Kamis, 04 Desember 2025

Bacaan Qunut Subuh

     

Bacaan Qunut Subuh

Klaim Wahhabi:

“Qunut Subuh bid’ah karena tidak dilakukan oleh Nabi secara terus-menerus.”

✅ Bantahan Ahlussunnah:

Dalil Ahlussunnah:

🔹 Hadits:

“Rasulullah ﷺ membaca qunut pada shalat Subuh sampai beliau wafat.”
➡️ (HR. Ahmad dan al-Baihaqi, shahih menurut al-Nawawi)

🔹 Imam Syafi’i dalam al-Umm:

“Aku memilih qunut subuh sebagaimana dilakukan Umar bin Khattab, Utsman, dan Ali.”




Maulid Nabi ﷺ

  

Maulid Nabi ﷺ

❌ Klaim Wahhabi:

“Maulid Nabi adalah bid’ah dhalalah karena tidak dilakukan Rasulullah ﷺ.”

✅ Bantahan Ahlussunnah:

Dalil Ahlussunnah:

🔹 QS. Ibrahim: 5

"Dan ingatkanlah mereka pada hari-hari Allah."
➡️ Kata “ayyāmillāh” menurut sebagian mufassir seperti Mujahid, termasuk hari kelahiran para nabi.

🔹 Hadits Sahih Muslim

"Aku berpuasa hari Senin karena hari itu aku dilahirkan."
➡️ (HR. Muslim no. 1162)
➡️ Rasulullah sendiri menunjukkan penghormatan terhadap hari kelahirannya.

🔹 Kaidah Ushuliyyah:

"ما ثبت أصله شرعاً، ولم ينكر عليه، فليس بدعة"
➡️ “Sesuatu yang asalnya ada dalam syariat, lalu dilakukan dalam bentuk baru selama tidak bertentangan, maka tidak bid’ah.”

🔹 Imam as-Suyuthi dalam Husn al-Maqshid fi Amal al-Maulid:

“Maulid adalah amal kebaikan dan bentuk kecintaan kepada Nabi ﷺ, dan siapa pun yang melakukannya dengan adab syar’i maka dia berpahala.”



Haul (peringatan tahunan wafat ulama/wali)

  

Haul (peringatan tahunan wafat ulama/wali)

❌ Klaim Wahhabi:

“Haul adalah tasyabbuh dengan Yahudi-Nasrani dan bid’ah.”

✅ Bantahan Ahlussunnah:

Dalil Ahlussunnah:

🔹 QS. Maryam: 15

“Dan kesejahteraan atasnya (Yahya) pada hari ia dilahirkan, hari ia wafat, dan hari ia dibangkitkan hidup kembali.”
➡️ Menunjukkan hari wafat adalah hari yang dimuliakan.

🔹 Para sahabat mengenang wafat Rasulullah setiap tahun, dan banyak tabiin seperti Hasan al-Bashri mengingat hari wafat Imam Ali.

🔹 Imam Suyuthi:

“Mengadakan haul itu sunnah hasanah karena mengingat jasa dan ilmu para ulama serta memperkuat semangat keagamaan.”



Selasa, 02 Desember 2025

Hadits tentang Perayaan Maulid Nabi ﷺ

Hadits tentang Peringatan Maulid Nabi

📜 Nabi ﷺ sendiri memperingati hari kelahirannya dengan berpuasa, tetapi Wahabi melarang Maulid!

🔹 Rasulullah ﷺ bersabda:
_"Aku berpuasa pada hari Senin, karena hari itu adalah hari kelahiranku."
(HR. Muslim no. 1162)

✅ Bantahan terhadap Salafi/Wahabi:

  • Hadits ini menunjukkan bahwa memperingati hari kelahiran Nabi adalah sunnah.
  • Salafi/Wahabi melarang Maulid Nabi dengan alasan bid’ah, padahal Rasulullah ﷺ sendiri memperingati hari kelahirannya dengan cara berpuasa.
  • Ulama Ahlussunnah sepakat bahwa Maulid adalah bentuk cinta kepada Nabi ﷺ, bukan bid’ah sesat.

⏩ Jadi, larangan Wahabi terhadap Maulid Nabi adalah keliru dan bertentangan dengan sunnah Nabi sendiri!



Hadits tentang Doa di Makam Rasulullah ﷺ

 

Hadits tentang Doa di Makam Rasulullah ﷺ

📜 Nabi ﷺ membolehkan doa di makamnya, tetapi Wahabi melarangnya dan menganggapnya sesat!

🔹 Rasulullah ﷺ bersabda:
"Barang siapa yang datang berziarah ke makamku, maka wajib baginya syafaatku."
(HR. Ad-Daraquthni dan Ibnu Asakir, dishahihkan oleh Ibnu Hajar)

✅ Bantahan terhadap Salafi/Wahabi:

  • Hadits ini menunjukkan bahwa ziarah ke makam Rasulullah ﷺ adalah ibadah yang dianjurkan.
  • Salafi/Wahabi justru melarang ziarah dan menuduhnya bid’ah atau syirik.
  • Jika memang ziarah ke makam Nabi ﷺ adalah kesesatan, mengapa Rasulullah sendiri menjanjikan syafaat bagi yang melakukannya?

⏩ Jadi, fatwa Wahabi yang mengharamkan ziarah ke makam Nabi ﷺ adalah batil dan bertentangan dengan hadits!



Hadits tentang Islam yang Mudah

 

Hadits tentang Islam yang Mudah

📜 Nabi ﷺ mengajarkan Islam yang mudah, tetapi Wahabi membuat agama menjadi sulit dan penuh larangan!

🔹 Allah berfirman : 

يُريدُ الله بكُمُ اليُسْرَ وَلا يُريدُ بِكُمُ العُسْر 

"Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu." (QS. Al-Baqarah; 18

 عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَسِّرُوا وَلَا تُعَسِّرُوا وَبَشِّرُوا وَلَا تُنَفِّرُوا 

"Permudahlah dan jangan mempersulit. Gembirakanlah. Jangan bikin takut orang".

✅ Bantahan terhadap Salafi/Wahabi:

  • Hadits ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang penuh rahmat dan kemudahan.
  • Salafi/Wahabi sering membuat banyak larangan yang tidak perlu, seperti mengharamkan doa berjamaah setelah shalat, mengharamkan dzikir bersama, dan sebagainya.
  • Nabi ﷺ mengajarkan untuk memudahkan agama, tetapi Wahabi justru mempersulit!

⏩ Jadi, pemahaman Wahabi yang keras dan kaku bertentangan dengan ajaran Nabi ﷺ!



Hadits tentang Mendekat kepada Orang Shalih

Hadits tentang Mendekat kepada Orang Shalih

📜 Nabi ﷺ mengajarkan untuk mencari keberkahan dari orang shalih, tetapi Wahabi mengharamkannya!

🔹 Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu:

عن أنس قال: قام رجل فقال: يا رسول الله، هلكت المواشي وتقطعت السبل، فادع الله أن يغيثنا، فرفع يديه وقال: (اللهمَّ اسْقِنَا، اللهمَّ اسْقِنَا، اللهمَّ اسْقِنَا) 

قال أنس: فلا والله لا نري في السماء من سحاب ولا قزعة ولا شيئا، فطلعت سحابة من وراء سلع مثل الترس، فلما توسطت السماء انتشرت ثم أمطرت إلي الجمعة 

فقال رجل: يا رسول الله، هلكت الأموال وانقطعت السبل، فادع الله يمسكها، فرفع رسول الله صلي الله عليه وسلم بيده وقال: (اللهمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا) فانجاب السحاب عن المدينة حتي أحدق بها كالإكليل

“Dari Anas, ia berkata: “Seorang laki-laki berdiri, ia berkata: ‘Wahai Rasulullah binatang ternak telah mati (kehausan) dan jalanan telah retak-retak, maka berdoalah kepada Allah agar menurunkan hujan kepada kami.” Kemudian Rasulullah mengangkat kedua tangannya dan berdoa: Allahummas qinâ, Allahummas qinâ, Allahummas qinâ” (Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami).”

Anas berkata: “Demi Allah, kami tidak melihat awan mendung, gumpalan awan, dan sesuatu pun di langit, lalu muncullah awan mendung hitam dari belakang bukit Sala’ seperti lingkaran bergigi. Ketika awan hitam sampai di tengah dan menyebar, hujan turun sampai hari Jumat.

Kemudian laki-laki (yang sama) berkata: “Wahai Rasulullah, harta benda telah hancur, dan jalanan terputus (karena banjir), maka berdoalah kepada Allah agar menghentikan hujan. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengangkat tangannya dan berdoa: Allahumma hawâlaynâ wa lâ ‘alainâ” (Ya Allah, [tunrunkanlah hujan] di sekeliling kami, bukan [azab] atas kami).” Kemudian awan mendung (mendadak) hilang dari (langit) Madinah sehingga (hanya) mengelilinginya seperti mahkota.” (Imam Abu Bakr al-Thurthusyi, al-Du’â al-Ma’tsûrât wa Âdâbuhu wa Yajibu ‘alâ al-Dâ’î Ittibâ’uhu wa Ijtinâbuhu, h. 173)

(HR. Bukhari no. 1013, Muslim no. 897)

✅ Bantahan terhadap Salafi/Wahabi:

Hadits ini membuktikan bahwa meminta doa kepada orang shalih bukanlah syirik.

Salafi/Wahabi melarang meminta doa kepada wali atau ulama, tetapi hadits ini justru membuktikan bahwa hal itu diperbolehkan.

Para sahabat mendatangi Rasulullah ﷺ untuk meminta doa, dan itu bukan syirik!

⏩ Jadi, fatwa Wahabi yang mengharamkan meminta doa kepada orang shalih bertentangan dengan hadits Nabi.