidak paham agama secara mendalam tapi ikut-ikutan membenci ulama, tasawuf, atau ajaran Islam yang lurus karena terpengaruh propaganda.

TAMBAHAN NASIHAT:

“Ketemu yang berkomentar buruk nggak perlu ditanggapi. Percuma, buang waktu dan energi!”
→ Maksudnya, jika kita menghadapi orang yang membawa ciri-ciri di atas, lebih baik tidak meladeninya. Fokus menjaga diri dan lingkungan dari debat tidak bermanfaat.


DOA UNTUK MENJAGA DIRI:

“A’UUDZU BILLAAHI MINASY SYAYTHOONIR ROJIIM WA MIN SYARRI FITNATIL MASIIKHID DAJJAAL”
“Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk dan dari kejahatan fitnah Dajjal.”
Doa ini sebagai perisai batin dari pengaruh buruk ucapan dan fitnah dalam kehidupan sosial.


CARA MENYELESAIKAN PERMASALAHAN SECARA ISLAMI

CARA MENYELESAIKAN PERMASALAHAN SECARA ISLAMI

1. Jangan Tergesa dalam Menjatuhkan Penilaian — Lakukan Tabayyun

"Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti..."
(QS. Al-Hujurat: 6)

  • Jangan mudah menilai seseorang hanya dari sisi lahiriah tanpa klarifikasi langsung kepada yang bersangkutan.
  • Bila kita menerima informasi yang buruk, periksalah kebenarannya secara cermat dan objektif.
  • Tabayyun (klarifikasi) adalah syariat untuk menghindari kerusakan yang lebih besar.

Konsekuensi dosa dari penilaian atau pembicaraan yang terburu-buru:

  • Jika tuduhan salah → FITNAH (dosa besar)
  • Jika tuduhan benar tapi disebarkan → GHIBAH (menggunjing)
  • Jika penilaian buruk tanpa dasar kuat → SU’UZH-ZHONN (prasangka buruk)

2. Beriktikad Baik dalam Setiap Urusan

  • Jangan memaksakan cara dan aturan sendiri ketika berada di wilayah atau urusan orang lain.
  • Usahakan memahami posisi dan keadaan orang lain dalam interaksi kita.
  • Hormati aturan yang berlaku atau yang telah disepakati bersama.
  • Biasakan menghadapi persoalan dengan tenang, tidak reaktif. Tetaplah bersikap etis, sabar, dan beradab.

3. Tanggap dan Sopan dalam Menerima Tamu

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

  • Sambutlah tamu dengan cepat, terlebih jika mereka datang dari jauh dan dalam kondisi lelah.
  • Jangan bersikap keras atau kasar kepada tamu, bahkan jika ia tidak sepenuhnya sopan.
  • Bila ingin mengadakan pertemuan, lakukanlah kesepakatan waktu dan tempat secara baik dan jelas.

Penutup:

Menghadapi permasalahan dalam hidup harus ditempuh dengan adab Islami:
✓ Bertabayyun sebelum menilai,
✓ Beriktikad baik dalam urusan,
✓ Memuliakan tamu dan menjaga etika sosial.



CARA BERSIKAP


CARA BERSIKAP

  • Bertamulah dengan cara yang baik, dan sambutlah tamu dengan penuh kehormatan.
    Adab dalam berinteraksi menjadi cerminan nilai diri dan budaya yang luhur.

  • "Dimana bumi dipijak, disitulah langit dijunjung."
    Pepatah ini mengajarkan kita untuk menyesuaikan diri dengan aturan, tata krama, dan adat setempat, sebagai bentuk penghargaan terhadap lingkungan yang kita masuki.

  • Terimalah kritik dengan lapang dada.
    Barangkali di balik kritik itu terdapat kebaikan yang dapat memperbaiki dan menguntungkan diri kita.

  • Berkatalah yang baik.
    Jika tak mampu, diam adalah pilihan yang lebih mulia.

  • Hadapilah perkataan atau perbuatan bodoh dengan senyuman bijak atau menjauhlah secara elegan.
    Jangan terjebak dalam hal yang hanya membuang waktu dan energi.

  • Berbuatlah kebaikan kepada sesama, meski hanya lewat doa.
    Bila belum mampu memberi, cukuplah dengan tidak menyakiti dan ucapkanlah maaf dengan tulus.

  • Selalu bersangka baik, terutama saat kita tidak tahu secara pasti kejadiannya.
    Jika ingin tahu kebenarannya, maka tempuhlah jalan yang bijak dan berakhlak: yakni bertabayyun (klarifikasi secara baik).

  • Pertengkaran adalah jalan yang dibentangkan oleh setan untuk memecah manusia.
    Maka jauhilah adu domba, karena itu awal dari kehancuran hubungan.

  • Iri dan benci adalah penyakit hati yang berat.
    Kerugiannya bukan pada orang lain, tapi pada diri sendiri yang memeliharanya.

  • Tuduhan tanpa bukti adalah perbuatan tidak bertanggung jawab.
    Kebenaran menuntut kejujuran, bukan prasangka.

  • Penghasut adalah orang yang paling dungu, dan yang terhasut adalah yang paling celaka.
    Karena keduanya sedang menjerumuskan diri dalam kezaliman.

  • Provokasi adalah kerja syetan dari kalangan manusia durjana.
    Yang mudah terprovokasi adalah mereka yang lalai — karena sesungguhnya mereka sedang mencelakai diri sendiri.


Salam Kerukunan dan Kesejahteraan untuk Semua.